Profile
Hamil

informasi kesehatan ibu hamil, ngewe ibu hamil, Seputar ibu hamil

informasi kesehatan ibu hamil, ngewe ibu hamil, Seputar ibu hamil
Jakarta Selatan

Selamat siang dok, saat ini saya sedang mengandung usia 14 minggu, yang mau saya tanyakan adalah posisi yang baik untuk berhubungan suami istri sampai nti usia kehamilan 9 bln dan frekuensi berhubungannya brp kali dalam seminggu ? karena mengingat saya ada miom subserosum. Mohon jawaban dari Dokter. Trims

Answers

5 answers

  • dr. Aldika Akbar SpOG dr. Aldika Akbar SpOG Obstetri & Ginekologi (OBGYN)

    Berhubungan intim dalam kehamilan sebenarnya tidak menjadi masalah, dan diperbolehkan asal sebelumnya tidak ada riwayat flek2/perdarahan. Untuk posisi sebaiknya yang konvensional/konservatif (posisi missionaris) sehingga tidak melelahkan ibu dan menekan perut/kandungan. Frekuensi tidak ada acuan, silahkan sesuai keinginan dan kemampuan ibu dan suami.

  • Terimakasih dok atas jawabannya :)

  • Dear,


    Berhubungan pada saat kehamilan sangat dipengaruhi oleh kondisi kehamilan sendiri, bagi ibu2 yang pernah mengalami keguguran, plasenta letak rendah, dan terbukanya mulut rahim sebaiknya berkonsultasi dulu pada dokter kandungan anda.
    Namun jika tidak ada masalah pada kehamilan, hubungan intim boleh2 saja dilakukan dengan frekuensi yang tidak terlalu sering, 2x seminggu masih dibilang aman. Posisi yang baik adalah posisi ibu diatas atau miring kesamping pada saat berhubungan.


    Semoga membantu

  • dr. Didi Dewanto, SpOG dr. Didi Dewanto, SpOG Obstetri & Ginekologi (OBGYN)

    Selama tidak ada keluhan (kontraksi/nyeri perut, perdarahan dll) silakan Bu dipakai berhubungan tdk masalah. Pelan2 dahulu. Bila setelah hubungan ada flek/keluar darah, sebaiknya stop dulu utk tdk dipakai berhubungan badan

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat pagi,

    Apakah selama kehamilan ini, ada keluhan keluar darah dari jalan lahir. Jika ia, sebaiknya hubungan intim ditunda dulu, ditakutkan penyebab darah yang keluar adalah plasenta previa yaitu kondisi dimana plasenta menutupi jalan lahir.

    Juga jika sebelumnya ada riwayat ketuban pecah dini dan riwayat keguguran pada kehamilan sebelumnya, sebaiknya hubungan intim dihindari.

    Sebenarnya tidak ada larangan untuk berhubungan seksual semasa hamil. Hanya saja memang pasti ada risikonya. Risiko yang sering terjadi adalah flek, walau sangat jarang terjadi. Apalagi jika kehamilan sudah memasuki bulan ketiga, biasanya relatif aman untuk melakukan hubungan.

    Memang ada beberapa penelitian, tetapi hanya penelitian dalam skala kecil, yang mengatakan prostaglandin didalam sperma dapat menyebabkan kontraksi dari rahim. Sehingga pembuktian mengenai hal itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

    untuk tambahan informasi berikut artikelnya :
    http://meetdoctor.com/article/amankah-berhubungan-saat-hamil

    terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat untuk anda.

Anda punya pertanyaan seputar Hamil ?
Ask Doctor
Pengobatan ISPA dengan gejala ringan bisa dilakukan sendiri di rumah. Perawatan yang Tepat untuk ISPA Pengobatan ISPA dengan gejala ringan bisa dilakukan sendiri di rumah. Perawatan yang Tepat untuk ISPA