Profile
All Topic

Pusat Informasi Otak dan Sistem Saraf

Tentang Otak dan Sistem Saraf

Otak dan sistem Saraf merupakan inti dari segala keberadaan manusia di muka bumi. Tanpanya, manusia tidak akan melangsungkan proses kehidupan. Otak merupakan bagian paling vital dalam tubuh manusia, karena dapat mengendalikan sistem saraf pusat agar bisa bekerja secara normal. Otak manusia terdiri atas berbagai bagian, yang keseluruhannya memiliki 100 miliar saraf (neuron). Untuk dapat beraktifitas dengan baik maka manusia juga perlu menjaga keberadaan otaknya dengan baik melalui pola hidup yang benar dan sehat.

Gejala

Syaraf dikelompokkkan menjadi 3 bagian yaitu :

  • Saraf sensorik. Bila terjadi gangguan pada syaraf sensoris,mungkin Anda bisa merasakan mati rasa, kurang rasa,kesemutan, kulit seperti terbakar, tubuh nyeri, atau lebih sensitive.
  • Saraf motorik. Rusaknya saraf ini mungkin dapat membuat badan lemas, otot mengecil, kelumpuhan pada anggota gerak, kelumpuhan pada bagian tubuh tertentu atau kedutan.
  • Saraf autonomik. Yang mungkin bisa Anda alami jika saraf ini rusak antara lain mata kering, konstipasi, keringat berlebih, mulut kering, pusing, tidak mampu merasakan sakit pada dada, gangguan pada kandung kemih, atau disfungsi seksual.

Penyebab

Penyakit pada sistem syaraf sangat beragam bentuknya, diantaranya:

  • Infeksi sistem syaraf pusat
  • Ensefalitis
  • Meningitis
  • Parkinson
  • Alzheimer
  • Tumor otak
  • Stroke
  • Hidrocephalus
  • Sindrom raye
  • Epilepsi
  • dan lainnya.

Faktor Resiko

Ada banyak kondisi yang bisa membuat sistem saraf rusak. Hal ini berkaitan dengan masalah kesehatan yang Anda alami seperti:

  • Penyakit sistemik seperti diabetes dan hipertensi.
  • Gangguan elektrolit.
  • Kecanduan minuman beralkohol atau narkoba.
  • Gangguan suplai darah.
  • Pernah mengalami cedera pada kepala dan tulang belakang.
  • Terekspos zat-zat beracun seperti karbon monoksida atau arsenik.

Komplikasi Akibat

Komplikasi yang bisa terjadi bergantung pada penyakit otak atau gangguan syaraf yang mendasari. Bisa bersifat ringan hingga berat seperti koma dan kematian.

Diagnosa

Dalam memeriksa penyakit saraf, data riwayat penyakit merupakan hal yang penting. Biasanya penderita datang ke dokter pada saat penyakit sedang berlangsung, bahkan kadang-kadang saat penyakitnya sudah sembuh dan keluhan yang dideritanya merupakan gejala sisa. Selain itu, ada juga penyakit yang gejalanya timbul pada waktu-waktu tertentu; jadi, dalam bentuk serangan. Di luar serangan, penderitanya berada dalam keadaan sehat. Jika penderita datang ke dokter di luar serangan, sulit bagi dokter untuk menegakkan diagnosis penyakitnya, kecuali dengan bantuan laporan yang dikemukakan oleh penderita (anamnesis) dan orang yang menyaksikannya (allo-anamnesis). Selain itu diperlukan pemeriksaan fisis umum kemudian pemeriksaan neurologis untuk menilai ada tidaknya gangguan pada sistem syaraf. Pemeriksaan penunjang yang biasa diperlukan yaitu CT-Scan, MRI, electroencephalogram (EEG), Elektromiografi (EMG), dll.

Pengobatan

Pengobatan bergantung pada penyakit otak atau gangguan syaraf yang mendasari. Terapi terdiri dari terapi dengan obat-obatan dan non-obat-obatan. Selain itu penting untuk melakukan kontrol bertahap.

Pencegahan

Pencegahan penyakit pada sistem syaraf dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan sehat, rajin berolahraga dan tentu saja menerapkan pola hidup sehat.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

  • Sulit Mengingat Jalan

    Sore.. Dokter saya mau tanya, setiap saya jalan2 ke wilayah baru saya sangat sulit sekali mengingat rute jalan walaupun saya sudah berusaha berkali2 ke tempat itu tp tetap saja hal itu tak dapat membantu. Sedangkan teman dan keluarga saya dapat mengingat rute jalan walaupun hanya sekali jalan. Apa yg terjadi pada saya dok, ingatan saya sudah lemah kah? Dan apa yg dapat membantu saya untuk mengatasi hal itu? Terima kasih sebelumnya

    Detail Answer
  • Dampak Benturan Kepala Terhadap Otak

    Dok, saya mau tanya apakah jatuh dari motor kepala terbentur aspal mengenakan helm dapat mengakibatkan pendarahan di otak? Namun setelah terbentur saya tidak pingsan cuman mengalami vertigo tetapi cuman sesaat setelah itu saya mencoba menggeleng-geleng kepala tetapi kepala tidak terasa sakit atau pusing yang sakit malahan bagian leher sampai bagian bawah kepala. sekarang sudah berangsur-angsur membaik di hari ke 4 pasca kecelakaan dan sampai saat ini saya mencoba lagi menggeleng-gelengkan kepala tidak ada rasa sakit/pusing sama sekali di kepala itu kenapa dok? Apakah itu pendarahan otak? Terima kasih sebelumnya

    Detail Answer
  • Mengapa Saya Sangat Sering Menangis Hanya Karena Hal Kecil?

    gini dok,saya berusia 14 tahun.saya itu biasanya selalu merasa kesepian,bila saya dimarahi langsung menangis,bila hanya ada hal kecil saja saya langsung menangis,dan kadang marah gak jelas.kadang saya selalu menangis,marah,kadang bahagia sendiri dan gak jelas.Dan kadang saya merasa ketakutan.jadi saya mohon,mengapa hal itu bisa terjadi ya dokter dan bagaimana solusinya?mohon atas perhatian nya ya dok

    Detail Answer
  • Salah Baca Hasil Ct Scan Kepala

    Selamat malam. Anak saya waktu umur 1 tahun jatuh dan mengakibatkan benjolan lunak di kepalanya, 2 bulan kemudian kempes. Hasil baca ct scan oleh dokter radiologi anak saya dinyatakan edema serebri grade II dan fraktur tengkorak. Tapi setelah kami bawa hasil ct scan ke dokter spesialis bedah saraf, anak saya dinyatakan baik-baik saja. Setelah jatuh dan sampai sekarang usianya 2,5 tahun tidak ada gejala apapun dan tumbuh kembangnya baik dan pintar. Pertanyaan saya, mungkinkah bisa ada salah baca hasil ct scan? Dan apakah edema serebri itu langsung menimbulkan gejala atau bisa muncul gejala nya setelah bertahun-tahun? Mohon pencerahannya. Terimakasih.

    Detail Answer
  • Edema Cerebri

    adakah efek dari edema cerebri setelah dilakukannya pengobatan?

    Detail Answer
  • Kepala Berdenyut

    Pagi .. Sy mau tanya.. Saya mau tanya, sdh seminggu leher saya kaku yg sebelah di kiri dan kepala kiri saya(diatas telinga) sering berdenyut ... Tapi saya tidk pernah merasakan sakit kepala,, mohon pencerahannya.. Terima kasih

    Detail Answer
  • Cephal Hematoma Dan Edema Serebri

    Halo dokter, anak saya pernah jatuh saat 1 tahun, dengan kepala belakang membentur lantai. 3 hari kemudian muncul benjolan besar dan lunak di atas telinga kanan. Tdk ada gejala apapun seperti demam, muntah, rewel, anak saya tampak sehat dan ceria. Dokter spa menyarankan ct scan, dan hasil baca nya ternyata terdapat: fraktur tengkorak, cephal hematoma, dan edema cerebri grade II. Namun saat saya bawa hasilnya ke dokter spesialis bedah saraf, anak saya dinyatakan baik2 saja alias hasil baca ct scan nya keliru. Benjolan tsb pun diobati dengan heparin sodium dan kempes dalam 2 bulan. Pertanyaan saya, apakah mungkin anak saya mengalami hal2 tsb, padahal sampai sekarang usianya 2 tahun anak sy tumbuh sehat aktif dan pintar. Sebagai ibu saya menginginkan second opinion. Apakah tindakan ct scan terlalu terburu2 mengingat anak saya tdk ada gejala cedera otak? Dan apakah hal tsb akan berpengaruh di masa depan? Mhn jawabannya, terimakasih banyak.

    Detail Answer
  • Pembengkakan Otak Ringan

    Teman saya mengalami kecelakaan tunggal Dan kata dokter terjadi pembengkakan otak ringan. Dokter.. Efek dari pembengkakan otak ringan spa ya dok

    Detail Answer
  • Bengkak Bekas Benturan Tak Kunjung Kempes (di Paha

    Dok, sudah hampir 2 bulan sejak paha kiri atas saya terkena benturan keras ke batu saat bodyrafting, awalny bengkak banget, smpai pincang, pas awal2 sya cuma pke salep zambuk dan semacamny untuk ilangin memar trus pngobatan tradisional dngan mngurut dengan telur yg bru di rebus, tpi ktika sakit sudah ilang, bengkak ny tidak kempes smua, masi ad benjolan ny, tpi tidak sakit, cuma kya rada2 mati rasa dkit klo d garuk ato pun disentuh Itu gmna solusi ny y? Tq

    Detail Answer
  • Pembengkakan Otak Dan Saraf

    Dok saya ingin bertanya Ayah saya 1 minggu yang lalu mengalami lakalantas hingga mengalami patah tulang paha dan pergelangan tangan (remuk) Awal kejadian ayah saya di bawa ke dukun patah tulang (tidak kepikiran buat rujuk ke RS karena tidak ada keluhan sakit kecuali bagian yang patah) 23jam berlalu setelah kejadian ayah saya tiba-tiba hilang kesadaran dan langsung dibawa ke IGD, setelah di IGD dilakukan Rongen Setelah dilakukan Rongen pihak RS melakukan CT Scan dan all hasil ditemukan pembengkakan otak. Setelah ketahuan beliau masuk HCU. 4 hari berlalu dan hasil labor keluar dan katanya beliau sudah bisa pindah ke ruang inap Akan tetapi kesadaran ayah saya belum juga sembuh dan bicara Yang menjadi pertanyaan saya dok.. 1. Apakah ayah saya masuk dalam kategori pembengkakan yang cukup serius? 2. Apakah ayah saya akan kehilangan kesadarannya untuk selamanya? 3. Jika ayah saya bisa sembuh kira-kira adakah obatnya? 4. Sampai kapan kira-kira ayah saya hilang kesadaran?

    Detail Answer

Community

Get the Newsletter! all about Otak dan Sistem Saraf

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Otak dan Sistem Saraf ?
Ask Doctor