Profile
Gastritis (Maag)

Sering bersendawa dan sesak napas

Sering bersendawa dan sesak napas
Jakarta

Dok, saya umur 31 tahun. Saya sering bersendawa dan suka sesak napas setelah saya ke dokter penyakit dalam dia bilang asam lambungnya saya naik dan itu yg menyebabkan sesak napas dan bersendawanya. dan saya dikasih obat opramazole dan ultrsafalt sirup. memang setelah minum obat itu sesak napas saya agak berkurang. tp untuk sendawa tetap saja masih hingga sekarang. yang ingin saya tanyakan apakah ada kaitannya antara penyakit lambung dengan sesak napas? mengapa masih suka bersendawa walaupun maag nya tidak kambuh. terima kasih

Answers

7 answers

  • dr. Alan Goni dr. Alan Goni Dokter Umum

    Hai, selamat siang, Nina.

    Gangguan pada lambung kadang dapat menyebabkan keluhan sesak napas. Obat yang diberikan pada Anda sudah baik dan harus ditunjang pula dengan pola makan yang sehat. Untuk sementara, hindari makanan atau minuman yang merangsang asam lambung, misalnya makanan yang pedas, asam, banyak memakai rempah-rempah, teh, kopi, juga minuman kola.

  • Terima kasih dok..
    Kalau untuk sendawa nya bagaimana caranya untuk menghilangkannya dok? sendawa seperti masuk angin padahal saya tidak masuk angin... apa lambung saya masih tidak beres juga dok.. kalau sendawa saya masih muncul.?

    terima kasih

  • dr. Hardianto Setiawan Ong, SpPD dr. Hardianto Setiawan Ong, SpPD Penyakit Dalam (Dokter Internis)

    Ada hubungannya, karena regurgitasi asam dari lambung ke atas dapat menyebabkan sesak. Sehingga perlu pengurangan asam untuk mengurang gejala.

  • Terima kasih dok..
    saya mau bertanya lagi untuk cara menguranginya dengan bagaimana dok? apakah setiap sebelum makan saya harus selalu mengkonsumsi obat tersebut? opremazole dan ultrasafalt? untuk sendawanya bagaimana dok?

    terima kasih

  • Selamat siang,

    Ya asam lambung yang naik dapat menyebabkan sensasi panas di dada sehingga menyebabkan sesak.

    Saran saya kurangi makan makanan yang mengiritasi lambung.

    Semoga membantu

  • Okeyyy thank you so muchhh....
    ^_^

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat sore,

    Sendawa memang berhubungan dengan banyaknya gas di dalam saluran cerna (lambung, usus). Gas tersebut dapat dikeluarkan terutama dengan dua cara, yaitu melalui bersendawa (belching) atau melalui kentut (flatulence). Apabila ditahan, wajar bila gas tersebut akan terkumpul di saluran cerna dan mengakibatkan peregangan (distensi) saluran cerna.

    Saya sebenarnya ingin mengetahui apakah anda sering mengalami rasa panas (terbakar) di dada ketika setelah makan? atau mengalami gangguan pencernaan terhadap jenis makanan tertentu seperti susu? Hal ini berhubungan dengan berbagai macam penyebab terkumpulnya gas di perut, salah satunya adalah penyakit refluks (Gastroesophageal reflux disease - GERD). Beberapa penyebab lainnya beserta solusinya:
    1. Makan dan minum yang terlalu cepat. kondisi ini dapat menyebabkan udara lebih banyak masuk ke dalam saluran cerna (aerophagia)
    2. Makan sambil berbicara, alasan yang sama dengan point 1
    3. Hindari minuman-minuman berkarbonat (minuman bersoda, limun)
    4. Hindari mengunyah permen karet, permen lollipop, atau merokok
    5. Kurangi makan-makanan yang menghasilkan banyak gas, contohnya: brokoli atau sawi
    6. Bila terdapat gejala GERD seperti rasa terbakar di dada, ada baiknya mengkonsulkan langsung dengan dokter penyakit dalam bagian gastroenterologi.

    terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat untuk anda.

Anda punya pertanyaan seputar Gastritis (Maag) ?
Ask Doctor
Pengobatan ISPA dengan gejala ringan bisa dilakukan sendiri di rumah. Perawatan yang Tepat untuk ISPA Kehamilan momen yang rentan bagi wanita, karena itu ibu hamil tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat Antibiotik pada Kehamilan