Profile
Kesehatan Mata dan Pengelihatan

Operasi Kantung Mata

Operasi Kantung Mata

Kembalikan elastisitas kulit serta kencangkan otot-otot di sekitar mata.

Kantung mata merupakan masalah banyak perempuan. Sebenarnya, kehilangan elastisitas kulit serta kendurnya otot-otot di sekitar wajah terutama di bagian sekeliling mata merupakan hal yang normal terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Lipatan kulit yang semakin kendur di bagian atas kelopak mata dan semakin mencekung dan bertambah dalam di bawah lipatan mata, tidak lagi sanggup menampung lemak di bawah mata sehingga menyebabkan timbulnya tampilan berkantung. Kantung mata ini akan semakin terlihat buruk dengan adanya paparan sinar matahari, asap dan  faktor keturunan. Akhirnya, tampilan wajah Anda pun menjadi lelah dan lebih tua dari usia Anda. 

Untuk mengatasi kondisi mata berkantung ini, operasi blepharoplasty untuk kantung mata dapat menjadi alternatif pilihan. Perlu diingat bahwa operasi kantung mata ini tidak akan menghilangkan lingkaran hitam di sekitar mata Anda maupun keriput karena pertambahan usia, dan hal ini hanya akan berfokus pada memperbaiki kondisi kantung mata.

Blepharoplasty sendiri memiliki tiga jenis pilihan untuk operasi kantung mata, seperti:
• Upper blepharoplasty, untuk mengatasi kelopak mata atas yang semakin berkantung dan bergelambir
• Lower blepharoplasty, untuk mengangkat dan memperbaiki kantung mata
• Upper and lower blepharoplasty, yang merupakan kombinasi keduanya


Prosedur blepharoplasty sendiri akan meliputi konsultasi sebelum operasi untuk mengetahui tindakan apa saja yang akan dilakukan oleh dokter Anda selama operasi sehingga Anda dapat mengetahui apa yang akan Anda hadapi. Jika bius lokal yang digunakan dalam prosedur ini, maka biasanya Anda diperbolehkan untuk langsung pulang setelah operasi selesai. Luka sayatan akan dilakukan di sepanjang garis alami yang membentuk kantung mata sehingga bekas lukanya akan terletak tepat di lipatan pada mata. Lemak dan kulit berlebih akan diangkat dan luka sayatan kemudian ditutup. 


Setelah dioperasi, area sekitar bekas operasi akan membengkak dan memar, dan Anda kemungkinan akan diharuskan memakai plester steril untuk menutup bekas jahitan. Pemberian salep akan diberikan oleh dokter yang mengoperasi Anda untuk mencegah mata Anda mongering dan mencegah terjadinya infeksi.

Ditinjau oleh: dr. Deffy Leksani Anggar Sari

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Mata dan Pengelihatan ?
Ask Doctor
Katarak tidak hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga bayi dan anak-anak Bisakah Katarak Terjadi Pada Anak dan Bayi? Gejala serangan jantung bisa dikenali, seperti rasa nyeri di dada dan punggung belakang Gejala Serangan Jantung yang Tidak Boleh Diabaikan