Profile
All Topic

Pusat Informasi Kanker Usus Besar

Tentang Kanker Usus Besar

Kanker usus besar atau kanker kolon, adalah kanker bagian terbawah dari sistem pencernaan. Kanker kolon sering terkait dengan dengan kanker pada rektal (dubur), disebut juga dengan colorectal cancers. Sebagian besar kasus kolon, dimulai dengan adanya tumor jinak atau polip. Tahap-tahap kanker kolon : Tahap 1 : kanker mulai tumbuh pada lapisan teratas. Tahap 2 : kanker mulai menembus dinding usus besar. Tahap 3 : kanker mulai mengenai kelenjar getah bening. Tahap 4 : kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain, misalnya hati atau paru-paru.

Gejala

Pada tahap awal kanker, gejala belum dapat dirasakan. Gejala yang ditimbulkan pada tahap lanjut adalah :

  • Gangguan pada usus, misalnya, diare atau sembelit.
  • Keluar darah dari dubur atau pada tinja.
  • Rasa tidak nyaman pada perut, misalnya kram, gas, begah atau nyeri.
  • Badan terasa lemah.
  • Berat badan menurun.

Penyebab

Penyebab kanker kolon, yaitu :

  • Sebagian besar ditimbulkan oleh tumbuhnya polip pada dinding lapisan usus besar.
  • Pertumbuhan sel kanker yang tidak dapat dikontrol.

Faktor Resiko

Faktor yang memicu kanker kolon, diantaranya :

  • Keturunan.
  • Usia. Lebih sering mengenai usia lima puluh tahun keatas.
  • Pernah mengalami polip atau kanker kolon sebelumnya.
  • Peradangan parah pada usus besar.
  • Banyak mengkonsumsi makanan berlemak (daging merah) dan kekurangan serat.
  • Jarang melakukan aktivitas fisik.
  • Menderita diabetes.
  • Obesitas.
  • Rokok dan minuman beralkohol.
  • Dampak dari terapi radiasi untuk mengobati kanker.

Diagnosa

Untuk mendiagnosa, dapat melakukan satu atau beberapa tes, yaitu :

  • Tes darah dan fungsi organ.
  • Colonoscopy.
  • X- ray.
  • CT.


 

Pengobatan

Contoh perawatan kanker kolon, yaitu :

  • Pembedahan untuk kanker kolon tahap awal. Terutama jika polip belum menembus dinding usus besar.
  • Kemoterapi.
  • Terapi radiasi.

Pencegahan

Pencegahan :

  • Pencabutan polip.
  • Melakukan tes rutin, misalnya, colonoscopy setiap sepuluh tahun sekali.
  • Rajin mengkonsumsi buah dan sayuran.
  • Rajin berolahraga dan menjaga berat badan.
  • Berhenti merokok dan menghindari alkohol.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

  • Sakit Perut

    Dokter, saya ingin bertanya. Akhir-akhir ini saya sering mengalami sakit perut yang hebat. Sejak satu tahun yang lalu, biasanya saya suka mengalami sakit perut ini setiap pagi. Tapi sekarang, saya sakit perut hebat setiap saya bangun tidur. Saya yakin bukan menstruasi karena haid saya sudah berakhir seminggu yang lalu. Tiga hari silam, saya mengonsumsi makanan cepat saji dari suatu restoran ayam, lalu sejam setelah mengonsumsinya, saya sering BAB. Dalam sehari, mungkin saya BAB sebanyak lebih dari 5 kali. Tekstur nya memang berubah, tapi tidak mencret. Lalu, sekitar 2 bulan yang lalu saya mengalami sembelit hebat, sampai ada pendarahan di anus, dan feses saya ada bercak darah nya. Saya juga belakangan ini jadi kurus karena saya jadi tidak nafsu makan, dan berat badan saya semula 44, 7 kg sekarang hanya 43,2 kg. Saya membaca dari google, itu adalah sebagian kecil dari gejala kanker usus besar. Apakah ada kemungkinan seperti itu, Dok? Terima kasih. (Saya maniak makanan pedas)

    Detail Answer

Community

Get the Newsletter! all about Kanker Usus Besar

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Kanker Usus Besar ?
Ask Doctor