Profile
Kecantikan & Perawatan Kulit

Kulit Kering atau Psoriosis?

Kulit Kering atau Psoriosis?

Kulit kering terjadi saat sel kulit tidak memiliki cukup lipid dan minyak. Apa bedanya dengan psoriosis?

Pada musim hujan seperti sekarang ini, kulit semua orang terlihat sedikit lebih kering dan bersisik.  Akibatnya, timbul bercak pada wajah, atau tangan dan kaki menjadi kering dan gatal, yang tidak bisa hilang dalam waktu singkat. 

Menurut ahli dermatologi New York City Gary Goldenberg, M.D., Kulit kering terjadi saat sel kulit tidak memiliki cukup lipid dan minyak agar tetap terhidrasi. Kulit bisa bersisik, kasar, dan retak. Bila gejala kulit  kering tidak dapat diperbaiki dengan pelembap atau perawatan hydrating, itu karena fungsi penghalang kulit (kemampuannya menahan hidrasi dan kekeringan) kemungkinan telah terganggu.

Kulit sering disebabkan oleh suhu dingin, kelembapan rendah, terlalu sering dibersihkan dengan sabun dan bahan perawatan kulit yang terlalu keras, berendam di bathub, dan faktor lingkungan seperti cuaca yang berangin. Gizi yang buruk, tidak cukup minum cairan, dan kondisi medis seperti penyakit tiroid juga bisa menyebabkan kulit kering.

Bagaimana dengan psoriasis? Psoriasis, meski gejalanya sama dengan kulit kering, namun penyebabnya berbeda. Tidak seperti kulit kering, umumnya penyebab psoriosis bukan faktor eksternal. Menurut American Academy of Dermatology (AAD) Ini sebenarnya adalah penyakit peradangan kronis pada sistem kekebalan tubuh, dan seringkali bersamaan dengan kondisi lain, termasuk diabetes, artritis, dan depresi.  

Bentuk psoriasis yang paling umum terdiri dari lesi atau bercak yang menebal  yang dikenal sebagai plak, kata Goldenberg. Mereka disebabkan oleh penumpukan kelebihan sel kulit. Plak bisa muncul hampir di mana saja, tapi sangat umum ditemukan di kulit kepala, siku, lutut, dan kaki, katanya. Delapan puluh sampai 90 persen pasien psoriasis memiliki plak. 

Goldenberg mengatakan bahwa mereka menderita gatal terus menerus merupakan keluhan paling umum dari pasien psoriasis.

Merawat Kulit Kering
Carilah pelembap yang mengandung ceramides dan lipid untuk membantu membangun kembali penghalang kulit, agar kulit lebih baik mempertahankan hidrasi dengan sendirinya. Oleskan pelembap ke kulit untuk penyerapan yang optimal. Usahakan mandi suam-suam kuku (karena suhu super panas bisa mengeringkan kulit), dan jaga waktu mandi Anda di bawah tujuh menit.

Kurangi penggunaan produk yang berpotensi mengiritasi, seperti yang mengandung asam retinol, asam glikolat, zat, dan aroma yang berat. Dan tidurlah dengan humidifier untuk menambahkan kelembaban dan membantu penyembuhan kulit.

Mengobati Psoriasis
Meskipun tidak ada obat untuk psoriasis, namun menurut Goldenberg  cara untuk mengurangi gejala psoriasis adalah mengurangi peradangan. Biasanya, ini dilakukan dengan mengunjungi dokter untuk krim steroid. Psoriasis yang lebih berat mungkin memerlukan pil oral atau suntikan biologis - berkonsultasilah dengan dokter kulit Anda untuk membantu menentukan pengobatan terbaik untuk kondisi Anda.

Perbaikan kulit juga terjadi bila menjalankan diet anti-inflamasi - seperti mengonsumsi gluten-free - dan dengan mengonsumsi suplemen, kata Goldenberg. Asam lemak omega-3 (ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan berlemak) juga bisa membantu mengurangi peradangan di tubuh. Mengkonsumsi lebih banyak vitamin D (yang dapat Anda temukan di susu, suplemen, jus jeruk, kuning telur, dan yogurt) dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel kulit yang terkait dengan pembentukan plak. 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

Anda punya pertanyaan seputar Kecantikan & Perawatan Kulit ?
Ask Doctor
Tekanan darah rendah bisa terjadi pada siapa saja. Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab darah rendah. Darah Rendah, Kenali Penyebabnya Posisi seks konon dapat meningkatkan peluang hamil, padahal ada cara lebih efektif yang bisa Anda lakukan Benarkah Posisi Seks Tingkatkan Peluang Hamil?