Profile
Kesehatan Mata dan Pengelihatan

Apakah mata minus bisa disembuhkan?

Apakah mata minus bisa disembuhkan?
Banjarmasin

Mata saya sebelah kiri minus 150, dan mata saya yang kanan silinder. yang saya ingin tanyakan kedokter adalah, apakah mata saya bisa disembuhkan agar tidak minus lagi??? kalau iya bagaimana caranya?? Oh iya saya pernah menemukan informasi diinternet jika menggunakan kacamata vision maka mata minus akan berkurang??, apakah itu benar dok??

Answers

4 answers

  • dr. Alan Goni dr. Alan Goni Dokter Umum

    Tidak betul mengenai kacamata yang Anda sebutkan.

    Melalui operasi LASIK.

  • Ooo begitu ya dokter, ya memang sih beberapa bulan terakhir saya kurang memperhatikan kesehatan mata saya dan pekerjaan membuat saya menghabiskan banyak waktu lebih banyak didepan komputer.

    saya mau tanya lagi nih dokter, jika seandainya saya lebih memperhatikan kesehatan mata saya dengan mengurangi aktifitas seperti melihat layar monitor terlalu lama/ membaca kemudian juga menghindari kegiatan yang bisa merusak mata. Dan mengonsumsi makanan yang baik untuk mata seperti wortel. apakah bisa setidaknya mengurangi minus pada mata saya dok???

  • dr. Deffy Leksani dr. Deffy Leksani Dokter Umum

    Hallo, Selamat Siang.

    Mata yang minus disebut juga miopia merupakan gangguan pada mata yang sering dialami. Gejalanya adalah pandangan yang buram saat melihat benda jauh jaraknya sehingga seseorang cenderung memicingkan matanya agar terlihat lebih jelas.

    Miopia terjadi karena bayangan jatuh di depan retina sehingga mata tidak dapat memfokuskan bayangan dan penglihatan menjadi kabur. Untuk mengatasinya dokter akan menyarankan penggunaan lensa kontak maupun kaca mata. Cara lain adalah dengan operasi lasik sehingga tidak perlu menggunakan kaca mata.

    Anjuran untuk Anda:

    - Beri kesempatan pada mata Anda untuk beristirahat setelah seharian berada di depan komputer
    - konsumsi makanan bergizi tinggi, yang mengandung omega 3 seperti telur, ikan, buah dan sayuran
    - gunakan kaca mata dengan UV protector untuk menghindari mata dari kerusakan akibat sinar ultraviolet

    Sebagai tambahan informasi untuk anda, dapat dibuka link berikut ini : http://meetdoctor.com/article/cara-baru-mengatasi-mata-minus-dan-silindris

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang di berikan dapat bermanfaat untuk anda.

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat siang,

    Mata minus, plus, dan silindris dalam rentang nilai tertentu masih dianggap varian pertumbuhan normal.

    Sebenarnya 70% dari bayi yang baru lahir mata kondisi mata mereka adalah hipermetrop (mata plus), hal tersebut dikarenakan ukuran dari organ mata mereka yang masih kecil dan belum optimal.

    Seiring dengan proses tumbuh dan kembang, bola mata membesar dari 18 mm (ukuran bola mata pada bayi baru lahir) menjadi sekitar 24 mm (ukuran bola mata dewasa). Dalam proses perkembangan bola mata ini akan terjadi perkembangan pada kornea, lensa, dan tentunya panjang bola mata (diameter).

    Mata adalah alat optik, dimana bila terjadi keseimbangan pertumbuhan pada kornea, lensa, dan panjang bola mata akan mengakibatkan cahaya yang masuk kedalam mata difokuskan tepat di makula (bagian dari saraf mata retina yang berfungsi untuk melihat detail) agar seseorang dapat melihat dengan jelas.

    Tapi dalam kehidupan sehari-hari terdapat berbagai variasi pertumbuhan sehingga fokus jatuh tidak tepat pada makula dan mengakibatkan penglihatan menjadi buram. Agar dapat melihat dengan jelas, jatuhnya fokus tersebut harus digeser kembali tepat pada makula dengan menggunakan ALAT BANTU kacamata atau lensa kontak.

    Kondisi dimana seseorang memerlukan alat bantu agar dapat melihat dengan jelas dikenal dengan sebutan kelainan refraksi (minus, plus, dan silinder).

    Timbulnya kelainan refraksi lebih banyak dikarenakan pengaruh genetik dan tentunya ada pengaruh dari faktor lingkungan. kacamata BUKAN PEMICU bertambahnya nilai minus atau plus atau slinder.

    Vitamin TIDAK DAPAT MENGURANGI nilai kelainan refraksi tersebut, tapi lebih kepada menjaga kinerja saraf mata agar berfungsi optimal dan juga untuk fungsi pemeliharaan kesehatan mata saja.

    Terlebih lagi, pada manusia terdapat sebuah fase lonjakan pertumbuhan (growth spurt) yang berbeda pada anak laki-laki dan anak perempuan. Pada anak perempuan biasanya pada rentang 8 - 13 terjadi lonjakan pertumbuhan, dan prosesnya masih berlangsung hingga usia 17 tahun tapi dengan progresifitas yang jauh melambat dibandingkan dengan rentang usia yang disebutkan sebelumnya. Pada masa lonjakan pertumbuhan ini, ukuran kacamata dapat berubah-ubah, bisa bertambah, bisa berkurang, bisa timbul silinder, atau perubahan pada derajat posisi silindernya dan tidak dapat diprediksi.

    Jika anda tidak ingin memakai kacamata karena penampilan, dapat dipertimbangkan pemakaian lensa kontak. Harus diingat penglihatan yang jelas dan jernih adalah penting dalam kehidupan sehari-hari. Indera penglihatan memberikan 80% dari keseluruhan informasi (pada mereka yang tidak buta) yang masuk kedalam otak untuk menjalankan fungsi normal sehari-hari.

    Sehingga bila memang ada kelainan refraksi, walaupun ukurannya berubah-rubah, haruslah dibantu dengan ALAT BANTU kacamata atau lensa kontak agar dapat melihat dengan jelas.

    Kalaupun ingin bebas dari kacamata dan lensa kontak, dapat dipertimbangkan untuk prosedur LASIK. LASIK baru dapat dilakukan pada usia 18 tahun dan tentunya harus diperiksa dengan seksama terlebih dahulu oleh dokter mata.

    terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat untuk anda.

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Mata dan Pengelihatan ?
Ask Doctor
Cegah ISPA dengan menghentikan penyebaranny, pemberian vaksin, dan berhenti merokok. 4 Cara Cegah ISPA osteoporosis rentan terjadi pada perempuan yang kekurangan kalsium Osteoporosis dan Kesehatan Tulang