Profile
Diabetes

tanda diabetes

tanda diabetes
Jakarta, Special Capital Region Of Jakarta, Indonesia

Salam hangat, Apakah penderita diabetes (keturunan diabetes) ditandai dengan kebutuhan akan air putih yang berlebihan atau lebih banyak dari kebanyakan orang dan keseringan buang air kecil? Terima kasih

Answers

1 answers

  • dr. Nurul Safitri dr. Nurul Safitri Dokter Umum

    Selamat siang,

    Diabetes adalah suatu penyakit dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah) atau insulin yang dihasilkan tidak mencukupi atau insulin tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu akan menyebabkan gula darah meningkat saat diperiksa. Diabetes ditandai dengan tingginya glukosa darah yang dihasilkan dari ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi insulin yang cukup dan/atau secara efektif menggunakan insulin.

    Gejala klasik dari seorang penderita diabetes (DM tipe 2) biasa dikenal dengan sebutan 3P: Poliuria (banyak kencing), Polidipsi (banyak minum) dan Polifagia (banyak makan). Gejala lain yang biasanya juga menyertai adalah: cepat letih/lelah, sering mengantuk, apabila ada luka lama sekali sembuhnya, gatal-gatal di sekitar selangkangan, dan berat badan yang menyusut secara drastis.

    Banyak minum atau polidipsi memang adalah salah satu gejala klasik diabetes, tetapi jika ada gejala ini pada seseorang penderita diabetes belum tentu akan dirasakan oleh keturunannya. Apabila keturunannya juga terkena diabetes, barulah gejala klasik 3P ini akan terlihat.

    Alur penegakkan diagnosis diabetes dilakukan secara mendalam melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Diagnosis klinis DM umumnya akan dipikirkan bila ada gejala klasik berupa poliuria, polidipsia, polifagia, lemah, dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan sebabnya. Keluhan lain yang mungkin dikemukakan adalah kesemutan, gatal, mata kabur dan impotensia pada pasien pria, serta gatal di kemaluan pada pasien wanita.

    Jika terdapat 3P, pemeriksaan glukosa darah sewaktu di atas 200 mg/dl sudah cukup untuk menegakkan diagnosis DM. Hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa 126 mg/dl juga digunakan untuk patokan diagnosis DM.
    Untuk kelompok tanpa keluhan khas DM, hasil pemeriksaan glukosa darah yang baru satu kali saja abnormal , belum cukup kuat untuk menegakkan diagnosis klinis DM. Diperlukan pemastian lebih lanjut dengan mendapatkan sekali lagi angka abnormal, baik kadar glukosa darah puasa 126 mg/dl, kadar glukosa darah sewaktu 200 mg/dl pada hari yang lain, atau dari hasil tes toleransi glukosa oral (TTGO) yang abnormal.

    Jika Anda seorang keturunan penderita diabetes dan sudah merasakan 3 gejala klasik diabetes, silakan memeriksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Untuk informasi lebih lanjut silakan membaca pada link di bawah ini :

    http://meetdoctor.com/mobile/topic/diabetes

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi MeetDoctor. Semoga bermanfaat.

Anda punya pertanyaan seputar Diabetes ?
Ask Doctor
Adakah makanan yang berbahaya bagi ginjal? Ada banyak makanan yang dapat membahayakan ginjal sehingga bisa mengakibatkan gagal ginjal. Simak disini. Makanan yang Berbahaya bagi Ginjal Perawatan payudara tidak hanya dilakukan pada ibu menyusui, tapi perlu dilakukan sejak bayi dalam kandungan. Perawatan Payudara untuk Ibu Hamil