Profile
Beauty & Skin Care

Kulit Terbakar Matahari? Segera Atasi Dengan Cara Ini

Kulit Terbakar Matahari? Segera Atasi Dengan Cara Ini

Berlibur di pantai sambil bermandi sinar matahari memang menyenangkan. Tapi hati-hati ya, karena aktivitas ini bisa membahayakan kulit Anda. Pasalnya, sengatan panas matahari dapat menyebabkan kulit terbakar dan terasa nyeri. Tanpa perlindungan yang layak, paparan kulit telanjang, tanpa penutup berupa pakaian maupun krim anti matahari ( sun-block ), dapat mengakibatkan kulit mengalami luka bakar ringan. Luka bakar ringan tersebut akan muncul dalam bentuk kulit yang berubah warna kemerahan, dan seperti sedikit lecet, dengan rasa menyengat, dan jika disentuh terasa perih. 

Saat kulit terbakar sinar matahari terjadi, diperlukan tindakan cepat untuk mengatasi dan mengobati kondisinya. Pertama-tama, segera hindari panas terik matahari dengan mencari tempat berteduh yang tidak terkena sinar matahari. Setelah itu, lakukan tindakan ini untuk meredakan gejala kulit terbakar matahari.

1.Tempelkan handuk dingin dan basah pada kulit selama sekitar 10 hingga 15 menit beberapa kali dalam sehari. Tindakan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengeluarkan panas dari kulit. Mandi air sejuk juga dapat membantu meredakan rasa sakitnya. Keringkan bagian tubuh yang basah dengan cara menepuk-nepuk menggunakan handuk namun tidak sampai terlalu kering. Kemudian olesi kulit dengan pelembap kulit untuk mengunci kelembapan air dalam kulit dan menghindarkan kulit kering.

2.Gunakan pelembap kulit yang mengandung bahan seperti lidah buaya atau kedelai untuk melegakan kulit yang terbakar sinar matahari. Kandungan lidah buaya dapat membantu menyejukkan kulit. Hindari lotion yang mengandung petroleoum, benzocaine atau lidocaine, karena malah dapat membuat panas yang hendak dikeluarkan dari kulit dapat terperangkap dan malah mengiritasi kulit. 

3.Konsumsi obat-obatan dengan kandungan ibuprofen untuk menghilangkan rasa sakit dari dalam, mengempeskan bengkak, meredakan kulit kemerahan dan mengontrol rasa tidak nyaman.


4.Minumlah banyak air karena kulit yang terbakar matahari dapat membuat bagian dalam tubuh mengering dan rentan mengalami dehidrasi. Dengan meminum banyak air setelah kulit terbakar sinar matahari, Anda menghindarkan diri dari dehidrasi dan memburuknya kondisi.

5.Jika muncul benjolan-benjolan kecil serupa bisul, jangan memencet atau sengaja memecahkannya karena tindakan tersebut malah dapat memperburuk luka bakar. Kulit yang memunculkan benjolan kecil dan melepuh merupakan tanda terjadinya luka bakar derajat 2. Temuilah dokter bila hal ini terjadi.

6.Jika muncul rasa mual, segera periksakan diri ke dokter. Biasanya, rasa mual juga muncul disertai gejala pusing dan tubuh yang terasa lemas, dingin dan hilang kesadaran. Hal tersebut dapat mengindikasikan kondisi serius yang perlu ditangani lebih lanjut.


7.Selama masa penyembuhan luka bakar akibat matahari, lindungi kulit yang mengalaminya dengan menggunakan pakaian yang tertutup dan melindungi Anda dari sinar matahari. Gunakan pakaian berbahan rajutan rapat untuk menghindari paparan sinar matahari sekecil apapun. Tanda jenis pakaian rajutan rapat adalah tidak ada cahaya yang menyusup masuk saat pakaian diarahkan ke cahaya matahari.

Meskipun terlihat sepele dan hanya terjadi sementara waktu, luka akibat terbakar sinar UV atau ultraviolet dari matahari dapat merusak kulit dalam jangka panjang. Kulit yang mengalami kerusakan pun jadi rentan mengalami kanker kulit. Bahaya yang tidak main-main ini menyebabkan kulit perlu selalu menerima perlindungan layak dari sinar matahari. (PR)

Ditinjau oleh: dr. Rahajeng A.P 
 

Anda punya pertanyaan seputar Beauty & Skin Care ?
Ask Doctor
Implantasi merupakan tanda awal kehamilan. Ini terjadi setelah sel sperma membuahi sel telur. Bagaimana membedakan flek ini dengan menstruasi? Bercak Implantasi Sebagai Tanda Awal Kehamilan Sindrom syok keracunan bisa mengancam jiwa, gejalanya seperti bengkak, demam, ruam dan tidak enak badan. Kenali Gejala Sindrom Syok Keracunan yang Mengancam Jiwa