MeetDoctor - Topic Allergy https://meetdoctor.com/ Connecting You and Doctors https://meetdoctor.com/logo.png MeetDoctor https://meetdoctor.com/ Connecting You and Doctors in business@meetdoctor.com Copyright 2017 Sumber Protein Alternatif untuk Anak Penderita Alergi https://www.meetdoctor.com/article/sumber-protein-alternatif-untuk-anak-penderita-alergi https://www.meetdoctor.com/article/sumber-protein-alternatif-untuk-anak-penderita-alergi Alergi makanan dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh memusuhi protein dalam makanan tertentu, kemudian mendorong tubuh melepaskan zat kimia (histamin) yang menyebabkan gejala alergi kulit seperti gatal-gatal, gastrointestinal atau gangguan pernapasan. Gejala alergi, entah ringan atau berat, biasanya terjadi dengan cepat dalam hitungan mulai dari beberapa menit hingga dua jam setelah makan. Dalam kasus yang parah, bisa muncul gejala anafilaksis. Anafilaksis adalah kondisi fatal di mana reaksi alergi memengaruhi seluruh tubuh, mulai dari pernapasan hingga usus dan bisa mengancam nyawa.

Alergi makanan yang mengandung protein pada anak-anak,tidak bisa dipukul rata. Ada anak yang alergi kacang,  alergi susu, alergi telur, dan lain sebagainya. Karena itu, jenis protein yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi, sangat tergantung pada jenis alergi yang dialami.Beberapa jenis makanan tinggi protein yang umum menjadi pemicu alergi adalah seperti di bawahini. Simak juga apa yang bisa disajikan oleh orang tua sebagai penggantinya.

Alergi kacang

Makanan yang harus dihindari: Selai kacang, kacang-kacangan,  minyak kacang dan semua makanan lain yang mengandung kacang. Menurut para ahli, sepertiga anak yang terdeteksi alergi terhadap satu jenis kacang, telah atau akan mengembangkan alergi terhadap satu atau lebih jenis kacang pohon (bukan kacang akar).

Sumber kacang tersembunyi: Beberapa jenis saus khas Asia, Afrika dan Meksiko ada yang mengandung kacang-kacangan (seperti kecap manis yang terbuat dari kacang kedelai),  permen, cokelat, kwaci dan mentega kacang.

Kudapan pengganti: Potongan apel dicocol madu sebagai ganti selai kacang dan popcorn ketika anak ingin menikmati camilan yang renyah. Anak yang alergi kacang juga bisa menikmati makanan berprotein lainnya seperti ikan dan daging unggas.

Alergi susu

Alergi susu relevan dengan intoleransi laktosa. Ada beberapa anak yang alergi susu ternyata tidak bermasalah ketika mengonsumsi yogurt.

Makanan yang harus dihindari: Susu sapi dan produk turunannya seperti mentega, butter milk, keju, krim keju, krimer,  eskrim,  pudding berbahan susu. Banyak (tetapi tidak semua) anak yang alergi terhadap susu sapi ternyata tidak alergi terhadap protein yang ada di dalam susu kambing dan susu domba.

Sumber laktosa tersembunyi: daging hot dog, burger vegetarian, sorbet, cokelat, roti,  salad dressing dan mayonnaise.

Kudapan pengganti: Anda bisa mencoba menawarkan anak untuk menikmati susu kedelai atau susu almond dan   yogurt yang terbuat dari susu kedelai.

Alergi gluten

Makanan yang harus dihindari: gandum dan produk turunannya seperti sereal, roti, semolina (sejenis gandum yang digunakan untuk membuat pasta), kamut (digunakan dalam sereal, kerupuk dan pasta) dan bulgur).

Sumber gluten tersembunyi: Es krim, kaldu dalam kemasan, keripik kentang, daging deli (daging yang diberi hormon pertumbuhan), kentang goreng, kecap,  makanan ringan olahan.

Kudapan pengganti: Ganti gandum dengan jagung, beras merah dan quinoa. Anak dengan intoleransi gluten masih bisa mengonsumsi sumber protein lain seperti telur, daging unggas, ikan dan kacang-kacangan.

Alergi ikan

Makanan yang harus dihindari: berbagai jenis ikan termasuk tuna, salmon, lele, dan banyak lagi. Menurut para ahli, anak dengan alergi ikan seringkali (namun tidak semua) juga alergi udang atau cumi.

Sumber ikan tersembunyi:  Caesar salad dressing (banyak mengandung pasta ikan teri), saus Worcestershire, caponata dan surimi atau daging kepiting imitasi, serta bakso ikan.

Kudapan pengganti: Daging ayam, kambing, sapi, telur dan susu.

Alergi telur

Makanan yang harus dihindari: Telur. Ada beberapa anak yang memiliki tingkat sensitivitas yang sangat tinggo sehingga asap dari telur yang sedang dimasak pun bisa membuatnya terganggu.

Sumber telur tersembunyi: Es krim, pasta, permen, hot dog,  roti dan kue berbahan dasar telur,  mayones, marzipan dan masih banyak lagi.

Kudapan pengganti: Buah alpukat, tahu, tempe, kacang edamame dan jenis kacang-kacangan lainnya, telur dan daging hewan seperti ayam, ikan dan sapi.

Jadi, alergi anak bukan lagi hal sepele. Yuk, mulai sekarang, lebih sadar alergi. Tiga langkah yang disebut sebagai 3K (Kenali, Konsultasikan, dan Kendalikan) adalah kunci untuk menangani gejala alergi. Kenali adalah mengenal pengertian alergi dengan benar, faktor risiko, penyebab serta gejala. Konsultasikan, merupakan tahap selanjutnya, yaitu konsultasi kepada dokter begitu risiko diketahui atau terdapat kejadian yang menyerupai gejala alergi. Dan Kendalikan, yaitu mengambil tindakan pencegahan ataupun pengobatan sesuai saran dokter. Bila ingin mengetahui lebih jauh tentang alergi anak, klik www.alergianak.com.

 

Ditinjau oleh: dr. Jezzy Reisya


]]>
Mon, 06 Feb 2017 16:28:48 +0700Alergi
P3K Alergi Untuk Anak Anda https://www.meetdoctor.com/article/p3k-alergi-untuk-anak-anda https://www.meetdoctor.com/article/p3k-alergi-untuk-anak-anda Selama ini alergi seringkali dipandang sebelah mata. Padahal, angka kejadian alergi meningkat setiap tahun.  Menurut World Allergy Organization (WAO) 2011, angka penyebaran alergi mencapai 30-40% populasi dunia. Hal ini disebabkan oleh pola hidup masyarakat dan juga kurangnya pemahaman masyarakat mengenai alergi. Padahal, alergi bisa memiliki dampak terhadap kesehatan di masa depan, seperti timbulnya asma dan rhinitis serta meningkatnya risiko penyakit degeneratif.

Untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, Sarihusada bekerjasama dengan Departemen IKK FK UI menggalakkan program 3K, atau konsep Kenali, Konsultasikan dan Kendalikan. Kenali adalah mengenal pengertian alergi dengan benar, faktor risiko, penyebab, serta gejalanya. Sedangkan Konsultasikan merupakan langkah selanjutnya, yaitu konsultasi kepada dokter begitu risiko diketahui atau terdapat kejadian yang menyerupai gejala alergi. Dan terakhir adalah Kendalikan, merupakan tindakan pencegahan maupun pengobatan sesuai saran dokter.

Sebagai upaya pencegahan, selain menghindari alergen pemicu alergi, Anda perlu menyiapkan kotak P3K alergi di rumah. Dengan adanya perangkat ini, gejala alergi bisa ditekan seminimal mungkin. Berikut adalah daftar barang yang harus ada di kotak P3K alergi Anda.

Epinefrin

Untuk si Kecildenganalergi yang parah, suntikanhormoninibereaksisecepatmunculnyareaksialergi. Miliki setidaknya satu epinefrin auto-injektor, seperti Auvi-Q atau EpiPen, dalam kotak darurat Anda. Buat catatan tanggal kedaluwarsa dan ganti injektor sebelum tanggal itu berakhir.

INGAT: Jangan meninggalkan epinefrin di mobil atau di mana saja dalam suhu sangat panas atau dingin. Fluktuasi suhu dapat menurunkan kekuatan tembakan dan membuatnya  kurang efektif. Beritahu teman Anda, anggota keluarga, dan rekan kerja di mana Anda menyimpan epiferin Anda. Baca petunjuk pengunaan dengan saksama.

Inhaler

Simpan inhaler dalam kotak Anda di rumah jika Si Kecil kerap mengalami masalah pernapasan atau gejala asma selama musim alergi. Perhatikan tanggal kedaluwarsanya dan ganti sebelum tanggal itu berakhir.

INGAT: Gunakan inhaler hanya jika diresepkan oleh dokter dan jangan pernah menggunakan inhaler orang lain.

Antihistamin cair

Antihistamin dapat memerlambat atau menghentikan episode alergi jika cepat diminum begitu reaksi alergi muncul. Jika Anda tidak memiliki auto-injektor epinefrin atau tidak dapat menggunakannya, antihistamin cair dapat menyelamatkan hidup Si Kecil.

Informasi medis

Buat selembar informasi medis untuk setiap kotak P3K alergi   Anda. Isi dengan informasi: Si Kecil  alergi apa, obat apa yang harus diberikan ketika reaksi alergi menyerang, nomor telepon darurat medis, informasi asuransi kesehatan Anda, dan nomor telepon dokter langganan Anda.

INGAT: Perbarui informasi jika ada perubahan. Informasi usang dapat memperlambat pengobatan dan bisa membahayakan diri atau anak Anda sendiri.

Bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut tentang alergi anak, kunjungi www.alergianak.com

 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf


]]>
Mon, 06 Feb 2017 16:32:58 +0700Alergi