Profile
Kesehatan Seksual

Kenapa setelah menikah saya tidak terlalu bergairah dalam berhubungan dengan suami?

Kenapa setelah menikah saya tidak terlalu bergairah dalam berhubungan dengan suami?
Palembang

Dok, Saya baru menikah 1 bulan ini, namun 1 minggu setelah menikah saya datang bulan setelah itu dilanjutkan dengan sakit demam 2 minggu setelah ke dokter saya terkena sinusitis. Selama itu suami saya memakluminya. Namun ketika fisik saya sudah sehat dan saya diajak suami berhubungan badan saya cepat sekali capek dan jadi tidak bisa memuaskan suami saya, ketika saya sudah tidak mau karena capek otomatis cairan dari vagina saya kering yg membuat susah mr.p masuk. dan saya sering cepat mengantuk. karena itu saya mendapat keluhan dari suami karena tidak bisa memuaskan suami. kenapa ya dokter gairah seksual saya seperti itu? bagaimana caranya agar gairah seks saya bisa meningkat dan dapat memuaskan suami saya. terima kasih dokter sebelumnya.

Answers

1 answers

  • Selamat siang dear..
    Gairah seksual wanita dipengaruhi oleh banyak faktor. Selain kondisi fisik, dipengaruhi juga oleh emosional, pengalaman, keyakinan, gaya hidup, serta hubungan sosial yang tengah dijalani.
    Ragam penyakit serta perubahan fisik dan obat-obatan yang dikonsumsi dapat memicu terjadinya penurunan gairah wanita. Mengalami beberapa penyakit tertentu juga dapat berdampak pada gairah seksual seseorang walau penyakit itu tidak secara langsung terkait dengan kehidupan seksual. Contohnya adalah kanker, diabetes, artritis, penyakit jantung, dan gangguan saraf. Konsumsi obat-obatan yaitu obat yang dapat mengganggu gairah seksual, seperti obat antidepresan atau obat penenang dan obat antikejang.
    Perubahan hormonal juga dapat mempengaruhi gairah seksual, diantaranya adalah:
    -Gangguan kelenjar tiroid. Yaitu kondisi ketika kelenjar tiroid tidak mampu menghasilkan hormon tiroid secukupnya atau biasa disebut dengan hipotiroid. Kondisi ini dapat menjadi alasan penurunan gairah seksual.
    -Kadar estrogen yang rendah. Beberapa kondisi yang menyebabkan penurunan estrogen dapat memicu masalah, misalnya menopause yang dapat menyebabkan kurang cairan pelumas pada vagina sehingga hubungan seks terasa menyakitkan. Kemungkinan ketidakseimbangan hormonal yang dapat memerngaruhi gairah seksual wanita selama masa kehamilan dan menyusui.
    -Penurunan tingkat testosteron. Pada usia 20-40 tahun, tingkat testosteron wanita kemungkinan mengalami penurunan hingga 50 persen. Hal ini dapat memengaruhi gairah seksual.
    Penurunan gairah seksual juga bisa dipicu oleh keadaan psikologis seperti gangguan kesehatan mental, seperti depresi atau kecemasan, kepercayaan diri yang rendah, stres yang misalnya dipicu oleh pekerjaan atau keadaan finansial pribadi, dan masalah dengan pasangan. Disarankan anda berkunjung ke dokter, agar dapat mengetahui penyebab pasti dari penurunan gairah seksual anda.
    Untuk informasi lebih lengkap mengenai penurunan gairah seksual dapat dilihat di:
    http://meetdoctor.com/article/penurunan-gairah-seksual
    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda.

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Seksual ?
Ask Doctor
Jerawat batu mengganggu penampilan dan kesehatan, coba cara ini untuk mengatasinya. Jerawat Batu, Begini Cara Membasmi dan Menangkalnya Diare pada anak seringkali dipandang sebelah mata. Kenali gejala dan cara pengobatannya. Kenali Gejala dan Pengobatan Diare Pada Anak