MeetDoctor - Topic Eating Diet https://meetdoctor.com/ Connecting You and Doctors https://meetdoctor.com/logo.png MeetDoctor https://meetdoctor.com/ Connecting You and Doctors in business@meetdoctor.com Copyright 2017 Air Lemon Tidak Terbukti Dapat Turunkan Berat Badan https://www.meetdoctor.com/article/air-lemon-tidak-terbukti-dapat-turunkan-berat-badan https://www.meetdoctor.com/article/air-lemon-tidak-terbukti-dapat-turunkan-berat-badan Minum air lemon telah menjadi tren sekarang ini. Selain untuk kesehatan, banyak orang percaya air lemon juga bisa untuk membantu menurunkan berat badan. Tapi, apakah Anda pernah bertanya, apakah jangan-jangan sebenarnya kesukaan kita itu sudah berlebihan?

Sebelum bicara tentang kemungkinan risiko yang merugikan, mari kita bahas dulu sisi positif mengonsumsi lemon.  Lemon memberikan dosis solid vitamin C sebagai antioksidan dan meningkatkan energi. Plus, sebagai pengganti minuman sarat gula untuk mengurangi asupan kalori .

Tetapi, Anda tidak akan kehilangan berat badan hanya dengan minum air lemon. Tidak  ada bukti yang mendukung klaim bahwa lemon dapat meningkatkan kerja pencernaan atau mendetoksifikasi tubuh, tidak peduli berapa banyak orang terkenal mengatakan sebaliknya.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang perlu diingat ketika Anda minum air lemon untuk membantu mengurangi berat badan Anda. Kebiasaan mengonsumsi air lemon berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti di bawah ini. Jadikan ini sebagai pertimbangan sebelum Anda meraih gelas ke-4 hari ini.

Heartburn

Terlalu banyak air lemon bisa memicu rasa terbakar (heartburn) di dada Anda, kata ahli gizi di NYC, Jackie Ballou, R.D. "Lemon adalah salah satu buah yang paling asam, jadi jika Anda rentan terhadap heartburn, lemon bisa memicu kekambuhannya," kata Ballou.

Merusak enamel

Para fanatik lemon perlu untuk mengawasi gigi mereka. Rasa asam di  dalam lemon dapat merusak enamel pelindung gigi. Walhasil, gigi lebih berisiko berlubang atau menyebabkan gigi sensitif. Coba gunakan sedotan atau minum minuman dengan cepat untuk mengurangi jumlah asam yang melekat di gigi Anda. Berkumur dengan air putih juga merupakan cara yang bijak mengurangi kerusakan gigi karena asam.

Kami tidak menentang air  lemon tapi jika bicara penurunan berat badan, masih ada pilihan lain yang bisa Anda coba seperti misalnya jus sayur atau buah murni tanpa pemanis tambahan yang bisa membuat Anda kenyang lebih lama dan tidak merusak gigi. Selamat mencoba!

 

Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya


]]>
Mon, 06 Feb 2017 16:28:24 +0700Asupan Makanan dan Diet
Pencipta Diet Alkaline Dipenjara, Masihkah Diet Ciptaannya Dipercaya? https://www.meetdoctor.com/article/pencipta-diet-alkaline-dipenjara-masihkah-diet-ciptaannya-dipercaya https://www.meetdoctor.com/article/pencipta-diet-alkaline-dipenjara-masihkah-diet-ciptaannya-dipercaya Biasanya, perlu dukungan selebriti untuk membuat satu jenis diet menjadi populer. Misalnya, diet 80/20 yang dipopulerkan model Gisele Bündchen, makrobiotik oleh Gwyneth Paltrow dan Atkins oleh Kim Kardashian. Lalu, ada juga diet yang menjadi favorit  aktris Kate Hudson dan Tom Brady, diet alkaline, yang sekarang menjadi semakin terkenal. Diet alkaline menjadi makin terkenal bukan karena lebih unggul dibanding jenis diet lain tapi karena penciptanya masuk penjara.

Business Insider melaporkan bahwa Robert O. Young, pencipta diet alkaline, dihukum tiga tahun kurungan badan setelah dia dinyatakan bersalah tahun lalu atas tuduhan praktik pengobatan tanpa lisensi. Menurut BBC, pihak berwajib juga menemukan fakta bahwa gelar doktornya dibeli "pabrik diploma" alias bukan karena dia menempuh pendidikan yang sewajarnya.

Young menghadapi gugatan karena memberikan suntikan baking soda (baking soda bersifat alkali) kepada pasien-pasiennya yang menderita kanker, alih-alih menganjurkan perawatan medis standar kepada pasiennya itu.  

Dewan Medis California menyelidiki dan menemukan bahwa tak satu pun pasiennya hidup lebih lama dari prognosis yang dikeluarkan oleh dokter asli yang sebelumnya memeriksa pasien-pasien itu. Alias, para pasien hidup lebih pendek dari dugaan dokter asli setelah menerima terapi a la Young. 

Jadi, apakah diet alkaline masih bisa kita percaya?
Selama ini, Young mengklaim bahwa mengonsumsi makanan bersifat alkali, menghindari makanan bersifat asam, dapat menyeimbangkan pH tubuh. Hal ini merupakan kunci  kesehatan dan bisa menyembuhkan berbagai penyakit mulai dari sakit punggung hingga kanker, yang menurut Young, disebabkan oleh konsumsi makanan bersifat asam. Beberapa jenis makanan yang harus dihindari menurut Young adalah daging, gula dan gandum.

Sebenarnya, ada alasan mengapa kita dianjurkan membatasi gula, terutama gula sederhana. Gula sederhana dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Ini bukan pengetahuan yang baru, para ahli sudah tahu hal ini sejak lama, sebelum diet alkali tercipta. Begitupun dengan daging. WHO menyatakan bahwa produk daging olahan, bersifat karsinogenik. 

Namun, meski demikian, sejak awal diet alkaline sudah mengundang pro dan kontra. 
Memotong kelompok makanan ini tentu dapat bermanfaat bagi kesehatan (gula tidak disebut "setan" tanpa alasan), diet alkaline telah menjadi kontroversi. Pertama-tama, seperti yang dilaporkan oleh Healthcare BI, makanan tidak terlalu memengaruhi tingkat keasaman darah seseorang. Bahkan, sebuah studi terbatas menemukan bahwa diet tinggi protein dan rendah karbohidrat hampir tidak mengubah tingkat pH darah.

Di sisi lain, ada beberapa bukti bahwa konsep alkali masih bisa dipercaya. Ahli kesehatan seperti Kris Carr dan model Elle Macpherson, termasuk orang yang mengatakan bahwa diet alkali sungguh-sungguh dapat meningkatkan kesehatan mereka. 

Jadi, sepertinya Anda masih boleh menerapkan diet alkali. Hanya saja, ketika Anda sakit, terutama sakit berat, jangan coba-coba mengobati diri sendiri dan hanya mengandalkan diet ini. Temui dokter dan minta dokter memeriksa dan mengobati diri Anda.

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf


]]>
Tue, 07 Feb 2017 17:44:32 +0700Asupan Makanan dan Diet
Cara Praktis Mengurangi Gula Ala Kourtney Kardashian https://www.meetdoctor.com/article/cara-praktis-mengurangi-gula-ala-kourtney-kardashian https://www.meetdoctor.com/article/cara-praktis-mengurangi-gula-ala-kourtney-kardashian Model sekaligus bintang reality show ternama dari Amerika Serikat, Kourtney Kardashian, terkenal karena pola makannya yang sehat. Ini berarti, dia sangat menghindari gula.

"Saya selalu mencoba untuk menghindari gula, terutama gula meja (gula pasir), karena banyak alasan," kata wanita berusia 37 tahun ini. "Pertama, gula menmbuat kecanduan. Setelah saya makan, saya akan menginginkannya lagi. Gula juga tidak benar-benar memberi energi ketika Anda membutuhkannya, seperti untuk berolahraga. Plus, ketika saya mengonsumsi gula, saya menemukan ada lebih banyak selulit muncul."

Untuk menghindari gula, Kardashian juga menghilangkan soda dari hari-harinya. 
"Saya tidak minum soda, tidak pernah" katanya. "Saya minum banyak air putih sepanjang hari dan minum segelas air yang dicampur dengan dua sendok makan cuka sari apel dua kali sehari (pagi dan malam)," katanya.

Dia juga mengatakan untuk berhati-hati memilih jenis minuman beralkohol yang Anda konsumsi.

"Cocktail sering dicampur dengan jus atau soda. Tidak hanya tinggi kalori, tapi itu juga tinggi gula," jelas Kardashian. "Kandungan gula dalam minuman beralkohol sering membuat Anda ingin minum lebih banyak dan akhirnya mabuk. Ketika saya minum, saya hanya minum seteguk tequila, bir atau wine. Ada baiknya Anda tahu bahwa biasanya Rosé wine memiliki kadar gula lebih rendah daripada wine merah atau putih. "

Terakhir, Kardashian merekomendasikan semua orang belajar membuat saus salad Anda sendiri.

"Toko menjual saus salad (dressing) yang sebenarnya penuh dengan gula," katanya. "Saya belajar untuk membuat saus sendiri dan saya menyukainya. Anda bisa menakar gula atau bahkan tidak menggunakan gula sama sekali jika Anda membuat saus sendiri. Jika Anda berhasil membuatnya dan menyukai rasanya, Anda akan mulai banyak makan salad dan ini adalah bonus sehat," jelas Kardashian lagi.

Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya 


]]>
Mon, 06 Feb 2017 16:31:56 +0700Asupan Makanan dan Diet
6 Tanda Anda Kekurangan Protein https://www.meetdoctor.com/article/6-tanda-anda-kekurangan-protein https://www.meetdoctor.com/article/6-tanda-anda-kekurangan-protein Tubuh kita membutuhkan protein untuk hampir semua hal. Protein adalah bahan dasar pembangunan semua sel tubuh, termasuk kulit, otot, tulang, tulang rawan, rambut dan lain sebagainya. Makan cukup protein setiap hari penting bagi tubuh kita untuk memperbaiki sel-sel yang rusak dan membuat yang baru. Kekurangan protein dari waktu ke waktu,  dapat berdampak setiap aspek kesehatan Anda. Kekurangan protein biasa terjadi pada orang yang melakukan diet dengan sangat ketat. 

Jumlah protein yang kita perlukan setiap hari bervariasi,  tergantung pada tingkat usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan dan aktivitas kita. Sebagai rekomendasi umum, USDA merekomenadasikan 0,8 gram protein perkilogram berat badan. "Kebanyakan orang dewasa muda yang mengonsumsi makanan bervariasi setiap hari akan dengan mudah memenuhi kebutuhan protein mereka," kata Dana Hunnes, Ph.D., MPH, RD, ahli gizi senior di UCLA Medical Center dan asisten profesor di Fielding School of Public Health. Tapi, ia juga menambahkan, "Diet kalori terbatas kadang-kadang dapat menyebabkan penurunan asupan protein."

Orang yang paling mungkin kekurangan protein adalah mereka yang sakit kronis atau yang kurang makan, menurut Alissa Rumsey, M.S., R.D., juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics. "Beberapa penganut pola makan vegan dan vegetarian juga berisiko jika mereka tidak cukup meengasup protein nabati dalam makanan mereka," tambahnya.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda Anda mungkin kekurangan makronutrien yang sangat penting ini.

1. Anda ngidam protein.
Kekurangan protein dalam jangka pendek, akan mendorong tubuh Anda mendambakan makanan seperti ikan, ayam dan kacang-kacangan yang semuanya adalah makanan sumber protein tinggi, kata Hunnes. Dengarkan sinyal tubuh Anda dan makanlah apa yang Anda inginkan.

2. Anda mendambakan gula.
"Protein (bersama dengan lemak) dicerna lebih lambat daripada karbohidrat. Jika menu makan sehari-hari Anda berupa protein, artinya mungkin Anda kurang menyertakan protein. Tubuh mencerna karbohidrat dengan lebih cepat dan menyebabkan kenaikan gula darah dengan cepat pula. Setelah itu, gula darah akan turun dengan sama cepat seperti kenaikannya. Ketika tingkat gula darah turun, Anda akan mendambakan lebih banyak gula. Makanlah karbohidrat bersama dengan protein secukupnya sehingga semuanya dicerna dengan lebih lambat dan perubahan kadar gula darah terjadi secara perlahan dan bertahap.

3. Rambut Anda menipis.
Sebagian besar struktur rambut terdiri dari protein keratin. Jika Anda tidak mendapatkan cukup protein dalam waktu yang cukup lama, rambut Anda akan mulai menipis atau bahkan rontok. Ini terjadi karena tubuh Anda berhenti menggunakan protein untuk hal-hal yang oleh tubuh dianggap tidak penting seperti pertumbuhan rambut, sebagai upaya mempertahankan pasokan protein di dalam tubuh.

4. Kuku rapuh dan kulit kering.
Protein juga penting untuk pembangunan sel-sel kuku dan kulit. Jika Anda tidak mendapatkan cukup protein, akhirnya kuku Anda akan menjadi rapuh dan mudah patah dan kulit menjadi kering, bersisik, bahkan pecah-pecah. Hunnes mengatakan bahwa kekurangan protein juga dapat menyebabkan ruam atau masalah dermatologi lainnya.

5. Anda sering sakit.
"Protein dibutuhkan untuk membangun sistem kekebalan tubuh kita," jelas Rumsey. "Jika Anda kurang asupan protein, sistem kekebalan tubuh Anda akan melemah."

6. Anda mudah merasa lelah.
"Bagi kebanyakan orang, makan terlalu sedikit protein selama satu hari tidak akan membuat mereka merasa kurang berenergi, terutama jika mereka makan cukup kalori pada hari itu," kata Hunnes. Tapi, dalam jangka panjang, tubuh akan mulai memecah otot untuk memasok protein bagi tubuh Anda. Inilah yang akan menyebabkan Anda kehilangan energi. Tingkat energi yang rendah juga dapat dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan, kualitas tidur, stres dan kurangnya aktivitas fisik. Jadi, jika Anda sering merasa mudah lelah, periksa lagi gaya hidup Anda.

Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya


]]>
Wed, 01 Feb 2017 11:03:54 +0700Asupan Makanan dan Diet