Profile
Hamil

Perawatan Kecantikan Selama Masa Kehamilan

Perawatan Kecantikan Selama Masa Kehamilan

Perawatan kecantikan dari ujung kepala hingga ujung kaki tidak bisa dipisahkan dari kodrat para wanita, bahkan selama masa kehamilan. Namun dengan banyaknya berbagai produk kecantikan yang mengandung bahan kimia berbahaya, melakukan perawatan kecantikan juga menjadi hal yang harus diwaspadai. 

Berikut ini tiga jenis perawatan kecantikan yang cukup akrab dengan para wanita dan bagaimana dampaknya terhadap wanita yang sedang hamil.

1. Perawatan manikur dan pedikur
Perawatan kuku termasuk aman dilakukan oleh ibu hamil. Walaupun melibatkan bahan kimia, tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa cat kuku berbahaya bagi janin di dalam kandungan. Bahkan, perawatan pedikur sangat berguna dan membantu wanita yang sedang hamil besar karena merapikan sendiri kuku kaki bisa menjadi sangat sulit. 

Dalam perawatan kuku, yang menjadi musuh wanita lebih kepada aroma dari cat kuku yang sangat menyengat. Dengan kondisi indera penciuman wanita yang semakin sensitif, aroma cat kuku dapat membuat wanita merasa mual. Atasi dengan mengecat kuku di ruangan dengan ventilasi yang cukup. Sebisa mungkin hindari penggunaan aseton untuk menghapus cat kuku karena terdapat kandungan kimia yang kurang baik bagi kesehatan wanita. 


2. Perawatan wajah atau facial
Saat perawatan yang dilakukan hanya berpusat pada wajah saja, facial tidak berbahaya bagi wanita yang sedang mengandung. Membungkus wajah dengan handuk hangat dan tidak melakukan apa-apa pada tubuh yang sedang mengandung adalah hal yang aman.

Hal yang perlu diwaspadai oleh wanita adalah adanya tingkat kesensitifan kulit yang tinggi selama masa kehamilan. Karena itu, dalam melakukan facial, mintalah orang yang merawat wajah wanita untuk lebih berhati-hati.


3. Botox
Botox yang kadang jadi pilihan wanita untuk mempertahankan kulit wajah tetap awet muda  juga termasuk aman untuk wanita yang sedang hamil. Namun, botox bukanlah perawatan kecantikan yang diperlukan bagi ibu hamil. Adanya jumlah cairan tubuh yang meningkat selama kehamilan sudah cukup untuk membuat wajah segar, lembab, dan elastis, sehingga perawatan botox tidak mempunyai manfaat tertentu. 

Walaupun botox tidak mempunyai efek berbahaya apapun, lebih baik bagi wanita untuk menunda perawatan botox hingga sesudah kehamilan untuk menjaga diri dari kemungkinan apapun yang dapat terjadi. (PA)


Ditinjau oleh: dr. Nina Amelia Gunawan

 

Anda punya pertanyaan seputar Hamil ?
Ask Doctor
Angka bunuh diri terjadi hampir dua kali lipat lebih sering daripada pembunuhan. Mereka yang depresi dan penderita bipolar rentan melakukan bunuh diri. Penderita Bipolar Rentan Melakukan Bunuh Diri Perawatan payudara tidak hanya dilakukan pada ibu menyusui, tapi perlu dilakukan sejak bayi dalam kandungan. Perawatan Payudara untuk Ibu Hamil