Profile
Kecantikan & Perawatan Kulit

Ini Beda Kondisi Kulit yang Terlindungi dan Tidak di Kamera UV

Ini Beda Kondisi Kulit yang Terlindungi dan Tidak di Kamera UV

Ini Beda Kondisi Kulit yang Terlindungi dan Tidak di Kamera UV

Sinar matahari memiliki banyak kebaikan, seperti stimulasi membantu meningkatkan imun tubuh dan pembentukan vitamin D, serta memperkuat pernapasan. Namun, paparan sinar matahari berlebih juga dapat memberikan efek negatif pada kulit yang tidak terlindungi, seperti kulit terbakar, kasar, penuaan dini, hingga kanker kulit.

Sayangnya, masih banyak yang belum memahami besarnya peran tabir surya dalam melindungi kulit dari dampak sinar UVA dan UVB matahari. Perlindungan kulit tubuh seringkali luput dari perhatian. Sebagian besar hanya fokus pada perlindungan kulit wajah, padahal kulit tubuh juga perlu perlindungan yang optimal, terutama dari efek negatif sinar UVA dan UVB. Meski telah banyak komuniksi mengenai bahaya paparan sinar UV, namun masih banyak orang yang abai untuk mengolesi tabir surya sebelum beraktivitas keluar rumah. Kalau pun sudah melakukan, belum tentu perlindungannya optimal.

Nah, salah satu cara untuk memvisualisasikan area dan dosis perlindungan kulit tubuh adalah melalui visualisasi sinar Ultra Violet (UV) menggunakan kamera UV. Cara kerja kamera UV adalah dengan melihat “black mark” sebagai tanda luasnya area kulit yang sudah dilindungi. Semakin besar perlindungan yang digunakan, maka semakin terlihat hitam pekat di hasil foto. Perlu diketahui, kamera UV tidak dapat mendeteksi seberapa jauh kulit mengalami kerusakan, seperti belang, warna tidak merata, kering, kasar dan kendur.

Berbeda dengan kamera biasa, kamera UV telah dimodifikasi dan ditambahkan serangkaian filter khusus agar bisa menangkap sinar UV (invisible light). Dengan menangkap sinar UV, kamera UV merefleksikan sinar visible (mejikuhibiniu) sehingga warna gambar yang dihasilkan adalah hitam dan putih. Karena itulah, hasil foto yang menggunakan kamera UV, bagian tubuh yang terlindungi tabir surya akan terlihat lebih gelap.

Menariknya, pada hasil photo kamera UV, produk NIVEA Body terlihat lebih gelap dibandingkan dengan tabir surya lain. Hal ini menandakan tingkat perlindungan NIVEA Body yang optimal. Tingkat perlindungan dapat ditentukan dengan angka SPF, semakin tinggi angka SPF maka semakin tebal perlindungan kita. Minimal SPF yang disarankan adalah SPF 30. Meski demikian, SPF di atas 50 proteksinya tidak jauh berbeda dengan SPF 30.

NIVEA Body memberikan perlindungan kulit seketika dari efek sinar UV yang dapat mengakibatkan kulit terbakar dan penuaan dini, serta menjaga kelembapannya. Mengandung Vitamin E untuk menutrisi kulit dan antiradikal bebas. Karena setelah terpapar sinar UV kulit akan stres dan terbakar, maka perlindungan tabir surya yang cukup akan meminimalisasikan sinar UV yang dapat terserap kulit.

Karena kulit ingin dicintai dan mencintai, maka berikan perlindungan yang optimal pada kulit Anda. Caranya? Pakailah NIVEA Body secara rutin dan tepat. Pasalnya, meski Anda tidak di bawah paparan sinar matahari atau berada di ruangan tertutup, Anda masih bisa terpapar oleh sinar UVA karena sinar UVA dapat menembus kaca. Untuk pemakaian sehari-hari, lakukan pengaplikasian kembali setiap 4-5 jam sekali atau sehabis berkeringat.

Bagi Anda yang tidak menyukai lotion yang lengket, NIVEA Body juga merupakan pilihan tepat, karena formulanya ringan, tidak lengket dan cepat meresap ke dalam kulit. Dengan pemakaian rutin, hasilnya akan terlihat jelas, kulit terasa lembap dan sehat. Dampak baiknya, dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda lho. Maka itu, jangan abai terhadap perlindungan kulit tubuh.

Karena perawatan kulit tubuh sama pentingnya dengan kulit wajah, maka pastikan NIVEA Body untuk merawat kulit tubuh Anda. “Sayangi Tubuhmu, Rawat Kulitmu #ILOVEMYBODY.

Anda punya pertanyaan seputar Kecantikan & Perawatan Kulit ?
Ask Doctor
Katarak tidak hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga bayi dan anak-anak Bisakah Katarak Terjadi Pada Anak dan Bayi? Katarak tidak hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga bayi dan anak-anak Bisakah Katarak Terjadi Pada Anak dan Bayi?