Profile
Penyakit Jantung

Penyebab Kematian Mendadak pada Usia Produktif

Penyebab Kematian Mendadak pada Usia Produktif

Kematian mendadak pada usia produktif disebabkan oleh serangan jantung

Sebagian besar kematian karena serangan jantung terjadi pada mereka yang berusia lanjut, terutamanya mereka yang menderita penyakit arteri koroner. Namun, orang yang berusia produktif, di bawah 35 tahun pun tidak sedikit yang mengalami hal yang sama. Biasanya terjadi ketika sedang mengalami aktivitas fisik yang berat, seperti olahraga dan kebanyakan dialami oleh pria. 

Penyebab kematian mendadak karena serangan jantung pada mereka yang masih berusia produktif, dapat bervariasi. Paling sering karena kelainan jantung. Dengan berbagai alasan, sesuatu menyebabkan jantung berdegup tak terkendali, yang dalam istilah medisnya disebut fibrilasi ventrikel.

Beberapa penyebab spesifik kematian jantung mendadak yang terjadi,meliputi:

Hypertrophic cardiomyopathy (HCM)

Kondisi tersebut biasanya disebabkan garis keturunan. Pada kondisi ini, dinding otot jantung menebal. Otot yang menebal tersebut dapat mengganggu sistem listrik yang ada di jantung, yang menyebabkan detak jantung berdegup tidak teratur (aritmia) yang dapat sebabkan kematian mendadak.

Kardiomiopati hipertrofik

Kondisi ini penyebab paling umum kematian mendadak pada mereka berusia di bawah 30 tahun. Ini adalah penyebab kematian yang teridentifikasi banyak terjadi pada atlet. HCM sering tidak terdeteksi.

Abnormalitas arteri koroner

Ada beberapa individu yang terlahir dengan arteri jantung (arteri koroner) yang terhubung secara tidak normal. Arteri menjadi terkompresi selama latihan dan tidak memberikan aliran darah yang tepat ke jantung.

Long QT Syndrome

Kelainan jantung yang menyebabkan detak jantung menjadi kacau, atau berdetak terlalu cepat, yang seringkali membuat penderitanya pingsan tiba-tiba. Orang dengan sindrom QT memiliki peningkatan risiko kematian mendadak, dan kebanyakan adalah usia produktif.

Penyebab lain adalah kelainan struktural jantung seperti penyakit jantung karena cacat bawaan (kelainan kongenital), dan kelainan otot jantung. Penyebab lainnya termasuk radang otot jantung, yang dapat disebabkan oleh virus. Selain sindrom QT, kelainan lain seperti sindrom Brugada, juga dapat sebabkan kematian mendadak.

Commotio cordis, adalah penyebab yang langka untuk kematian mendadak. Bisa terjadi karena  pukulan tumpul di area dada. Pukulan ke dada dapat memicu fibrilasi ventrikular, yang sebabkan gangguan pada siklus jantung.

Gejala serangan jantung mendadak

Banyak sekali kematian tiba-tiba yang terjadi tanpa peringatan. Berikut indikasi yang perlu kita perhatikan:

-Pingsan yang tidak dapat dijelaskan (sinkop). Jika ini terjadi selama aktivitas fisik, itu bisa menjadi pertanda bahwa ada masalah pada jantung.

-Turunan penyakit cacat jantung. Adanya riwayat keluarga.

-Sesak napas atau nyeri dada bisa, menunjukkan bahwa Anda berisiko mengalami kematian mendadak. Hal ini juga dapat menunjukkan masalah kesehatan lainnya,seperti asma.

Siapa-siapa saja yang berisiko

Beberapa negara seperti Italia melakukan pemeriksaan dengan elektrokardiogram (ECG atau EKG), yang merekam sinyal-sinyal listrik di jantung pada mereka yang berusia produktif. Namun, jenis skrining ini mahal dan dapat menghasilkan hasil positif palsu yang dapat menyebabkan kekhawatiran. Bagi siapa saja dengan riwayat keluarga atau faktor risiko untuk kondisi yang menyebabkan kematian jantung mendadak, skrining lebih lanjut dianjurkan.

Haruskah mereka yang memiliki cacat jantung menghindari aktivitas fisik/olahraga berlebih?

Jika Anda berisiko, bicarakan dengan dokter Anda tentang aktivitas fisik yang Anda geluti. Apakah Anda dapat berpartisipasi dalam olahraga tersebut. Untuk beberapa gangguan, seperti kardiomiopati hipertrofik, disarankan agar menghindari olahraga kompetitif. Jika Anda memiliki ICD, Anda harus menghindari olahraga yang seperti apa dan bicarakan dengan dokter tentang pembatasan aktivitas Anda.

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

 

 

Anda punya pertanyaan seputar Penyakit Jantung ?
Ask Doctor
Leukemia adalah penyakit yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Saat ini belum diketahiui penyebabnya, namun kamu bisa tau gejalanya Gejala Leukemia yang Tidak Boleh Diabaikan Darah tinggi adalah penyakit yang ditakuti banyak orang karena membahayakan tapi sering kali tidak menimbulkan gejala. Ini beberapa obat anjuran Dokter. Obat Darah Tinggi yang Perlu Anda Tahu