Profile
Alergi

Waspada! Ini Gejala Alergi pada Anak

Waspada! Ini Gejala Alergi pada Anak

Alergi adalah salah satu gangguan imunitas yang umum diderita oleh manusia di seluruh dunia, termasuk anak. DR. Dr. Zakiudin Munasir, SpA(K), Konsultan Alergi-Imunologi Anak dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)  mengatakan, angka kejadian penyakit dan risiko alergi di seluruh dunia meningkat, termasuk di Indonesia, disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya pola hidup masyarakat yang berubah sehingga menghasilkan lingkungan yang rentan menimbulkan penyakit alergi. Serta masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai alergi, seperti mengenali faktor risiko, gejala alergi dan kesalahan dalam menangani alergi anak. 

Selama ini alergi memang masih belum dianggap sebagai penyakit yang perlu penanganan serius. Padahal berbagai penelitian dan pengalaman ahli kesehatan telah membuktikan bahwa dampak alergi pada anak cukup besar, anak bisa menderita asma dan rhinitis di kemudian hari, serta meningkatnya risiko penyakit degeneratif. Belum lagi, dampak sosial yang ditimbulkan, seperti menurunnya prestasi belajar anak dan meningkatnya pengeluaran untuk kesehatan, begitu penjelasan dari DR. Dr. Herqutanto, MPH, MARS, Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 

Dari sekian banyak jenis alergi, alergi makanan merupakan salah satu masalah yang paling sering dialami oleh anak. Menurut Dr. Zaki, sekitar 20% anak pada satu tahun pertama mengalami reaksi terhadap makanan yang diberikan. Allergy & Asthma Foundation of America menyatakan bahwa alergi susu merupakan salah satu alergi makanan yang paling banyak terjadi pada anak-anak. 

Lebih jauh Dr. Zaki juga menjelaskan bahwa satu dari 25 anak di Indonesia menderita alergi protein susu, dengan gejala paling umum pada pernapasan (51,5%) dan kulit (48,7%). Sisanya gejala pada pencernaan (39,3%) dan gejala-gejala lain seperti pada mata dan susunan saraf pusat atau sakit kepala. Pemberian nutrisi awal kehidupan yang kurang tepat sesuai kondisi dan kebutuhan anak juga dapat meningkatkan risiko alergi. 

Beberapa gejala alergi yang perlu Anda waspadai, adalah sebagai berikut: 
Gejala alergi yang muncul pada sistem pernapasan: 
1. Sesak napas dan atau batuk yang bersifat kambuhan
2. Napas yang berbunyi
3. Pilek yang hilang timbul dengan lendir yang jernih
4. Bersin-bersin dan rasa gatal di hidung, langit-langit mulut atau telinga
5. Hidung tersumbat

Gejala alergi yang muncul pada kulit:
1. Kulit kemerahan, melenting berisi cairan, basah dan gatal
2. Lokasi lesi (daerah yang terpengaruh) umumnya di kedua sisi badan, dan cenderung simetris, misal kedua pipi, lengan atau kaki
3. Bentol merah berbentuk kubah
4. Pada tahap kronis, kulit menjadi tebal dan mengelupas. 

Gejala alergi yang muncul pada sistem pencernaan : 
1. Diare, sering disertai dengan darah dan lendir
2. Muntah atau kembung
3. Pada bayi muncul kolik atau sakit perut pada anak lebih besar
4. Jika gejala cukup berat bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan

Untuk memahami lebih jauh tentang alergi, faktor risiko, gejala dan penanganan yang tepat, serta tips lainnya, Anda bisa mengunjungi website alergianak.com. 

Anda punya pertanyaan seputar Alergi ?
Ask Doctor
Jerawat tidak hanya muncul di wajah, tapi juga di bokong. Menjaga kebersihan diri adalah salah satu cara mengatasinya. Cara Basmi Jerawat di Bokong Gondongan atau mumps atau parotits adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditandai dengan peradangan dan pembengkakan kelenjar ludah. Gondongan Bisa Dicegah Dengan Imunisasi