Profile
Kesehatan Mata dan Pengelihatan

Penyebab Mata Menguning

Penyebab Mata Menguning

Bagian putih mata yang berubah warna menjadi kuning atau sclerae icterus merupakan pertanda utama adanya kondisi penyakit kuning atau jaundice yang disebabkan oleh penumpukan bilirubin dalam darah. Bilirubin sendiri merupakan pigmen warna kuning yang dihasilkan oleh pemecahan sel darah merah yang sudah berusia tua. Bilirubin normalnya diproses oleh liver sebelum dilepaskan ke dalam usus dalam bentuk empedu sebelum dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk feses.

Mata yang putihnya berubah kekuningan disertai dengan kulit yang kekuningan dapat terjadi ketika bilirubin menumpuk karena adanya kondisi penyakit tertentu yang diderita berhubungan dengan kondisi liver yang mengalami kerusakan atau disfungsi lainnya, atau adanya penyumbatan saluran empedu sehingga timbul reaksi kuning pada bagian putih mata dan pada kulit.

Penyakit liver yang dapat menyebabkan kondisi kuning ini meliputi hepatitis dan sirosis, serta beberapa jenis penyakit darah seperti hemolytic anemia, juga dapat menyebabkan bertambahnya produksi bilirubin. Kondisi mata menguning yang disertai dengan rasa lelah atau kondisi yang tidak responsif, kebingungan, sesak napas atau perubahan kesadaran seseorang harus segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan karena bisa jadi hal ini disebabkan oleh adanya kondisi over dosis obat atau konsusmi bahan beracun.

Gejala lain yang menemani kondisi mata menguning biasanya beragam dan terjadi berdasarkan adanya penyakit tertentu yang tengah diderita. Gejala-gejala yang dapat menemani kondisi bagian putih mata menguning antara lain:

  1. Rasa sakit pada perut
  2. Air seni berwarna kehitaman atau kecokelatan
  3. Gejala menyerupai flu, seperti adanya rasa lelah, demam, sakit pada tenggorokan, sakit kepala, batuk, rasa sakit di seluruh tubuh dan rasa sakit
  4. Gatal pada kulit
  5. Rasa tidak enak badan
  6. Rasa mual, muntah dan diare
  7. Warna feses yang pucat dan seperti warna tanah liat
  8. Selera makan yang menurun
  9. Berat badan yang menurun drastis
  10. Rasa lemas

Jika gejala mulai berkembang menjadi gejala serius seperti adanya pendarahan dalam bentuk muntah darah atau dari anus, kesadaran yang terganggu dan pingsan, terjadi kebingungan, lemas, sesak, tidak mudah terbangun, jumlah feses dan urin yang berkurang, tidak responsive dan gejala lainnya yang serupa, maka kondisi yang Anda derita dapat mengindikasikan keadaan yang cukup parah.

Beberapa komplikasi penyakit kuning yang harus diwaspadai pada orang tua maupun bayi baru lahir meliputi:

  • Kondisi ascites
  • Kondisi esophageal varices
  • Kondisi hepatic encephalopathy
  • Gagal ginjal
  • Kondisi portal hypertension

 

Ditinjau oleh: dr. Deffy Leksani Anggar Sari

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Mata dan Pengelihatan ?
Ask Doctor
Katarak tidak hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga bayi dan anak-anak Bisakah Katarak Terjadi Pada Anak dan Bayi? Gejala serangan jantung bisa dikenali, seperti rasa nyeri di dada dan punggung belakang Gejala Serangan Jantung yang Tidak Boleh Diabaikan