Profile
Kanker

Kurangi Risiko Kanker Dengan 6 Perubahan Gaya Hidup Ini

Kurangi Risiko Kanker Dengan 6 Perubahan Gaya Hidup Ini

Kanker adalah penyakit yang paling ditakuti, perubahan gaya hidup bisa mencegah kanker

Kanker adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti. Beberapa orang menyamakan diagnosis kanker dengan hukuman mati, meski sebenarnya saat ini sudah ada banyak pengobatan yang efektif untuk melawan kanker. 
 
Namun, seberapa pun efektifnya suatu pengobatan terhadap kanker, kita semua pasti sepakat bahwa pencegahan terhadap penyakit ini tetaplah yang terbaik. Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari bisa menjadi pengingat tentang pentingnya gaya hidup sehat. Yuk, mulailah mengadopsi gaya hidup sehat untuk mencegah kanker: 
 
1. Berhenti merokok
Tidak ada keraguan di kalangan profesional medis bahwa berhenti merokok adalah hal terpenting untuk mencegah semua jenis kanker. Perokok memiliki risiko tinggi terkena kanker paru-paru. Namun kebiasaan buruk ini juga terkait erat dengan banyak jenis kanker lain. Bagi yang sudah telanjur kecanduan, berhenti merokok bukanlah hal yang mudah. Tapi bukan juga mereka boleh berhenti berusaha. Para perokok bisa mencoba melakukan:
 
• Terapi pengganti nikotin seperti makan permen karet atau permen pelega tenggorokan.
• Minta bantuan terapis atau konselor yang terlatih sudah banyak membantu orang berhenti merokok
• Mencoba terapi hipnosis
 
2. Hindari "Sitting Disease"
Yang dimaksud sitting desease adalah gaya hidup malas-malasan atau terlalu banyak menghabiskan waktu untuk duduk,entah duduk sambil menonton TV, membaca buku atau hanya bersantai. Ada beberapa penelitian yang mengatakan bahwa gaya hidup yang tidak aktif dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara, usus besar, dan indung telur. Supaya kanker menjauh, Anda dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup aktif seperti memerbanyak jalan kaki, olahraga teratur atau menjalankan hobi yang memerlukan banyak gerak seperti dansa dan berkebun.
  
3. Pola Makan Sehat
Nutrisi adalah bagian penting dari gaya hidup sehat dan memiliki implikasi dalam mengurangi kemungkinan terkena kanker. Perbanyaklah makan buah dan sayuran segar serta makanan nabati lainnya seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Batasi konsumsi daging olahan.Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengategorikan daging olahan sebagai jenis makanan karsinogen alias dapat memicu pertumbuhan sel kanker.
 
4. Jaga berat badan ideal
Faktor risiko kanker meningkat pada orang yang mengalami obesitas. Menjalankan pola makan sehat dan gaya hidup aktif seperti yang dijelaskan di atas perlu dilakukan untuk menjaga berat badan agar tetap dalam batas sehat. 
 
5. Batasi konsumsi alkohol
Minum alkohol dalam jumlah banyak telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kanker. Apalagi jika Anda telah mengonsumsinya dalam waktu lama. Pertimbangkan untuk mengurangi minum minuman beralkohol. Lebih baik pilih minuman yang lebih sehat seperti teh. Teh, terutama teh hijau dan teh hitam, menurut beberapa studi terbukti dapat mengurangi risiko seseorang terkena kanker.
 
6. Jauhi paparan sinar matahari yang kuat secara langsung
Terlalu banyak terpapar sinar matahari bisa meningkatkan kemungkinan kanker, terutama kanker kulit. Tetaplah ada di bawah naungan payung atau di dalam ruangan saat matahari sedang berada di puncak. Jangan lupa selalu kenakan krim tabir surya. Sinar matahari penting untuk kehidupan dan merupakan salah satu sumber utama vitamin D namun supaya terhindar dari karsinoma (jenis kanker kulit yang paling ganas), Anda harus menghindari paparannya secara langsung.
 
 
Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf
Anda punya pertanyaan seputar Kanker ?
Ask Doctor
Sakit tenggorokan bisa sangat mengganggu aktifitasmu jika tidak segera ditangani. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar cepat sembuh. Obat Sakit Tenggorokan Sakit maag datang dengan gejala yang berbeda pada setiap orang. Kenali gejalamu agar kamu dapat menangani dan mengobatinya segera. Sakit Maag, Ini Gejalanya