MeetDoctor - Topic Pregnancy https://meetdoctor.com/ Connecting You and Doctors https://meetdoctor.com/logo.png MeetDoctor https://meetdoctor.com/ Connecting You and Doctors in business@meetdoctor.com Copyright 2017 Posisi Tidur Ibu Hamil Selama Masa Kehamilan https://www.meetdoctor.com/article/posisi-tidur-ibu-hamil https://www.meetdoctor.com/article/posisi-tidur-ibu-hamil Posisi tidur di masa kehamilan seringkali menjadi masalah. Pasalnya, seorang wanita hamil akan mengalami banyak perubahan. Baik dari segi fisik maupun emosional. Dan, seperti yang kita ketahui, perubahan fisiklah yang paling terlihat dari seorang wanita hamil. Jadi, semakin bertambah usia kehamilannya, maka akan semakin besar pula perutnya. 

Nah, hampir semua wanita hamil pasti mengalami susah tidur. Maksudnya, semakin besar perut, maka tidur pun menjadi suatu hal yang terganggu. Tidak hanya itu, posisi tidur yang salah pada wanita hamil dapat menyebabkan sakit punggung, pinggang, sakit perut, sesak nafas, bahkan insomnia. Berikut cara tidur ibu hamil yang dapat membuatnya nyaman selama masa kehamilan. 

Menyamping ke kiri
Posisi saat tidur yaitu dengan menyamping ke kiri merupakan salah satu posisi terbaik untuk wanita hamil. Caranya adalah dengan berbaring menyamping dengan menekuk lutut Anda ke sebelah kiri. Jangan lupa juga untuk menambahkan bantal di bawah perut, punggung, dan diantara kaki, untuk membuat Anda menjadi lebih nyaman. 

Banyak para ahli yang menyarankan untuk menggunakan posisi ini saat Anda tidur. Pasalnya, hal ini dapat meningkatkan sirkulasi darah ke plasenta bayi Anda.


Selain posisi menyamping ke kiri, Anda pun bisa mencoba beberapa tips berikut supaya tidur Anda benar-benar nyaman:

• Untuk menghindari sesak napas, baiknya letakkan bantal pada punggung Anda (pada posisi bersandar atau setengah tiduran). Hal ini dapat menyangga dada sehingga Anda dapat mengatur napas dengan baik.
 
• Gunakan kasur yang nyaman untuk wanita hamil (walaupun bukan khusus untuk wanita hamil), namun paling tidak hal tersebut tidak menimbulkan banyak tekanan pada punggung dan pinggang Anda. 

• Anda pun bisa mencoba kasur angin. Pasalnya, beberapa wanita hamil nyaman saat menggunakan kasur tersebut.

• Selain itu, Anda pun bisa berkesperimen dengan tempat tidur. Maksudnya, tidak hanya tidur di kasur saja, namun Anda juga bisa menggunakan sofa, kursi malas, atau tempat yang nyaman untuk Anda tidur. 


Lalu, posisi tidur apakah yang perlu wanita hamil hindari?
Beberapa posisi untuk tidur yang salah jelas akan sangat berbahaya bagi wanita hamil. Pasalnya, posisi tersebut bisa membahayakan ibu dan janin yang sedang berada di dalam kandungan. Dan, berikut dua posisi tidur yang harus dihindari bagi wanita hamil. Diantaranya:

• Tidur terlentang
Posisi ini jelas sangat berbahaya bagi wanita yang sedang hamil. Pasalnya, hal ini dapat menyababkan maslah sakit punggung, sulit bernafas, sistem pencernaan, wasir, tekanan darah rendah, dan penurunan sirkulasi ke jantung Anda dan bayi. 

• Tidur di perut Anda
Hal ini tentu sangat berbahaya bagi Anda dan bayi di dalam kandungan. Terlebih lagi jika kehamilan semakin membesar. Jadi, jika anak Anda meminta dirinya tidur di atas perut Anda yang sedang hamil, tolaklah dengan halus dan beri pengertian pada si kecil. (DV)

Ditinjau oleh: dr. Cepi Teguh Pramayadi SpOG


]]>
Mon, 23 Jan 2017 13:56:24 +0700Hamil
Inilah Kebutuhan Gizi Ibu Hamil https://www.meetdoctor.com/article/inilah-kebutuhan-gizi-ibu-hamil https://www.meetdoctor.com/article/inilah-kebutuhan-gizi-ibu-hamil Ibu hamil diwajibkan mengonsumsi makanan sehat dan kaya akan nutrisi agar janin dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Oleh karena itu, nutrisi dan gizi yang dipilih dan dikonsumsi ibu hamil akan sangat membantu. Sayangnya, tidak semua makanan mengandung gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Nah, berikut ini gizi ibu hamil yang harus terkandung dalam makanannya selama masa kehamilan :

Kalori

Kalori atau energi adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi ibu hamil. Kalori yang didapat haruslah berasal dari makanan dengan pola makanan 4 sehat 5 sempurna. Bahkan kalori yang diperoleh haruslah lebih banyak daripada biasanya. Tetapi, walaupun jumlah kalori yang dikonsumsi harus lebih banyak, Anda sebaiknya tidak makan secara berlebihan agar berat badan tidak bertambah secara drastis.

Protein

Ibu hamil membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan saat Anda tidak hamil. Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan jaringan pada janin. Anda dapat mengonsumsi ikan, susu, telur  untuk memenuhi jumlah protein yang dibutuhkan oleh ibu.

Asam folat

Asam folat dibutuhkan oleh ibu hamil karena dapat membantu pertumbuhan otak janin serta dapat membantu mencegah terjadinya cacat pada otak, saraf, dan tulang belakang. Asam folat bisa didapatkan dari sayuran berhijau daun, kacang-kacangan, telur, pepaya, brokoli, jeruk, dan suplemen asam folat yang biasanya diberikan oleh dokter kandungan.

Zat besi

Zat besi dibutuhkan ibu hamil karena berfungsi agar ibu tidak terkena anemia. Hal tersebut dikarenakan zat besi dapat membantu dalam pembentukan darah yang terutama dapat membentuk sel darah merah yang memperkecil risiko pendarahan saat persalinan berlangsung. Zat besi dapat diperoleh pada hati, daging merah, dan ikan.

Kalsium

Ibu hamil membutuhkan kalsium untuk membantu pertumbuhan dan pembentukan gigi dan tulang janin. Bahkan, jika kebutuhan kalsium Anda saat hamil terpenuhi maka dapat membuat Anda terhindar dari penyakit osteoporosis. Sumber kalsium alami adalah susu, keju, salmon, bayam, dan almond.

Itulah beberapa kebutuhan gizi ibu hamil yang perlu Anda ketahui. Jadi, tunggu apa lagi? Perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung gizi-gizi tersebut agar Anda dan  janin dapat tumbuh sehat. (PR)

Di-review oleh dr. T. Ari Wibowo

 

]]>
Mon, 23 Jan 2017 14:52:01 +0700Hamil
Keputihan Saat Hamil https://www.meetdoctor.com/article/keputihan-saat-hamil https://www.meetdoctor.com/article/keputihan-saat-hamil Keputihan adalah salah satu hal yang paling sering dialami saat masa kehamilan. Pasalnya, saat hamil umumnya dibarengi dengan perubahan kondisi fisik dan hormonal pada setiap wanita. Namun, kenali lebih lanjut, apakah hal tersebut normal atau tidak?

Terjadinya keputihan di masa kehamilan, karena adanya  perubahan hormonal dan aliran darah di daerah rahim serta vagina, yang kemudian mengakibatkan adanya peningkatan sekresi vagina. Pada dasarnya, mengalaminya dalam jumlah lebih banyak selama kehamilan termasuk hal yang wajar. Ini dikenal dengan sebutan leucorrhea, keputihan berwarna putih susu yang tidak menyengat baunya dan mulai keluar, bahkan sebelum kehamilan terbentuk sempurna. Nah, keputihan akan semakin banyak di masa kehamilan, karena meningkatnya kadar estrogen dan aliran darah menuju vagina.

Cairan keputihan terbentuk dari sisa-sisa pembuangan sel-sel serviks dan vagina, serta flora bakteri normal di dalam vagina. Seiring dengan semakin dekatnya waktu kelahiran, biasanya akan semakin banyak jumlah cairan yang keluar, bersamaan dengan terlepasnya mucus plug, atau cairan serviks yang memenuhi pintu keluar serviks yang bersifat melindungi. 


Jika, keputihan keluar dalam jumlah banyak pada usia kandungan yang belum mencapai 37 minggu, atau jika keputihan menjadi sangat encer, berbau hingga bercampur darah atau terasa sakit, gatal dan terbakar, segeralah menghubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan. Sedangkan, jika usia kehamilan sudah melampaui usia 37 minggu, keputihan perlu dicermati lebih teliti. Karena, tak jarang, kondisi yang diduga sebagai keputihan, justru air ketuban yang pecah.

Kenali penyebab keputihan 

Keputihan juga disebabkan karena berbagai hal, keputihan yang keluar diiringi dengan kondisi vulva membengkak, kemungkinan telah terjadi infeksi yeast. Jika, keputihan berwarna pekat dan berbau amis setelah berhubungan suami istri, kemungkinan yang dialami ibu hamil adalah bacterial vaginosis. Jika, keputihan berubah warna menjadi kekuningan dan kehijauan dengan bau tidak sedap, ada kemungkinan adanya trichomoniasis. Namun, hal tersebut perlu dipastikan dengan pemeriksaan fisik langsung disertai pemerikaan laboratorium.

Kondisi keputihan pada ibu hamil termasuk wajar terjadi, selama hal ini tidak dibarengi dengan perubahan warna maupun timbulnya bau tidak sedap dan rasa sakit atau gatal di sekitar vagina. Tapi, jika Anda mencurigai adanya infeksi, hindari mencoba mengobati diri sendiri dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran. Dalam kondisi saat hamil, Anda harus lebih berhati-hati dalam pemakaian obat-obatan yang dijual bebas. Sebaiknya, temui dokter untuk mengetahui diagnosa dari gejala yang dialami dan perawatan yang tepat.


Untuk menjaga kesehatan vagina, selalu rawat kebersihan daerah vagina dengan mengeringkan vagina dari arah depan ke belakang. Kenakan juga celana dalam katun yang tidak ketat. Hindari pemakaian celana dalam berbahan nilon, mandi dengan air berbusa, dan panty liner dengan pewangi buatan.  Intinya, bahan apa saja yang bersinggungan dengan vagina, tidak boleh memiliki tambahan bahan kimia buatan. Pewangi dalam bentuk semprotan maupun sabun untuk area genital pun, sebaiknya dihindari selama kehamilan.

Selain itu, jangan pernah membersihkan bagian dalam vagina dengan memasukkan jari ke dalamnya. Bakteri yang melekat di tangan, dapat memasuki vagina dan mengganggu keseimbangan flora vagina, membuat vagina lebih rentan mengalami infeksi. Pada kasus yang jarang terjadi, memasukkan jari ke bagian dalam vagina dapat membantu masuknya udara ke dalam sistem sirkulasi, yang dapat mengakibatkan terjadi komplikasi yang berakibat fatal. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Rahajeng A.P


]]>
Mon, 23 Jan 2017 14:20:29 +0700Hamil
Jangan Percaya 5 Mitos Terapi Kesuburan Ini! https://www.meetdoctor.com/article/jangan-percaya-5-mitos-terapi-kesuburan-ini https://www.meetdoctor.com/article/jangan-percaya-5-mitos-terapi-kesuburan-ini Tigapuluh tujuh tahun lalu bayi tabung pertama dilahirkan. Sekarang, ada sekitar lima juta bayi dilahirkan sebagai hasil teknologi in vitro. Ini adalah gambaran bahwa masalah ketidaksuburan adalah masalah yang besar, setidaknya dari sisi kuantitas. Konsekuensinya, informasi-informasi mengenai terapi kesuburan banyak beredar di mana-mana. Dari sekian banyak informasi tersebut, tahukah Anda mana yang mitos dan mana yang akurat? Mari kita telusuri lima di antaranya di sini. 

Mitos 1: Akan ada desainer bayi
Yang dimaksud di sini bukan desainer baju bayi tapi orang yang berprofesi mengatur rupa anak Anda kelak. Sampai saat ini, metode in vitro tidak dapat menentukan bagaimana wajah dan bentuk tubuh calon bayi. Belum ada teknologi yang mengatur hal artifisial yang demikian, kata Sarah Franklin, peneliti, pengarang dan juru bicara konferensi The Politics of Reproduction di Barnard College.

Seleksi genetik dan diagnosa genetik pra-implantasi atau pre-implantation genetic diagnosis (PGD), bukan metode seperti membolak-balik katalog dan memilih gen favorit. Bahkan, gen individu tidak  dipilih sama sekali. Yang dipilih adalah embrio.

"Satu-satunya yang bisa dirancang adalah jenis kelamin bayi Anda - jika Anda bersedia untuk membuang embrio dari jenis kelamin yang tidak diinginkan," kata Bonnie Steinbock, seorang profesor etika biomedis di Albany University yang mengkhususkan diri mendalami bidang reproduksi.

PGD dikembangkan untuk mendeteksi kemungkinan beberapa penyakit yang dapat diidentifikasi dari gen tunggal, kata Franklin, tapi tidak ada yang mau melakukan PGD. Ini karena para dokter memertimbangkan kemungkinan komplikasi, seperti kontaminasi, kesalahan diagnosa dan risiko untuk embrio.

Menyeleksi multi-gen yang kompleks, seperti tinggi badan atau level kecerdasan, pada prinsipnya tidak mungkin dilakukan. Salah satu halangan adalah mekanisme di balik ekspresi gen, yang dipengaruhi oleh banyak aspek lingkungan di sekitar sel yang dapat berubah setiap menit. "Para ahli telah mencoba melakukan kloning pada  anjing dan kucing. Hasilnya, anak yang lahir tidak pasti sama dengan induknya bahkan warna matanya pun tidak, kata Franklin lagi.

Mitos 2: Teknik bayi tabung mudah dilakukan
Ya, ilmu pengetahuan masa kini dapat meningkatkan keberhasilan bayi lahir dari teknik in vitro tapi kegagalan dalam proses in vitro juga sesuatu yang normal, jelas Debora Spar, presiden Barnard College dan penulis buku  "The Baby Business".

Menurut American Fertility Association, efektivitas terapi kesuburan menurun setelah usia 32 dan wanita di awal usia 40-an yang menggunakan sel telurnya sendiri, hanya memiliki kesempatan lima persen mengalami kehamilan yang sehat melalui IVF. Itulah sebabnya mengapa dokter memasukkan beberapa embrio sekaligus ke dalam rahim pasien, yaitu untuk meningkatkan angka keberhasilan.

"Tapi tidak ada yang akan merekomendasikan menginjeksi enam embrio sekaligus," kata Steinbock. Di Inggris, di mana teknologi reproduksi diatur dengan lebih ketat daripada di Amerika Serikat, dokter tidak boleh memasukkan lebih dari dua embrio ke dalam satu rahim sekaligus.


Mitos 3: Calon ibu harus istirahat total di tempat tidur setelah transfer embrio
Informasi ini salah, menurut Glenn Schattman, M.D.,  profesor di Ronald O. Perelman and Claudia Cohen Center for Reproductive Medicine, Weill Medical College of Cornell University di New York City seperti dilansir oleh situs Parents. Sebuah penelitian yang dilakukan di Mesir menemukan bahwa wanita yang berada di tempat tidur selama 24 jam setelah transfer embrio memiliki tingkat keberhasilan yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang kembali menjalankan rutinitas. Tapi tentu saja, Anda tidak boleh terlalu lelah. Dr Schattman percaya bahwa istirahat total dapat merugikan karena mencegah fluktuasi denyut jantung yang normal dan aliran darah.

Mitos 4: Metode IVF dapat meningkatkan kesuburan
Sebenarnya, wanita yang menjalani IVF pertama, menjalani terapi kesuburan dengan suntikan hormon sintetis untuk memperkuat produksi telu dan sinkronisasi siklus menstruasi, kata Franklin. Terapi hormon terus berlanjut sepanjang implantasi dan tahap awal kehamilan. Teknik ini, yang pertama kali dikembangkan di bidang pertanian, menghasilkan efek samping rasa tidak nyaman yang berkisar dari ringan sampai berat. 


Mitos 5: Semua bayi hasil in vitro terlahir sehat
Sangat mungkin demikian, tapi bisa jadi juga tidak.  Tidak ada yang tahu efek jangka panjang akibat embrio berkembang beberapa hari di luar rahim ibunya. Juga belum ada yang benar-benar tahu efek jangka panjang penggunaan hormon sintetis untuk terapi kesuburan, kata Spar. 
Yang jelas, terapi kesuburan meningkatkan angka kelahiran kembar dan ini mungkin dapat menimbulkan implikasi kesehatan tapi mungkin juga tidak, tergantung pada perkembangan embrio di dalam rahim dan perawatan kehamilan yang dilakukan calon ibu.

Ditinjau oleh:dr. Nina Amelia Gunawan


]]>
Mon, 06 Feb 2017 16:29:07 +0700Hamil
Sesak Napas Selama Hamil https://www.meetdoctor.com/article/sesak-napas-selama-hamil https://www.meetdoctor.com/article/sesak-napas-selama-hamil Sesak napas adalah salah satu keluhan yang sering dirasakan saat kehamilan. Pasalnya, seiiring dengan bertambahnya usia kehamilan, pertumbuhan janin dalam rahim pun semakin berkembang dan semakin berat. Tak jarang, janin yang semakin membesar membuat ibu sesak napas, karena dorongan tubuh janin.

Sesak napas ini biasanya mulai dirasakan di trimester kedua, tapi ada pula yang mengalaminya sejak trimester pertama. Tubuh akan beradaptasi semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang meningkat saat hamil, terlebih dengan adanya peningkatan hormon progesteron yang dapat memengaruhi paru-paru serta menstimulasi pusat pernapasan di otak. 


Seiring dengan berjalannya kehamilan, ukuran rahim dan janin yang semakin besar dan menekan diafragma, akan mempersempit lingkup gerak dada saat bernapas, sehingga bernapas pun akan semakin sulit. Sesak nafas saat hamil, paling sering terjadi pada kehamilan dengan letak janin yang cenderung tinggi dan kehamilan ganda. Tak hanya itu, jumlah air ketuban yang berlebih pun dapat mendesak pernapasan. 

Keluhan sesak nafas saat kehamilan, umumnya akan membaik saat mendekati hari persalinan. Ketika menjelang persalinan, janin akan mengalami perputaran mengikuti jalan lahir dan mendorong ke bawah menuju panggul, sehingga perut bagian atas Ibu yang tadinya terdesak pun, akan terasa lega. 


Tidak Berbahaya
Sesak napas selama masa kehamilan tidak berbahaya, namun penyesuaian aktivitas fisik tetap perlu dilakukan. Duduklah tegak dengan bahu rileks sedikit ke belakang, posisi ini dapat membantu memberikan ruang bagi paru-paru untuk mengembang. Saat akan tidur, gunakan bantal ekstra sebagai penopang untuk membantu melegakan napas.

Sesak nafas selama masa kehamilan perlu diwaspadai, terutama bila disertai dengan riwayat asma atau pneumonia sebelumnya. Apabila sesak dirasakan semakin berat, segeralah memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Nina Amelia Gunawan


]]>
Mon, 23 Jan 2017 14:11:43 +0700Hamil
Senam Hamil Yophytta, Membantu Redakan Nyeri Saat Melahirkan https://www.meetdoctor.com/article/senam-hamil-yophytta-membantu-redakan-nyeri-saat-melahirkan https://www.meetdoctor.com/article/senam-hamil-yophytta-membantu-redakan-nyeri-saat-melahirkan Proses melahirkan secara normal bisa dibilang menimbulkan rasa sakit yang sangat hebat. Hal ini disebabkan kontraksi yang berlangsung secara terus-menerus selama 5 menit dan tidak hilang dalam waktu 1 jam.

Lalu, adakah cara melahirkan normal yang bisa meminimalkan rasa sakit? Anda bisa mencoba melakukan senam hamil yophytta yang menggabungkan gerakan yoga, pilates, dan hipnoterapi, serta tai chi. Dikutip dari situs Republika.co.id, senam yophytta dianggap sebagai penyempurna senam ibu hamil yang selama ini dikenal banyak orang.

Senam yophytta bisa meningkatkan kemampuan berpikir positif, menjaga kestabilan emosi, dan menghilangkan stres. Selain itu, senam yophytta juga bisa mengurangi keluhan selama hamil seperti mual muntah dan nyeri pinggang.

“Senam yophytta juga fokus pada kondisi mental dan spiritual calon ibu. Padahal hal ini penting supaya calon ibu bisa melepaskan stres dan ketegangan selama hamil. Terutama karena ibu hamil sering kali tertekan karena ketakutan menghadapi proses persalinan,” jelas Putu Arsaningsih, penemu Senam Yophyta Materna.


Alhasil, rasa sakit pun makin terasa oleh para calon ibu sehingga bisa membahayakan janin. Pasalnya, pikiran ibu dan janin yang dikandungnya saling berhubungan. Nah, pada senam yophytta, ibu diajak untuk memasukkan berbagai pikiran positif ke dalam dirinya agar tubuh pun mendapatkan efek serupa.

Harapannya, bayangan menakutkan perihal proses persalinan bisa terhapus sehingga ibu lebih rileks. “Misalnya mencoba memaafkan dan meminta maaf sehingga bisa menghilangkan segala hal buruk dalam dirinya," ujar Arsaningsih. Tubuh pun dipercaya akan lebih siap menjalani rangkaian senam yophytta yang lain, yaitu latihan fisik.

Bicara soal latihan fisik, wanita hamil akan diajak mempraktikkan cara duduk, berdiri, dan berbaring yang tepat. Misalnya, duduk tidak boleh membungkuk dan gunakan kedua tangan untuk menumpu badan. “Punggung ibu harus perlahan-lahan membungkuk dan menekuk lutut. Tujuannya agar beban paha berkurang. Lalu, telapak tangan menyentuh tanah. Lakukan hal yang sama saat ibu akan berdiri,” papar Arsaningsih.


Latihan fisik selama senam yophytta ini dapat memperkuat elastisitas otot dasar panggul dan dinding perut. Hal ini akan mempermudah proses melahirkan. Sebut saja gerakan kucing yang dilakukan dengan merangkak lalu melengkungkan punggung ke atas dan ke bawah. Gerakan ini adalah cara mengajarkan ibu mengejan dengan tepat.

Apakah Anda tertarik mencoba yophytta? Anda bisa mengikuti Yophytta Materna Event yang diselenggarakan oleh Anmum Indonesia pada tanggal 7 February 2015 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta dan 15 February 2015 di Hotel Sheraton, Surabaya. ada acara ini akan ada juga seminar talkshow mengenai Perubahan yang terjadi saat kehamilan dan tips untuk mengatasinya yang dibawakan oleh para ahli kandungan. Klik http://www.anmum.co.id/yophytta/ untuk informasi lebih lanjut, atau hubungi team Anmum di 081586666929.  

 

 

 


]]>
Mon, 23 Jan 2017 14:40:58 +0700Hamil
Ibu Hamil Ingin Olahraga? Coba Yophytta! https://www.meetdoctor.com/article/ibu-hamil-ingin-olahraga-coba-yophytta https://www.meetdoctor.com/article/ibu-hamil-ingin-olahraga-coba-yophytta Siapa bilang wanita hamil tidak boleh berolahraga? Beberapa penelitian justru mengatakan olahraga selama kehamilan dipercaya dapat melancarkan persalinan semakin lancar. Berolahraga juga akan membuat tidur lebih nyenyak, meningkatkan mood, mencegah kelebihan berat badan, serta menghindari terjadinya komplikasi.

Anda bisa memilih olahraga yang ringan seperti berjalan santai, berenang, dan yoga. Salah satu senam hamil adalah yophytta. Metode senam hamil yophytta memadukan gerakan yoga, pilates, dan hipnoterapi, dan tai chi. Yophytta ditemukan pada tahun 2009 dan sudah dilakukan di berbagai rumah sakit di Indonesia.  

Apa saja gerakan yophytta? Dikutip dari Kompas.com, senam Yophytta ini memiliki beberapa tahap yaitu:

  • Tahap relaksasi di mana wanita hamil akan menyerap energi positif. Caranya, duduk santai dan meresapi setiap tarikan nafas. Ia diminta mensyukuri seluruh bagian tubuh. Relaksasi ini juga menghilangkan pikiran negatif.
  • Tahap afirmasi atau membangun pikiran positif yang diambil dari latihan hipnoterapi. Dalam posisi tetap duduk, ibu hamil akan mendengarkan berbagai kata-kata dorongan yang bersifat positif.
  • Tahap latihan fisik yang terdiri dari latihan peregangan, latihan untuk mempersiapkan otot dasar panggul, dan otot paha bagian dalam. Yophytta juga memiliki gerakan kupu-kupu yang dilakukan untuk merelaksasikan daerah panggul serta gerakan kucing yang mengajarkan mengejan dengan baik dan benar.

Tiga tahap latihan ini memiliki banyak manfaat untuk wanita hamil. Di antaranya adalah meningkatkan kemampuan berpikir positif, menjaga kestabilan emosi, dan menghilangkan stres. Keluhan mereka seperti sakit pinggang, nyeri sendi, dan mual muntah juga bisa berkurang.

Keuntungan dari segi fisik yang bisa diraih dari yophytta adalah memperkuat elastisitas otot dasar panggul dan dinding perut yang berperan pada kehamilan dan persalinan. Nah, hal paling penting dari yophytta yang paling penting adalah membuat ikatan ibu dan bayi semakin meningkat.

Apakah Anda tertarik mencoba yophytta? Anda bisa mengikuti Senam Hamil Yophytta yang di persembahkan oleh Anmum Indonesia. Acara besar ini akan diadakan di Jakarta pada tanggal 7 February 2015, Mall Kota Kasablanka  dan di Surabaya pada tanggal 15 Oktober 2015, Hotel Sheraton. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa Klik http://www.anmum.co.id/yophytta/  atau hubungi team Anmum di 081586666929.


]]>
Mon, 23 Jan 2017 14:48:15 +0700Hamil