Profile
Empisema

Kelenjar Paru Paru

Kelenjar Paru Paru
Jakarta

Selamat sore dok, dok saya mau sharing nih dulu saya pernah ikut test kesehatan sebelum kerja nah saya didiagnosa mengidap penyakit kelenjar paru paru yang katanya ada flek di paru - paru. saya mau tanya penyebab penyakit tersebut itu apa? dan apa ada makanan yg bisa menetralisir flek di paru-paru itu? terimaksih dok.

Answers

4 answers

  • dr. Alan Goni dr. Alan Goni Dokter Umum

    Hai, selamat malam, Asti.

    Bila yang dimaksud flek di paru-paru berarti Anda mengidap TB (tuberculosis). Penyebab adalah kuman, penularan lewat udara.

    Tes apa saja yang Anda jalani? Apakah sudah diperiksa dahak?

    Tidak ada makanan untuk menetralisir flek itu karena pengobatan adalah dengan obat rutin minimal selama 6 bulan. Pengobatan untuk penyakit ini gratis karenanya coba Anda periksakan kembali ke Puskesmas.

  • Waktu itu saya di tes urin dan darah saja dok kalau untuk dahak belum. Saya belum periksa lebih lanjut lagi ada kemungkinan flek itu menyebar atau tidak Dok ? Akibat terburuknya pengidap penyakit ini apa? Terus saya pernah dengar kalau pengidap penyakit ini akan berpengaruh juga pada anaknya nanti. Betul atau tidak dok?

  • Selamat pagi,

    Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis complex. Pasien dapat dikatakan suspek TB jika terdapat gejala atau tanda TB yang meliputi batuk produktif lebih dari 2 minggu dan disertai dengan gejala pernapasan (sesak napas, nyeri dada, hemoptisis) dan/atau gejala tambahan meliputi tidak nafsu makan, penurunan berat badan, keringat malam, dan mudah lelah).

    TB atau tuberkulosis adalah salah satu penyakit infeksi paru-paru yang sangat mudah menular dan membutuhkan pengobatan jangka panjang yang konsisten.

    Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab infeksi TBC ini, umumnya akan terkandung dalam droplet maupun dahak penderita aktif TBC yang tidak diobati dengan tepat. Kuman selanjutnya akan menyebar melalui udara, dan akhirnya menyebabkan penularan kepada orang sekitar.

    Jika dibiarkan, infeksi TBC, atau tuberkulosis, lama kelamaan akan berkembang dan memengaruhi organ lainnya seperti ginjal, tulang belakang dan otak. Padahal, setelah pengobatan yang sesuai selama beberapa bulan, penderita TBC aktif umumnya akan mengalami perbaikan dan tidak lagi bersifat menular, bahkan dalam waktu 6 bulan infeksi TBC akan pulih. Oleh sebab itu, pastikan agar setiap penderita TBC mendapatkan pengobatan yang sesuai.

    Sebagai tambahan informasi, silahkan buka link berikut :
    http://meetdoctor.com/topic/tuberkolosis
    http://meetdoctor.com/article/gejala-tbc
    http://meetdoctor.com/article/melawan-tuberkulosis-dimulai-dari-diagnosis-akurat

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor.
    Semoga jawaban yang di berikan dapat bermanfaat untuk anda.

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat pagi,

    Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru (90%) dibandingkan bagian lain tubuh manusia.

    Mycobacterium tuberculosis merupakan penyebab dari TB paru. kuman ini bersifat aerob sehingga sebagian besar kuman menyerang jaringan yang memiliki konsentrasi tinggi seperti paru-paru. Kuman ini berbentuk batang, mempunyai
    sifat khusus yaitu tahan terhadap asam pada pewarnaan, oleh karena itu disebut sebagai Basil Tahan Asam (BTA). Kuman ini cepat mati dengan sinar matahari langsung, tetapi dapat bertahan hidup sampai beberapa jam di tempat yang gelap
    dan lembab. Dalam jaringan tubuh kuman ini dapat dorman (tertidur lama) selama beberapa tahun.

    Gejala utama penderita TB paru adalah batuk berdahak selama 2-3 minggu atau lebih. Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan
    menurun, malaise, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam meriang lebih dari satu bulan.

    Gejala-gejala tersebut diatas dapat dijumpai pula pada penyakit paru selain TB, seperti bronkiektasis, bronkitis kronis, asma, kanker paru, dan lain-lain.

    Sumber penularan adalah penderita TB BTA positif. Pada waktu batuk atau bersin, penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei).

    Pemeriksaan dahak mikroskopis.Pemeriksaan dahak berfungsi untuk menegakkan diagnosis, menilai keberhasilan pengobatan dan menentukan potensi penularan. Pemeriksaan dahak untuk penegakan diagnosis dilakukan dengan mengumpulkan 3 spesimen dahak yang dikumpulkan dalam dua hari kunjungan yang berurutan sewaktu-pagi-sewaktu

    Pemeriksaan darah Hasil pemeriksaan darah rutin kurang menunjukan indikator yang spesifik untuk Tb paru. Laju Endap Darah ( LED ) jam pertama dan jam kedua dibutuhkan. Data ini dapat di pakai sebagai indikator tingkat kestabilan keadaan nilai keseimbangan penderita, sehingga dapat digunakan untuk salah satu respon terhadap pengobatan penderita serta kemungkinan sebagai predeteksi tingkat penyembuhan penderita. Demikian pula kadar limfosit dapat menggambarkan daya tahan tubuh penderita. LED sering meningkat pada proses aktif, tetapi LED yang normal juga tidak menyingkirkan diagnosa TBC

    Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan standar adalah foto toraks PA. Pemeriksaan lain atas indikasi ialah foto lateral, top lordotik, oblik, CT-Scan.

    Tujuan Pengobatan TB paru yaitu untuk menyembuhkan penderita, mencegah kematian, mencegah kekambuhan, memutuskan rantai penularan dan mencegah terjadinya resistensi kuman terhadap OAT (Obat Anti Tuberkulosis). Jenis OAT terdiri dari Isoniazid (H), Rifampisin (R), Pirazinamid (Z),Etambutol (E) dan Streptomisin (S). Pengobatan TB diberikan dalam 2 tahap,
    yaitu tahap intensif dan lanjutan,

    Pada tahap intensif (awal) penderita mendapat obat setiap hari dan perlu diawasi secara langsung untuk mencegah terjadinya resistensi obat, bila pengobatan tahap intensif tersebut diberikan secara tepat, biasanya penderita menular menjadi tidak menular dalam kurun waktu 2 minggu, sebagian besar penderita TB BTA positif menjadi BTA negatif (konversi) dalam 2
    bulan.

    Pada tahap lanjutan penderita mendapat jenis obat lebih sedikit, namun dalam jangka waktu yang lebih lama, tahap lanjutan penting untuk membunuh kuman persister sehingga mencegah terjadinya kekambuhan.

    berikut artikel tentang TB
    http://meetdoctor.com/topic/tuberkolosis
    http://meetdoctor.com/mobile/article/tuberculosis-deteksi-sejak-dini
    http://meetdoctor.com/mobile/article/gejala-tbc
    http://meetdoctor.com/mobile/article/melawan-tuberkulosis-dimulai-dari-diagnosis-akurat

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda,

Anda punya pertanyaan seputar Empisema ?
Ask Doctor

Popular Article

Katarak tidak hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga bayi dan anak-anak Bisakah Katarak Terjadi Pada Anak dan Bayi? Gejala serangan jantung bisa dikenali, seperti rasa nyeri di dada dan punggung belakang Gejala Serangan Jantung yang Tidak Boleh Diabaikan