Profile
Kesehatan Mental

Usir Bad Mood dengan Makanan Ini

Usir Bad Mood dengan Makanan Ini

Makanan yang tepat dapat membuat tubuh sehat. Jiwa Anda pun akan mendapatkan keuntungan yang sama. Bicara soal mood, ada beberapa makanan yang justru malah memicu perasaan negatif ini. Sebut saja kafein, fast food, mentega, keju, gula, dan alkohol. Sebaliknya, makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral bisa menghilangkan stres, termasuk mood yang kurang baik.

Jadi, ketika Anda merasa bad mood karena bertengkar dengan pasangan, dimarahi bos, sedang hamil atau menstruasi, hingga kesal dengan teman, "luapkan" saja dengan menyantap makanan tertentu. Misalnya, makanan berbahan gandum karena memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah. Gandum akan melepaskan energi secara perlahan ke dalam aliran darah sehingga energi pada tubuh tidak cepat habis. Anda pun tidak cepat lelah dan bad mood. Kondisi gula darah yang terjaga juga akan membuat suasana hati menjadi stabil.

Selain gandum, berikut ini beberapa makanan yang bisa mengusir bad mood. Yuk, coba!

Sarden

Penelitian menunjukan bahawa orang yang kekurangan omega 3 lebih rentan terkena depresi dan bad mood. Omega 3 banyak terkandung dalam ikan salmon dan sarden. Makanan yang tinggi omega 3 akan menjaga otak tetap sehat dan memperbaiki mood dengan menjaga agar sel-sel otak lebih fleksibel sehingga dapat bekerja lebih efektif.

Anda bisa menyajikan sarden pada makan siang atau disajikan bersama roti gandum untuk sarapan. 

Pisang

Buah pisang mengandung asam amino, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, serat, kalium, zat besi, dan karbohidrat.

Karbohidrat dalam pisang dapat memperbaiki mood yang buruk dengan penyerapan triptofan di otak dan vitamin B6 dapat membantu mengubah triptofan untuk membuat suasana hati menjadi lebih baik. Triptofan juga bisa mencegah insomnia, depresi, dan kecemasan. Kadar serotin dalam pisang pun membantu memperbaiki suasana hati. 

Ayam

Mengonsumsi dada ayam dapat meningkatkan asupan asam amino (triptofan). Sama seperti pisang, triptofan digunakan untuk memproduksi serotin yang dapat memengaruhi suasana hati serta memproduksi hormon melatonin supaya pola tidur lebih baik. Kandungan asam amino lainnya dalam daging ayam adalah tirosin yang bisa mengurangi gejala depresi sekaligus memproduksi hormon adrenalin dengan fungsi serupa. 

Bayam

Kekurangan vitamin B sering dikaitkan dengan depresi. Mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam dan brokoli akan membantu menjaga suasana hati Anda agar tetap baik. Sayuran hijau juga bisa dikonsumsi dengan berbagai cara seperti sup, salad, atau tumisan. 

Yoghurt

Kekurangan vitamin D juga sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti depresi, osteoporosis, penyakit jantung, dan kanker.

Sumber terbaik vitamin D adalah sinar matahari sebab paparan sinarnya pada kulit memungkinkan tubuh memproduksi vitamin D. Maka, jika Anda ingin menghindari bad mood, makanlah makanan yang banyak mengandung vitamin D seperti yoghurt. Oh ya, kalsium juga dapat membantu menghilangkan stres dan kecemasan. 

Cokelat hitam

Siapa tak suka cokelat? Nah, selain enak, cokelat hitam atau dark chocolate dapat membantu meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. Sebuah penelitian mengatakan seseorang yang mengonsumsi cokelat hitam akan memiliki hormon stres yang rendah dan jarang cemas. 

Tiram

Tiram memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Misalnya, kandungan zinc dalam tiram bermanfaat dalam memproduksi energi dan kesehatan otak. Zinc juga bisa digunakan untuk penderita depresi. Tidak hanya itu, protein dalam tiram juga mengandung asam amino yang disebut tirosin. Alhasil, Anda pun terhindar dari bad mood. (DV)

Ditinjau oleh dr. Aria Wibowo

 
Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Mental ?
Ask Doctor
Jika Anda sedang menjalani program hamil dan melihat bercak darah kecokelatan di jadwal rutin menstruasi Anda, jangan buru-buru kecewa. Bercak Darah Seperti Haid, Pertanda Hamil? Jika Anda sedang menjalani program hamil dan melihat bercak darah kecokelatan di jadwal rutin menstruasi Anda, jangan buru-buru kecewa. Bercak Darah Seperti Haid, Pertanda Hamil?