Profile
Kesehatan Mental

Ini yang Terjadi Saat Anda Berhenti Merokok

Ini yang Terjadi Saat Anda Berhenti Merokok

Berhenti merokok tidak hanya menyehatkan fisik, tapi juga kesehatan mental

Benarkah merokok bisa bikin relaks dan meredakan stres? Itu cuma mitos. Penelitian malah membuktikan sebaliknya, bebas rokok justru membantu meringankan stres, kecemasan dan depresi. Serta memberi Anda pandangan hidup yang lebih positif. Manfaat ini berlaku untuk semua perokok, tidak hanya mereka yang memiliki masalah kesehatan mental sebelumnya. 

Mudah tersinggung
Banyak perokok yang dengan atau tanpa masalah kesehatan mental, secara salah percaya bahwa merokok akan meningkatkan mood mereka, itu sebabnya mereka tidak bisa meninggalkan rokok. Padahal, menurut ilmuwan  rokok tidak membuat mood meningkat. Perokok cenderung merasa merasa mudah tersinggung, cemas dan mood menurun saat mereka tidak merokok. Perasaan tidak enak ini lalu berubah saat mereka menyalakan sebatang rokok. Itu menciptakan kesan bahwa merokoklah yang telah meningkatkan mood mereka. Padahal pada awalnya merokok itulah yang  menyebabkan gangguan psikologis. 

Studi menunjukkan bahwa kecemasan orang, tingkat depresi dan stres lebih rendah setelah mereka berhenti merokok, bila dibandingkan dengan mereka yang merokok dan kualitas hidup dan mood mereka membaik. Juga, peningkatan kadar oksigen dalam tubuh berarti bahwa mantan perokok dapat berkonsentrasi lebih baik.

Perokok dengan masalah kesehatan mental
 Bagi perokok dengan masalah kesehatan mental, menghentikan merokok membantu gejala kesehatan mental mereka, dan dapat menyebabkan berkurangnya dosis obat anti-psikotik.
Tentu saja ini adalah berita gembira karena orang-orang dengan masalah kesehatan mental terdiagnosis, termasuk kecemasan, depresi atau skizofrenia, dua sampai tiga kali lebih mungkin untuk merokok, dan juga cenderung merokok lebih banyak daripada mereka yang tidak memiliki masalah kesehatan mental. 

Diperkirakan bahwa 30% dari semua perokok memiliki masalah kesehatan mental. Perokok yang hidup dengan masalah kesehatan mental juga memiliki harapan hidup delapan tahun lebih rendah daripada mereka yang tidak memiliki masalah keseahtan mental. Hal ini kemungkinan akibat kerusakan fisik akibat merokok, seperti kanker paru-paru.

Lebih ampuh dari antidepresan 
Bagi orang yang memiliki masalah kesehatan mental, nikotin dianggap sebagai bantuan cepat untuk mengeluarkan mereka dari gejala kegelisahan, depresi atau skizofrenia yang tidak menyenangkan. Padahal, orang dengan masalah kejiwaan cenderung merasa jauh lebih tenang dan positif dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik setelah berhenti merokok. Efek berheneti merokok juga lebih besar daripada terapi antidepresan untuk gangguan mood dan kecemasan. Banyak orang yang hidup dengan masalah kesehatan mental telah berhasil berhenti merokok dan melaporkan berbagai manfaat sebagai hasilnya.

Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Mental ?
Ask Doctor
Gejala serangan jantung bisa dikenali, seperti rasa nyeri di dada dan punggung belakang Gejala Serangan Jantung yang Tidak Boleh Diabaikan Gejala serangan jantung bisa dikenali, seperti rasa nyeri di dada dan punggung belakang Gejala Serangan Jantung yang Tidak Boleh Diabaikan