Profile
Asupan Makanan dan Diet

Perut Buncit Sulit Dikikis? Ini Penyebabnya

Perut Buncit Sulit Dikikis? Ini Penyebabnya

Tak hanya mengganggu penampilan, perut buncit juga menyimpan penyakit.

Perut buncit jadi masalah banyak orang. Tak hanya mengganggu penampilan, perut buncit juga menyimpan penyakit. Kelebihan lemak perut menyebabkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Berbagai upaya mungkin telah Anda lakukan untuk mengikis lemak perut namun tak kunjung berhasil. Apa yang salah? Mungkin Anda telah melakukan kesalahan-kesalahan seperti di bawah ini:

Hanya latihan kardio

Jika Anda hanya melakukan latihan kardio, ukuran pinggang Anda tidak akan berkurang. Anda perlu melakukan kombinasi latihan beban dan kekuatan karena akan meningkatkan massa otot, yang akan membantu tubuh membakar lebih banyak lemak. Otot membakar lebih banyak kalori dan dengan cara ini, Anda dapat membakar lebih banyak kalori sepanjang hari. Lakukan kombinasi latihan intensitas sedang selama 250 menit atau intensitas latihan selama 125 menit seminggu.

Latihan kurang keras

Untuk menghilangkan lemak perut Anda perlu meningkatkan latihan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Kedokteran dan Sains dalam Olahraga dan Latihan, orang-orang yang melakukan latihan berintensitas tinggi kehilangan lebih banyak lemak perut daripada mereka yang melakukan latihan intensitas rendah. Ini karena latihan intensitas tinggi membantu Anda membakar lebih banyak kalori dan itu membuat Anda mengerahkan seluruh tekanan tubuh ke dalamnya.

Minum minuman alkohol

Minuman beralkohol memiliki lebih banyak kalori daripada yang Anda bayangkan. Sekitar 153 kalori untuk 354 ml bir biasa. Jadi jika ingin perut buncit Anda terkikis, hilangkan kebiasaan minum Anda.

Hobi makan makanan olahan

Mengonsumsi banyak makanan olahan seperti roti, kerupuk dan chips, serta softdrink dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh dan mengandung banyak lemak jenuh. Makan lebih banyak sayuran, biji-bijian dan buah-buahan karena tinggi antioksidan dan anti-inflamasi yang benar-benar akan mencegah lemak perut. Konsumsi juga lemak baik seperti alpukat, biji bunga matahari dan ikan.

Meningkatnya usia

Ketika usia bertambah, maka tingkat metabolisme tubuh juga menurun. Dan perlu Anda pahami bahwa berat badan setelah menopause adalah umum karena melambatnya produksi hormon estrogen dan progesteron. Berbeda dengan kedua hormon tersebut, penurunan hormon testosteron berlangsung lebih lambat. Pergeseran hormon ini lah yang menimbulkan lemak perut.

Terlalu banyak tekanan

Stress dapat mempersulit Anda karena hormon stres kortisol dapat memicu penumpukan lemak dalam tubuh. Konsentrasi kortisol yang berlebihan, mencegah pembakaran lemak, terutama di bagian perut. Kondisi ini bisa merusak jaringan otot.

Tidur kurang

Tidur kurang merupakan salah satu alasan mengapa orang dewasa selalu memiliki perut buncit. Tidur selama lima hingga enam jam setiap hari akan membuat Anda bertambah gemuk. Orang dewasa harus tidur tujuh sampai delapan jam setiap malam, seperti yang disarankan oleh National Institutes of Health.

 

Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya

Anda punya pertanyaan seputar Asupan Makanan dan Diet ?
Ask Doctor
Sakit maag datang dengan gejala yang berbeda pada setiap orang. Kenali gejalamu agar kamu dapat menangani dan mengobatinya segera. Sakit Maag, Ini Gejalanya Kematian mendadak pada usia produktif disebabkan oleh serangan jantung Penyebab Kematian Mendadak pada Usia Produktif