Profile
Hamil

Inilah Penyebab Sulit Hamil

Inilah Penyebab Sulit Hamil

“Sudah isi belum?” 
“Kapan, nih, Mama punya cucu?” 
“Sudah setahun menikah, kok, belum hamil juga?”

Pernahkah Anda dan suami diberi pertanyaan seperti di atas? Pikiran pasti lebih terbebani dan Anda berdua pun cemas. Biasanya, wanita cenderung merasa lebih bersalah dan sedih bila tak tak kunjung hamil setelah sekian lama menikah. Terutama saat yang dibicarakan adalah anak pertama dari wanita berusia di bawah 35 tahun. 

Infertilitas atau ketidaksuburan bisa menjadi kemungkinan terbesar saat suami istri telah berhubungan badan secara teratur selama setahun terakhir tapi tetap susah hamil. Faktor yang sama juga terjadi pada wanita yang telah hamil tapi tidak berhasil mempertahankan kehamilan. 

Proses kehamilan terjadi melalui proses berikut ini:

  • Tubuh wanita akan melepaskan sel telur dari salah satu indung telur. Proses ini disebut sebagai ovulasi. 
  • Sel telur akan berjalan melewati tuba falopi menuju rahim. Dalam perjalanan ini, harus ada sperma pria yang membuahi sel telur agar terjadi kehamilan.
  • Jika sel telur berhasi dibuahi, sel telur ini akan mengalami implantasi di dindin rahim dalam.

Infertilitas dapat terjadi bila salah satu proses ini terganggu atau bermasalah. Misalnya, saat ovulasi terganggu, produksi sel telur pun terhambat. Proses ovulasi yang tidak normal biasanya dapat dideteksi dari siklus haid yang tidak teratur atau tidak haid sama sekali (amenorrhea).

Penyebab utama gangguan ovulasi adalah polycystic ovarian syndrome (PCOS) atau ketidakseimbangan hormon. Selain PCOS, kondisi primary ovarian insufficiency (POI) atau indung telur tidak berfungsi hingga usia 40 tahun juga dapat menyebabkan gangguan ovulasi. 

Penyebab susah hamil beragam mulai dari penyakit radang panggul, endometriosis, operasi kehamilan ektopik, dan kelainan pada uterus. Penyebab lainnya adalah benjolan jinak yang berisi kumpulan jaringan dan otot di dinding rahim (uterine fibroid).

Kebiasaan merokok, minum alkohol, stres, kurang gizi, aktivitas yang terlalu berat, bobot tubuh terlalu rendah atau terlalu berlebihan, serta penyakit menular seksual juga bisa menyebabkan infertilitas. 

Pemeriksaan darah dan ultrasound pada wanita yang tidak kunjung hamil perlu dilakukan dengan dokter spesialis. Hasil tes darah dapat digunakan untuk mengevaluasi proses ovulasi yang meliputi pemeriksaan Thyroid-stimulating Hormone (TSH), Prolaktin, Luteinizing Hormone (LH), Folicle-stimulating Hormone (FSH), dan Progesteron. Pemeriksaan ultrasound yang perlu dilakukan meliputi Hysterosalpingography (HSG) dan Laparoscopy

Berbagai pemeriksaan ini dapat diperoleh di Laboratorium Klinik Prodia. Meski proses ini terbilang panjang dan melelahkan, tapi bersabarlah sebab pemeriksaan ini bertujuan untuk menemukan dan mengatasi masalah kesehatan secara menyeluruh demi mewujudkan mimpi memiliki momongan. (ADV)

Anda punya pertanyaan seputar Hamil ?
Ask Doctor
Kurang tidur bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Berkemah bisa jadi solusi untuk mengatasi masalah tidur. Ingin Sembuh dari Insomnia? Berkemah Saja Kurang tidur bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Berkemah bisa jadi solusi untuk mengatasi masalah tidur. Ingin Sembuh dari Insomnia? Berkemah Saja