Profile
batuk

Serba Serbi Batuk

Serba Serbi Batuk

Batuk sangat mengganggu. Kenali jenis batuk untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Batuk memang sangat mengganggu. Sebenarnya batuk merupakan suatu refleks protektif yang timbul untuk melegakan jalur pernapasan dari penggumpalan lendir dan benda asing lainnya yang mungkin masuk ke dalam pernapasan seperti debu maupun asap.

Namun, saat berkembang menjadi masalah kesehatan, batuk, baik berupa batuk kering maupun berdahak, dapat membuat napas sesak. Namun, tidak perlu khawatir karena kebanyakan keluhan batuk akan membaik dalam waktu tiga minggu. Untuk kondisi batuk yang ringan, Anda tidak memerlukan perawatan khusus, cukup dengan mengonsumsi ramuan tradisional seperti campuran madu dan lemon yang dapat meredakan batuk yang hanya terjadi secara singkat saja. Ya, jangan menganggap sepele madu dan lemon, karena khasiatnya bahkan lebih efektif dari obat-obatan batuk yang dijual bebas di pasaran.

Dalam mengobati batuk,  Anda terlebih dahulu mengenali jenis batuk yang Anda derita. Berbeda jenis batuk, berbeda pula pengobatan yang diberikan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa jenis batuk. 

1.Batuk kering
 Pada jenis batuk kering, rasa menggelitik dan gatal pada tenggorokan biasanya mendorong terjadinya batuk. Hal ini dapat terjadi karena adanya pembengkakan pada tenggorokan dan saluran pernapasan atas. Batuk kering terjadi tanpa adanya lendir yang terproduksi. Selain itu, flu dan demam dapat pula menyebabkan batuk kering karena peradangan yang terjadi di dalam tenggorokan dan pernapasan atas ditangkap oleh otak sebagai benda asing dan akhirnya timbullah impuls untuk menghilangkannya melalui batuk.

2. Batuk berdahak
Pada jenis batuk berdahak, terdapat lendir yang diproduksi di saluran pernapasan. Batuk merupakan reaksi yang tujuannya membantu membebaskan rasa sesak akibat penumpukan lendir dalam jalur pernapasan dan di dalam paru-paru.

Jika batuk berlangsung selama lebih dari tiga minggu setelah mengalami infeksi virus, atau jika batuk malah semakin memburuk diikuti dengan napas sesak, rasa sakit di area dada atau bahkan batuk sampai mengeluarkan darah, segeralah Anda berkonsultasi ke dokter untuk pemeriksaan yang lebih intensif.  Biasanya, jika terjadi masalah pada pernapasan Anda, dokter akan menganjurkan pada Anda untuk memeriksakan diri ke dokter paru-paru.

Berbagai tes yang mungkin dijalani untuk memeriksa penyebab batuk dapat berupa X-ray pada area dada untuk mendeteksi ada tidaknya infeksi dada. Dokter juga akan mengambil sampel lendir untuk diperiksa di laboratorium dan menentukan pengobatan yang tepat. Selain itu, dilakukan juga  pemeriksaan menggunakan spirometri (bernapas ke sebuah tabung yang tersambung ke mesin) untuk menentukan ada tidaknya gangguan pernapasan serta tes alergi.

Selain infeksi pernapasan akibat virus yang menyebabkan terjadinya batuk, ada juga beberapa penyebab lain yang perlu diwaspadai, seperti alergi, asma, penyakit paru obstruktif kronik (COPD), bronkitis kronis. Serta iritasi dan kerusakan pada mukosa saluran pernapasan akibat refluks cairan lambung atau refluks gastro-esophageal serta efek samping dari kebiasaan merokok. 

Sementara itu, kondisi batuk pada anak-anak perlu segera ditangani jika terus-menerus terjadi. Batuk yang terus-menerus terjadi dapat mengindikasikan adanya gangguan pernapasan yang serius. Pada anak-anak, orang tua juga perlu mewaspadai adanya batuk rejan, terutama pada balita dan bayi. Batuk rejan memiliki gejala berupa adanya batuk intens, serangan batuk mendadak, yang secara khas disertai tarikan napas panjang setiap usai batuk, muntah pada bayi dan balita serta adanya rasa lelah akibat batuk dan wajah kemerahan pada anak akibat tekanan yang timbul akibat batuk. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Nina Amelia Gunawan

Anda punya pertanyaan seputar batuk ?
Ask Doctor
 p>For most of you who do not know what it is multiple myeloma, it is one type of cancer that… Anticipating Multiple Myeloma  p>For most of you who do not know what it is multiple myeloma, it is one type of cancer that… Anticipating Multiple Myeloma