Profile
Kesehatan Seksual

apakah sperma yang keluar di bibir vagina bisa menyebabkan hamil?

apakah sperma yang keluar di bibir vagina bisa menyebabkan hamil?

Siang dok, saya berumur 18 tahun. Sayaa terakhir mens pada bulan april sekitar tanggal 10. Pada bulan mei saya telat mens 3 minggu tapi saya sudah merasakan gejala pms seperti payudara nyeri dan perut bagian bawah yang nyeri juga. Kemudian saya melakukan petting dengan pacar saya tanggal 23 mei (masih belum menstruasi) dan pacar saya tidak sengaja ejakulasi dan spermanya keluar tepat diatas vagina saya. Kemudian saya langsung membilas vagina saya berulang-ulang dan juga menggunakan sabun biasa. Hingga saat ini saya masih menunggu datangnya menstruasi. Apakah hal tersebut bisa terjadi kehamilan walaupun sudah saya bilas menggunakan sabun? Terima kasih.

Answers

1 answers

  • Halo, selamat siang
    Saya akan membantu menjawab pertanyaan anda

    Ketika seorang laki – laki dan wanita dewasa melakukan hubungan layaknya suami istri (intim). Hal ini dilakukan pada masa subur (Sel telur dalam tubuh wanita matang tiap periode tertentu pada tiap bulan. Sementara pria sepanjang waktu selalu memproduksi jutaan sperma) serta sperma masuk ke dalam sel telur. Namun dari sekitar 350 juta sperma yang diproduksi saat ejakulasi, hanya satu sperma yang berhasil membuahi sel telur. Umumnya sperma-sperma ini dapat berenang dengan kecepatan 2,5 cm tiap 15 menit. Beberapa sperma dapat menghabiskan waktu setengah hari untuk mencapai tujuan. Sementara sperma tercepat biasanya mencapai sel telur dalam waktu 45 menit.
    Kontraksi lembut pada rahim membantu sperma hidup dalam saluran reproduksi mencapai sel telur. Sperma-sperma akan melakukan perjalanan sepanjang kurang lebih 18 cm dari leher rahim ke tuba falopi di mana sel telur biasanya berada. Sperma pertama yang bertemu dengan sel telur akan berusaha menembus cangkang sel agar terjadi pembuahan.Pembuahan harus terjadi 24 jam setelah telur dihasilkan. Setelah salah satu sperma berhasil menembus cangkang telur, maka sel telur akan berubah bentuk dan menyebabkan sel sperma lain tidak bisa menembus cangkang telur. Sel telur yang sudah dibuahi kemudian akan menjadi zigot yang kemudian berkembang menjadi janin.
    Namun apabila sperma tidak menemukan sel telur yang dibuahi, mereka dapat bertahan di saluran kandung telur selama 7 hari setelah hubungan seksual. Jika dalam 7 hari tersebut wanita mengalami ovulasi, maka akan terjadi pembuahan. Pada tahap ini, materi genetis dalam sperma dan sel telur yang telah dibuahi atau zigot berkombinasi membentuk sel-sel baru. Sel-sel yang terbentuk kemudian akan menuruni tuba falopi menuju rahim. Dalam perjalanan menuju rahim, sel-sel tersebut terus membelah diri hingga menjadi lebih dari 100 sel saat tiba di rahim, menjadi embrio. Kehamilan baru akan terjadi ketika embrio telah menanamkan diri pada dinding rahim untuk kemudian berkembang. Proses ini disebut implantasi.
    Setelah terjadi pembuahan, muncul hormon chorionic gonadotropin (hCG) yang memberi nutrisi sel telur yang telah dibuahi untuk berkembang. hCG adalah hormon yang diproduksi di masa kehamilan oleh sel-sel pembentuk plasenta. Umumnya kadar hCG akan meningkat tiap 72 jam. Tingkatnya dapat dideteksi dengan pemeriksaan kadar darah sekitar 11 hari setelah pembuahan terjadi, atau 12-14 hari setelah pembuahan dengan tes urine. Kadar hCG mencapai puncaknya pada 8-11 minggu pertama masa kehamilan dan kemudian menurun pada sisa masa kehamilan.

    Saat seorang wanita sudah memasuki masa awal pubertas pasti mengalami menstruasi. Menstruasi adalah perubahan fisiologis/normal yang dialami wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi seperti estrogen dan progesteron. Siklus menstruasi dikatakan normal jika berada pada rentang 21-35 hari dengan lama sekitar 3-7 hari. Siklus haid yang di bawah maupun lebih dari 35 hari, dapat dikatakan siklus yang tidak teratur.
    Penyebab telat datang bulan yang dialami tiap perempuan berbeda-beda. Ada yang terjadi karena hal normal, namun ada pula yang mengalami keterlambatan akibat efek samping kontrasepsi dan juga karena kondisi kesehatan.

    Berikut beberapa penyebab telat menstruasi:
    1) Stres
    Kondisi ini bisa memengaruhi hormon Anda, mengubah rutinitas harian tubuh, serta berdampak pada bagian otak yang bertugas mengatur siklus menstruasi. Selain itu, stres juga bisa memicu penurunan atau kenaikan berat badan secara tiba-tiba yang dapat berdampak pada siklus menstruasi Anda.
    2) Berat badan tidak normal
    Kemungkinan Anda akan mengalami telat datang bulan jika memiliki berat badan yang terlalu rendah. Kondisi ini bisa mengubah cara kerja tubuh sehingga menghambat ovulasi.
    Biasanya, hal ini dialami oleh kalangan yang mengalami gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia. Hal sama terjadi jika Anda mengalami obesitas. Bobot tubuh berlebihan juga bisa menyebabkan perubahan hormon yang berdampak pada siklus menstruasi Anda. Jika keterlambatan menstruasi disebabkan oleh hal-hal tersebut, Anda tidak perlu mengonsumsi obat telat datang bulan. Cukup ubah pola hidup Anda menjadi lebih baik seperti menjauhi hal-hal yang membuat Anda stres dan mengonsumsi makanan dengan kadar gizi seimbang.
    3) Penyakit tiroid
    Kelenjar yang ditemukan di leher ini menghasilkan hormon tiroid yang mengontrol pertumbuhan dan metabolisme tubuh. Hormon tiroid juga memengaruhi kerja estrogen, salah satu hormon seksual sehingga siklus menstruasi pun ikut dipengaruhi.
    4) Sindrom ovarium polikistik
    Sindrom ini bisa menyebabkan tingginya tingkat hormon. Pengobatan yang sering direkomendasikan untuk mengatasi sindrom ovarium polikistik yaitu melakukan terapi hormon dengan mengonsumsi pil KB atau pil yang mengandung hormon progesteron.
    5) Tumor hipofisis
    Ini adalah kondisi ketika tumor jinak berkembang di kelenjar hipofisis atau pituitari (kelenjar di bawah otak). Adanya tumor tersebut dapat mengganggu keseimbangan hormon yang berperan dalam siklus menstruasi. Mengatasi hal tersebut diperlukan pemeriksaan secara lengkap seperti wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta penunjang untuk dapat memastikan diagnosa tersebut.

    Untuk mengetahui masa subur seorang wanita harus memiliki siklus haid yang teratur yaitu 28 hari. Pada 28 hari itu wanita memiliki tahapan sebagai berikut:
    • Tahap menstruasi: Berlangsung selama kira-kira lima hari.
    • Tahap Proliferasi: Masa ketika ovum dimatangkan di ovarium. Berlangsung sekitar sembilan hari.
    • Tahap Ovulasi: Waktu ovum yang telah matang lepas dari ovarium lalu menuju rahim. Ini yang disebut masa subur.
    • Tahap Sekretori: Adalah masa ketika ovarium memproduksi hormone progesterone untuk mempersiapkan rahim agar siap ditempeli zigot setelah terjadi masa pembuahan.

    Dan berdasarkan tanggal yaitu dengan Catat data haid selama 6-12 bulan terakhir lalu Kurangi 18 hari dari siklus haid tersingkat untuk menentukan awal masa suburnya serta Kurangi 18 hari dari siklus haid terpanjang untuk menentukan akhir masa subur.

    Metode Kalender Ogino-Knaus
    Metode ini digunakan bagi perempuan yang siklus haidnya tidak menentu. Langkah-langkahnya adalah:
    Catat data haid selama 6-12 bulan terakhir.
    Kurangi 18 hari dari siklus haid tersingkat untuk menentukan awal masa suburnya.
    Kurangi 18 hari dari siklus haid terpanjang untuk menentukan akhir masa subur.

    Contoh :
    Setelah kita catat selama 6-12 bulan terakhir, ternyata siklus terpanjang adalah 31 hari dan siklus terpendek 26 hari.
    Maka, 31 – 11 = 20. 26 – 18 = 8. Jadi, perkiraan masa subur berlangsung dari hari ke 8 sampai hari ke 20.

    Jadi walaupun sperma di keluarkan di luar pintu masuk jalan lahir, sperma masih bisa berenang masuk ke dalam jalan lahir ada kemungkinan terjadi kehamilan. Apalagi hal ini dilakukan pada masa subur (Sel telur dalam tubuh wanita matang tiap periode tertentu pada tiap bulan. Sementara pria sepanjang waktu selalu memproduksi jutaan sperma), kemungkinan bahwa mereka dapat bergerak ke lubang jalan lahir serta sperma masuk ke dalam sel telur. Umumnya sperma-sperma ini dapat berenang dengan kecepatan 2,5 cm tiap 15 menit. Beberapa sperma dapat menghabiskan waktu setengah hari untuk mencapai tujuan. Sementara sperma tercepat biasanya mencapai sel telur dalam waktu 45 menit. Sperma bisa hidup di luar tubuh 20 menit hingga satu jam.

    Sebagai tambahan informasi untuk Anda, dapat dibuka link berikut ini:
    http://meetdoctor.com/article/8-penyebab-siklus-menstruasi-tak-teratur
    http://meetdoctor.com/article/mempercepat-datangnya-haid-dengan-alami
    http://meetdoctor.com/article/makanan-sehat-saat-menstruasi
    http://meetdoctor.com/article/pms-ini-cara-mengatasinya
    http://meetdoctor.com/article/perhitungan-masa-subur
    http://meetdoctor.com/article/masa-subur-wanita

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Seksual ?
Ask Doctor
Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan nyeri kepala berdenyut yang umumnya hanya mengenai satu sisi kepala saja. Meski demikian, lama-kelamaan rasa sakit tersebut dapat menyebar ke dua sisi kepala. 5 Tanda Migrain yang Perlu Diwaspadai Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan nyeri kepala berdenyut yang umumnya hanya mengenai satu sisi kepala saja. Meski demikian, lama-kelamaan rasa sakit tersebut dapat menyebar ke dua sisi kepala. 5 Tanda Migrain yang Perlu Diwaspadai