Profile
Kesehatan Wanita

Masa Subur Wanita

Masa Subur Wanita

Masa subur wanita adalah penanda di mana kemungkinan terjadinya kehamilan lebih besar dan pembuahan cenderung lebih memiliki tingkat kesuksesan yang tinggi. Masa subur wanita sangat berguna bagi pasangan suami istri yang ingin hamil. Oleh karena itu, tak heran bila pasangan suami istri biasanya merencanakan berhubungan badan agar sesuai dan tepat di masa subur wanita. 

Masa subur wanita biasanya terjadi di antara hari ke-11 dan hari ke-14 pada siklus menstruasi yang rata-rata berlangsung selama 28 hari. Saat itulah, ovulasi atau proses pelepasan sel telur ke dalam rahim terjadi. Inilah mengapa, suami istri yang sedang berusaha hamil kerap berhubungan badan di antara hari ke-7 hingga hari ke-20 dari siklus menstruasi wanita. 

Nah, fakta mengenai proses pembuahan ini dapat membantu Anda menentukan masa subur wanita.

  • Sperma sanggup bertahan hidup pada tubuh wanita selama 3 – 5 hari.

  • Sel telur yang dilepaskan hanya sanggup bertahan hidup selama 4 – 12 jam.
  • Kemungkinan kehamilan paling tinggi adalah saat sel telur dan sperma bertemu dalam 4 – 6 jam ketika ovulasi berlangsung.

Cara menghitung masa subur wanita yang memiliki gangguan siklus menstruasi adalah melakukan pengukuran hormon LH (luteinizing hormone) pada urine wanita. Alat yang digunakan adalah alat tes masa subur yang bisa dibeli di apotek.

Alat tes masa subur akan menghitung siklus menstruasi normal. Jika siklus menstruasi terjadi setiap 28 hari sekali, maka tes perlu dilakukan di hari ke-11 (hari ke-11 dari dimulainya haid). 

Di dalam alat tes masa subur, terdapat 5 – 7 alat yang dapat digunakan selama beberapa hari. Anda harus buang air kecil di atas alat atau mencelupkan urine yang sudah dikumpulkan di wadah steril. Alat tes akan berubah menjadi warna tertentu dengan lambang positif (+) jika terjadi peningkatan pada kadar hormon LH. Ini berarti Anda akan memasuki masa ovulasi dalam 24 – 36 jam berikutnya.


Namun tidak semua wanita pasti mengalami hal ini. Oleh karena itu, lakukan tes secara teratur untuk mengetahui hari-hari di mana hormon LH meningkat dan ovulasi siap terjadi. 

Selain alat tes masa subur, Anda bisa mengetahui masa subur wanita dengan cara ini mengevaluasi cairan serviks. Inilah perubahan yang akan terjadi:

  • Cairan serviks melindungi dan membantu sperma berenang mencapai rahim dan tuba fallopii. Perubahan pada cairan serviks akan terjadi saat tubuh wanita siap berovulasi atau melepaskan sel telur. Inilah perubahan pada cairan serviks yang mesti Anda amati sebagai cara mengetahui masa subur:
  • Tidak akan ada cairan serviks yang keluar memasuki periode menstruasi.

  • Setelah periode menstruasi berakhir, vagina terasa kering.
  • Cairan kemudian akan berubah lengket seperti karet.
  • Lalu cairan akan berubah lagi menjadi sangat basah dan berwarna putih. Inilah cairan serviks yang menunjukkan masa subur wanita. 
  • Cairan lalu akan menjadi licin, kental, dan jernih seperti putih telur, yang menunjukkan masa subur wanita pada masa tertinggi.
  • Setelah ovulasi terjadi, vagina kembali mengering di mana cairan serviks akan menjadi lebih tebal seperti karet.

Anda bisa mengetahui masa subur wanita dengan meraba cairan di bagian ujung bawah vagina. Masukkan jempol dan telunjuk bersamaan, jika cairannya lengket dan tertarik ke ujung yang berlawanan saat jempol dan jari telunjuk dipisahkan, hal ini berarti masa ovulasi akan terjadi sebentar lagi. (PA)

Ditinjau oleh dr. Fransisca Alvionita

 

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Wanita ?
Ask Doctor
Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan nyeri kepala berdenyut yang umumnya hanya mengenai satu sisi kepala saja. Meski demikian, lama-kelamaan rasa sakit tersebut dapat menyebar ke dua sisi kepala. 5 Tanda Migrain yang Perlu Diwaspadai Jumlah kematian yang berhubungan dengan rokok meningkat drastis. Dampak rokok sangat besar terhadap kesehatan. Waspada Bahaya Rokok