Profile
Gigi & Kesehatan Mulut

Mengatasi Gigi Berlubang

Mengatasi Gigi Berlubang

Masalah gigi berlubang atau karies gigi dialami oleh hampir 89 persen anak-anak di bawah usia 12 tahun di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kebersihan gigi yang kurang dijaga dan kegemaran mengonsumsi makanan manis dan lengket.Biasanya gigi berlubang dibiarkan sehingga membusuk. Jadi sudah terlambat saat ke dokter gigi karena infeksinya sudah dalam dan harus dicabut.

Gigi busuk bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh keseluruhan. Gigi merupakan salah satu dari bagian sistem pencernaan. Bila ada gangguan, maka makanan tidak bisa dikunyah dengan baik sehingga lambung dan usus bekerja lebih keras.

Untuk mencegah gigi berlubang ,beberapa kiat yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Mengurangi makanan lengket seperti cokelat, dodol, permen dll.
     
  • Rajin sikat gigi. Lakukan tiap selesai makan atau minimal 2 kali sehari yakni pagi dan malam hari menjelang tidur. Jika kita tidak sikat gigi, sisa makanan selama 24 jam akan berubah menjadi asam. Asam ini menjadi media bagi kuman untuk berkembang.
     
  • Gunakan sikat gigi yang lurus sesuai usia kita dan berbulu lembut.
     
  • Sikat gigi dengan pasta gigi.
     
  • Sebelum sikat gigi, berkumur terlebih dahulu untuk melembabkan gusi.

     

  • Teknik sikat gigi mulai dari gigi belakang bawah dengan gerakan dari arah leher gigi menuju arah tumbuh gigi dengan gerakan naik turun. Lanjutkan bagian luar antara pipi dalam dan bagian dalam antara lidah dan gigi, diteruskan pada bagian depan gigi bawah dengan gerakan naik turun juga dari leher gigi menuju bagian atas gigi. Teruskan bagian dalam dan luar gigi menuju bagian oclusol(bagian mengunyah) dengan gerakan maju mundur. Lakukan sama pada rahang atas dan bawah.
     
  • Setelah itu berkumur untuk membersihkan sisa-sisa kotoran. Sikat gigi harus diganti jika bulu sikat udah rontok, rusak atau melebar sehingga tidak nyaman atau tidak efektif lagi digunakan sebagai sikat gigi.
     
  • Tidak semua bagian gigi bisa tersapu bersih dengan sikat gigi, karena itu pemakaian benang gigi (dental floss)perlu untuk membersihkan daerah yang sulit dijangkau oleh sikat gigi terutama daerah antara gigi (interdental). Gunakan benang gigi khusus bukan benang jahit.
     
  • Bersihkan karang gigi dan lakukan pemeriksaan gigi rutin tiap 6 bulan. 
Anda punya pertanyaan seputar Gigi & Kesehatan Mulut ?
Ask Doctor
 p>For most of you who do not know what it is multiple myeloma, it is one type of cancer that… Anticipating Multiple Myeloma  p>For most of you who do not know what it is multiple myeloma, it is one type of cancer that… Anticipating Multiple Myeloma