Profile
Myopia

Mata Minus & Silinder

Mata Minus & Silinder
Surabaya

dok, saya mempunyai kelainan mata berupa minus dan silinder. mata sebelah kiri silinder setengah sedangkan yang kanan minus seperempat. kemudian saya ingin memeriksakan kedua mata saya, karena saya merasa kalau silinder dan minus mata saya bertambah. setelah saya periksakan, ternyata hasilnya minus setengah semua. yang saya tidak percaya adalah masa silinder bisa berubah ke minus? apakah itu mungkin? setahu saya silinder lebih berat daripada minus.

Answers

7 answers

  • Selamat malam,

    Mata silinder atau astigmatisma Tidak bisa sembuh total, tetapi bisa dikoreksi dekan kacamata. Sedanglan astigmatisma akibat penyakit mata seperti pterygium dapat sembuh jika sembuh setelah dilakukan operasi.

    Mungkin terjadi kesalahan saat pemeriksaan pertama kali.

    Semoga membantu

  • dokter, maksudnya "tidak bisa sembuh total, tetapi bisa dikoreksi dengan kacamata" apa ya?
    apakah dengan rutin menggunakan kacamata, ukuran silinderbisa berkurang?

    terima kasih

  • tapi kalo mata minus bisa sembuh dengan pengobatan alternatif kan dok? apa bener itu bisa sembuh?

  • saya minus 2,75 ..
    pengobatan alternatif seperti apa ya ?? saya sudah mencoba alternatif akupuntur waktu minus masih 1,75 tapi ga berhasil, malah tetep nambah ..

  • iya dok., sebenarnya pengobatan yang macam tradisional itu kaya pengobatan dari india atau pun dari arab., itu sebenarnya bisa menyembuhkan tidak sih,dok.?

  • Selamat malam

    Mata silinder memiliki istilah medis astigmatism. Istilah tersebut mengacu pada kondisi mata yang mengalami penglihatan kabur dan berbayang karena bentuk kornea atau lensa mata tidak cembung sempurna.

    Cara-cara berikut bisa dipakai dalam rangka memperbaiki penglihatan yang terganggu akibat mata silinder.

    Memakai kacamata
    Dengan menggunakan lensa yang didesain khusus, kacamata adalah cara paling mudah untuk mengoreksi penglihatan kabur atau berbayang akibat mata silinder.

    Menggunakan lensa kontak
    Prinsip lensa kontak sebenarnya sama dengan kacamata. Pemilihan yang tepat antara kacamata atau lensa kontak sangat tergantung pada selera penderita. Agar tidak salah pilih, pastikan berkonsultasi dengan dokter mata.

    Operasi LASIK
    Melalui prosedur ini, bentuk kornea diubah dengan laser. Awalnya lapisan permukaan kornea dibuka (flap) menggunakan alat khusus yang disebut keratom. Selanjutnya laser digunakan untuk mengubah bentuk lapisan kornea di bawah lapisan yang dibuka tadi. Flap kemudian ditutup kembali.

    Operasi LASEK
    Prosedur ini hampir sama dengan LASIK, namun flap dibuat lebih tipis, hanya setebal lapisan epitel.

    Photorefractive keratectomy (PRK)
    Melalui prosedur PRK ini, lapisan epitel dihilangkan tanpa membuat flap. Setelah operasi LASIK dan LASEK ditemukan, maka prosedur ini jarang digunakan.

    Pengobatan tradisional tidak memiliki bukti ilmiah bahwa dapat menyembuhkan mata silinder sehingga sebaiknya tidak dilakukan.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat pagi,

    Mata minus, plus, dan silindris dalam rentang nilai tertentu masih dianggap varian pertumbuhan normal.

    Sebenarnya 70% dari bayi yang baru lahir mata kondisi mata mereka adalah hipermetrop (mata plus), hal tersebut dikarenakan ukuran dari organ mata mereka yang masih kecil dan belum optimal.

    Seiring dengan proses tumbuh dan kembang, bola mata membesar dari 18 mm (ukuran bola mata pada bayi baru lahir) menjadi sekitar 24 mm (ukuran bola mata dewasa). Dalam proses perkembangan bola mata ini akan terjadi perkembangan pada kornea, lensa, dan tentunya panjang bola mata (diameter).

    Mata adalah alat optik, dimana bila terjadi keseimbangan pertumbuhan pada kornea, lensa, dan panjang bola mata akan mengakibatkan cahaya yang masuk kedalam mata difokuskan tepat di makula (bagian dari saraf mata retina yang berfungsi untuk melihat detail) agar seseorang dapat melihat dengan jelas.

    Tapi dalam kehidupan sehari-hari terdapat berbagai variasi pertumbuhan sehingga fokus jatuh tidak tepat pada makula dan mengakibatkan penglihatan menjadi buram. Agar dapat melihat dengan jelas, jatuhnya fokus tersebut harus digeser kembali tepat pada makula dengan menggunakan ALAT BANTU kacamata atau lensa kontak.

    Kondisi dimana seseorang memerlukan alat bantu agar dapat melihat dengan jelas dikenal dengan sebutan kelainan refraksi (minus, plus, dan silinder).

    Timbulnya kelainan refraksi lebih banyak dikarenakan pengaruh genetik dan tentunya ada pengaruh dari faktor lingkungan. kacamata BUKAN PEMICU bertambahnya nilai minus atau plus atau slinder.

    Vitamin TIDAK DAPAT MENGURANGI nilai kelainan refraksi tersebut, tapi lebih kepada menjaga kinerja saraf mata agar berfungsi optimal dan juga untuk fungsi pemeliharaan kesehatan mata saja.

    Terlebih lagi, pada manusia terdapat sebuah fase lonjakan pertumbuhan (growth spurt) yang berbeda pada anak laki-laki dan anak perempuan. Pada anak perempuan biasanya pada rentang 8 - 13 terjadi lonjakan pertumbuhan, dan prosesnya masih berlangsung hingga usia 17 tahun tapi dengan progresifitas yang jauh melambat dibandingkan dengan rentang usia yang disebutkan sebelumnya. Pada masa lonjakan pertumbuhan ini, ukuran kacamata dapat berubah-ubah, bisa bertambah, bisa berkurang, bisa timbul silinder, atau perubahan pada derajat posisi silindernya dan tidak dapat diprediksi.

    Jika anda tidak ingin memakai kacamata karena penampilan, dapat dipertimbangkan pemakaian lensa kontak. Harus diingat penglihatan yang jelas dan jernih adalah penting dalam kehidupan sehari-hari. Indera penglihatan memberikan 80% dari keseluruhan informasi (pada mereka yang tidak buta) yang masuk kedalam otak untuk menjalankan fungsi normal sehari-hari.

    Sehingga bila memang ada kelainan refraksi, walaupun ukurannya berubah-rubah, haruslah dibantu dengan ALAT BANTU kacamata atau lensa kontak agar dapat melihat dengan jelas.

    Kalaupun ingin bebas dari kacamata dan lensa kontak, dapat dipertimbangkan untuk prosedur LASIK. LASIK baru dapat dilakukan pada usia 18 tahun dan tentunya harus diperiksa dengan seksama terlebih dahulu oleh dokter mata.

    terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat untuk anda.

Anda punya pertanyaan seputar Myopia ?
Ask Doctor

Popular Article

Jika Anda sedang menjalani program hamil dan melihat bercak darah kecokelatan di jadwal rutin menstruasi Anda, jangan buru-buru kecewa. Bercak Darah Seperti Haid, Pertanda Hamil? Jerawat tidak hanya muncul di wajah, tapi juga di bokong. Menjaga kebersihan diri adalah salah satu cara mengatasinya. Cara Basmi Jerawat di Bokong