Profile
Hamil

keputihan saat hamil

keputihan saat hamil
Jakarta

Selamat pagi dokter, Saat ini saya sedang hamil 27 minggu, sejak saya hamil 16 minggu saya mengalami keputihan yang kuning dan gatal, saya sudah ke dr. Spog sebanyak 3 x dari sejak saat itu, Spog yang pertama mengatakan tidak apa-apa dan memberikan saya vagistin suppose (kapsul vagina), tetapi belum sembuh juga. Lalu saya ke dokter yang kedua lalu beliau memberikan flagyl 3 suppose dan CTM sebanyak 6tblet krn takutnya saya alergi krn keputihan belum sembuh, tetapi saya takut minum CTM jd sy hanya minum sebanyak 2 tablet, setelah pemakaian obat itu keputihan saya juga tidak sembuh. Lalu saya ke dokter Spog yang ke-3 dan meminta solusi untuk keluhan yang sama lalu beliau memberikan flagystatin 7 suppose dan antibiotik Dohixat (Doxicyclin 100mg) untuk pemakaian 10 hari, dan sabun cuci vagina lactacyd, setelah konsumsi antibiotik selama 4hari keputihan sudah mulai berkurang rasa gatalnya tetapi saya ragu untuk menghabiskan antibiotik itu krn stlh sy baca keterangan di web ibu hamil tdk boleh minum antibiotik itu, kalau saya tidak menghabiskan antibiotiknya tidak apa-apa kan dok, saya hny konsumsi 7kapsul antibiotik dr 20kapsul yg diberikan pemakaian 2x1 per hari, yang ingin saya tanyakan apa hal-hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan janin dlm kandungan saya karena saya sdh byk mengkonsumsi obat-obatan dan bagaimana cara mengetahuinya?? Lalu kalo kputihan saya kambuh lagi pengobatan apa yg dpt menyembuhkannya?? Terima kasih untuk jawabannya nana

Answers

5 answers

  • Dr. Janfrional Dr. Janfrional Dokter Umum

    Selamat pagi,

    Ibu hamil boleh minum / memakai antibiotik yang aman bagi kehamilan. Memang tidak boleh sembarangan memakai antibiotik, dokter tentu sudah mempertimbangkan hal tersebut. Jenis antibiotik yang diberikan pada ibu pun adalah antibiotik jenis yang aman untuk dipakai dalam kehamilan.

    Dohixat/ Doxicycline memang termasuk dalam kategori "D" untuk digunakan dalam masa kehamilan. Untuk pemakaian obat ini memang membutuhkan pertimbangan yang cukup banyak guna meresepkan pemakaiannya dalam kehamilan.

    Saya tetap menyarankan agar antibiotiknya dihabiskan (paling tidak pemakaian flagystatin harus dihabiskan), karena pengobatan antibiotik yang tidak tuntas akan dapat menyebabkan risiko terjadinya kekebalan (resistensi) kuman terhadap antibiotik tersebut sehingga infeksi keputihan yang mungkin anda derita berikutnya menjadi lebih sulit untuk diobati.

    Semoga membantu. Terima kasih

  • dr. Didi Dewanto, SpOG dr. Didi Dewanto, SpOG Obstetri & Ginekologi (OBGYN)

    Keputihan spt ibu memang harus diobati utk menghindari infeksi pd kehamilan yg berujung pada resiko kehamilan Prematur. Saran saya ibu cukup diberikan pengobatan Flagystatin Ovule 1x1 pervaginam selama 7 hari, dan minum obat Antibiotik yg aman misal Claneksi 500 mg 3x1 selama 5 hari

  • Dr. Janfrional : terima kasih untuk jawabannya dok, tapi untuk dohixatnya saya sudah hentikan meminumnya setelah 7 kapsul itu karena saya khawatir thdap janin saya, kalo untuk flagystatinnya sudah saya habiskan pemakaiannya. selama 1x1 ovule selama 7 hari, selama 3 hari setelah penggunaan obat tersebut keputihan saya memang sudah terobati, tetapi kemudian muncul kembali kuning dan gatalnya tapi dengan jumlah yg lbh sedikit, lalu saat ini obat apa yg harus saya gunakan lagi, ada teman yg memiliki masalah yang sama dan menganjurkan menggunakan canesten ovule apakah boleh dok??

    dr. Didi : terima kasih untuk jawabannya, flagystatinnya sdh sy gunakan slama 7 hari dok, 3 hari setelah itu keputihan saya memang berkurang tp kemudian muncul kembali kuning dan gatal, apa saya hrs berkonsultasi ke dokter Spog kembali atau ke dokter Spkk??teman saya ada yg mengalami hal yg sama dan menggunakan canesten ovule slama 3hari dan hilang keputihannya, klo sy pake itu jg apa boleh dok??lalu antibiotik claneksi nya apa bs langsung sy beli di apotik ato harus berkonsultasi ke dr. Spog lagi??

    terima kasih untuk jawabannya

    nana

  • Selamat pagi Ibu Ratna Handayani

    Claneksi adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran kemih, saluran cerna, kulit dan jaringan lunak. Claneksi mengandung kombinasi antara Amoxicillin (antibiotik golongan ß-laktam) dan asam klavulanat (penghambat enzim ß-laktamase). Obat ini sebaiknya dibeli dengan resep dokter sehingga sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan terlebih dahulu.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat pagi,

    Keputihan adalah salah satu hal yang paling sering dialami di masa kehamilan. Terjadinya keputihan di masa kehamilan, karena adanya perubahan hormonal dan aliran darah di daerah rahim serta vagina, yang kemudian mengakibatkan adanya peningkatan sekresi vagina. Pada dasarnya, mengalami keputihan dalam jumlah lebih banyak selama kehamilan termasuk hal yang wajar. keputihan akan semakin banyak di masa kehamilan, karena meningkatnya kadar estrogen dan aliran darah menuju vagina.

    Jika, keputihan keluar dalam jumlah banyak pada usia kandungan yang belum mencapai 37 minggu, atau jika keputihan menjadi sangat encer, berbau hingga bercampur darah atau terasa sakit, gatal dan terbakar, segeralah menghubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan. Sedangkan, jika usia kehamilan sudah melampaui usia 37 minggu, keputihan perlu dicermati lebih teliti. Karena, tak jarang, kondisi yang diduga sebagai keputihan, justru air ketuban yang pecah.

    Kenali penyebab keputihan

    Keputihan adalah kondisi umum yang biasanya terjadi pada wanita. Tak jarang keputihan dianggap sebagai sesuatu yang sangat menakutkan bagi banyak wanita. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, keputihan juga membuat tak percaya diri, terutama bagi wanita yang telah menikah. keputihan adalah sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan ditandai keluarnya cairan berwarnah putih kekuningan atau putih berbau dari saluran vagina. Biasanya keputihan yang normal tidak disertai rasa gatal.

    adapun Keputihan masih tergolong normal bila :
    1. cair/encer
    2. Warna bening atau sedikit putih
    3. Jumlahnya sedikit
    4. Hampir tidak berbau
    5. Tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri.

    Untuk menjaga kesehatan vagina, selalu rawat kebersihan daerah vagina dengan mengeringkan vagina dari arah depan ke belakang. Kenakan juga celana dalam katun yang tidak ketat. Hindari pemakaian celana dalam berbahan nilon, mandi dengan air berbusa, dan panty liner dengan pewangi buatan. Intinya, bahan apa saja yang bersinggungan dengan vagina, tidak boleh memiliki tambahan bahan kimia buatan. Pewangi dalam bentuk semprotan maupun sabun untuk area genital pun, sebaiknya dihindari selama kehamilan.

    Penyebab keputihan bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari. Misalnya, memakai tisu untuk mengeringkan vagina sesudah buang air kecil maupun buang air besar atau memakai pakaian dalam yang ketat dan terbuat dari bahan sintetis yang tidak menyerap keringat sekaligus membuat vagina lembap. Celana ketat juga bisa menjadi penyebab keputihan.

    keputihan dengan perubahan pada warna dan kekentalan lendir, jumlah lendir yang berlebihan, bau lendir yang tajam, pendarahan di luar jadwal haid, serta rasa gatal di sekitar vagina dan nyeri pada perut penyebabnya biasanya karena higiene yang jelek, pemakaian obat obat an dalam waktu lama, stress, dan infeksi

    Kondisi keputihan pada ibu hamil termasuk wajar terjadi, selama hal ini tidak dibarengi dengan perubahan warna maupun timbulnya bau tidak sedap dan rasa sakit atau gatal di sekitar vagina. Tapi, jika Anda mencurigai adanya infeksi, hindari mencoba mengobati diri sendiri dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran. Dalam kondisi hamil, Anda harus lebih berhati-hati dalam pemakaian obat-obatan yang dijual bebas. Sebaiknya, temui dokter untuk mengetahui diagnosa dari gejala yang dialami dan perawatan yang tepat.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda

Anda punya pertanyaan seputar Hamil ?
Ask Doctor
Katarak tidak hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga bayi dan anak-anak Bisakah Katarak Terjadi Pada Anak dan Bayi? Katarak tidak hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga bayi dan anak-anak Bisakah Katarak Terjadi Pada Anak dan Bayi?