Profile
Nutricoach

Makanan yang Harus Dihindari Saat Menyusui

Makanan yang Harus Dihindari Saat Menyusui

Makanan yang Harus Dihindari Saat Menyusui

Pada saat periode menyusui, selain memperhatikan kecukupan gizi, ibu juga harus mewaspadai konsumsi makanan dan minuman tertentu yang dapat memberikan dampak kurang baik bagi bayi. Dampak yang mudah terlihat pada bayi misalnya gangguan pola tidur serta perilaku bayi yang lebih rewel dan gelisah dari biasanya. 

Kafein yang terdapat dalam kopi, teh, dan beberapa minuman energi dalam kemasan dapat masuk ke dalam ASI. Meskipun dikatakan bahwa kafein masih aman dikonsumsi hingga 200 mg per hari atau setara dengan 2 cangkir kopi, namun sebaiknya tetap batasi konsumsi kopi, teh, maupun minuman kemasan yang mengandung kafein. Setidaknya ibu dapat mengonsumsi kafein setelah menyusui atau 4 jam sebelum menyusui untuk meminimalkan efeknya terhadap si kecil.

Adanya zat teobromin pada coklat juga dapat menyebabkan iritabilitas (bayi tampak gelisah) serta peningkatan motilitas usus bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan oleh ibu (lebih dari 500 mL minuman coklat per hari). Ibu menyusui juga sebaiknya menghindari konsumsi alkohol atau setidaknya minuman beralkohol dikonsumsi setelah menyusui atau 4 jam sebelum menyusui untuk meminimalkan efek terhadap bayi. Mengonsumsi alkohol lebih dari 2 sajian per hari secara teratur dapat memberikan efek buruk pada bayi dan dapat menyebabkan drowsiness, kelemahan, dan peningkatan berat badan yang tidak normal pada bayi.

Secara umum tidak ada pantangan bagi ibu menyusui, namun ada baiknya ibu selalu membuat catatan mengenai makanan dan minuman apa saja yang kira-kira memberikan dampak pada bayinya. Buatlah suatu food journal yang mencakup makanan dan minuman yang dikonsumsi termasuk saat mengonsumsinya dan gejala yang diperlihatkan oleh bayi misalnya bayi menjadi gelisah dan rewel, sering terbangun dari tidur, diare, dan bahkan buang air besar berdarah. Bawalah food journal ini ke dokter Anda untuk mendiskusikannya lebih lanjut apakah memang makanan atau minuman dalam daftar tersebut dapat berdampak terhadap bayi Anda.

(dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, SpGK)

Referensi:

  1. Your guide to breastfeeding. US Department of Health and Human Services, Office on Women’s Health, 2011.
  2. Santos IS, Matijasevich A, Domingues MR. Maternal caffeine consumption and infant nighttime waking: Prospective Cohort Study. Pediatrics, 2012.
  3. Scientific Opinion on the safety of caffeine. European Food Safety Authority. 2015
Anda punya pertanyaan seputar Nutricoach ?
Ask Doctor
pneumonia adalah istilah umum untuk infeksi paru-paru dengan gejala batuk dan demam. Gejala Pneumonia Pada Bayi yang Perlu Anda Waspadai Kanker payudara sangat menakutkan. Menjaga berat badan, salah satu cara untuk meminimalkan risikonya Tiga Langkah Mudah Kurangi Risiko Kanker Payudara