Profile
Asupan Makanan dan Diet

Detoks Jus, Cara Sehat Untuk Langsing

Detoks Jus, Cara Sehat Untuk Langsing

Detoks telah menjadi bagian dari tren gaya hidup sehat masa kini. Detoksifikasi sendiri adalah upaya untuk melakukan pembersihan tubuh secara rutin dari racun-racun yang menumpuk melalui konsumsi makanan dan minuman yang tidak bersih dan sehat. Salah satu cara melakukan detoks adalah dengan minum jus campuran sayur dan buah-buahan untuk membersihkan tubuh dari dalam, dan memberikan nutrisi yang diperlukan tubuh. 

Berbagai jenis makanan berpengawet dan makanan yang tercemar zat-zat berbahaya dari lingkungan dapat menumpuk di dalam tubuh. Dengan meminum jus dari buah dan sayur yang menyehatkan, proses pembersihan dari dalam, dipercaya akan terjadi.

Kebanyakan orang menjalani diet dengan hanya meminum jus, berharap dapat menurunkan bobot tubuhnya dan memperbaiki berbagai keluhan medis dalam tubuh. Jika detoks dengan jus dilakukan hanya dengan tujuan menurunkan bobot tubuh, maka detok ini tidak akan efektif. Sebaliknya, ubahlah mindset bahwa Anda ingin mengonsumsi makanan yang lebih sehat, dan mengonsumsi jus adalah bagian dari keinginan Anda itu. Dengan mentalitas ini,  maka detoks menggunakan jus akan lebih efektif dalam menambah energi dan vitalitas. Konsumsi jus selama 2-3 hari secara terus-menerus dapat meningkatkan kesehatan tubuh Anda. 

Jus yang baik adalah yang berasal dari sayuran dan buah-buahan segar dan  menyisakan sedikit bulir-bulir yang membawa serat yang baik bagi tubuh. Buah dan sayuran Anda konsumsi juga harus dijaga kebersihan dan kesegarannya untuk mendapatkan manfaat terbaik dari jus. Jangan memaksakan diri dengan hanya mengonsumsi jus. Jika Anda tidak sanggup melakukannya, Anda dapat tetap mengonsumsi makanan tambahan yang juga bebas bahan kimia mapun pengawet lainnya.

Sebenarnya untuk mendapatkan manfaat terbaik dari buah dan sayuran adalah mengonsumsinya dalam bentuk aslinya. Namun, mengingat ada orang-orang yang sulit dan kurang menikmati mengonsumsi  sayuran dan buah dalam bentuk aslinya, maka mengolahnya menjadi jus adalah sebuah pilihan sehat. Meski demikian, meminum jus tetap harus diimbangi dengan mengonsumsi dua buah utuh, dan tiga hingga empat porsi sayuran setiap harinya. Pilihlah buah dan sayuran dengan warna yang berbeda-beda untuk mendapatkan banyak manfaat vitamin dan mineral yang berbeda-beda. 

Di lain pihak, kebiasaan sering mengonsumsi jus buah dan sayuran untuk detoks lama-kelamaan dapat membuat Anda kehilangan manfaat serat yang hanya dapat diperoleh secara maksimal dengan mengonsumsi buah dan sayuran yang belum dihaluskan. Jangan memblender sayuran dan buah terlalu lama agar masih tersisa bulir-bulir buah dan sayuran yang memberikan manfaat serat bagi pencernaan.

Cara lain untuk mendapatkan manfaat maksimal dari jus untuk detosifikasi adalah dengan mengimbangi buah dan sayur yang dijus. Jika semua bahan jus adalah buah, maka Anda justru akan semakin menumpuk kalori. Imbangi juga dengan menambahkan sumber protein, mulai dari yogurt, biji rami, susu, almond hingga selai kacang.

Detoks dengan jus yang dijalani biasanya akan mengharuskan pelakunya untuk berpuasa. Lama puasanya beragam, mulai dari 2 hari hingga 60 hari lamanya. Jika tubuh tidak dibiasakan untuk menerima jus, tubuh dapat mengalami tekanan saat diet detoks jus dimulai. Karena itu, jangan memaksakan diri jika Anda merasa tubuh perlu mendapat tambahan nutrisi dari makanan padat dan mulailah berpuasa selama 2-3 hari dulu sebelum beristirahat dari puasa di hari ke-4.


Sebaiknya, jangan mengonsumsi jus untuk mendetoks tubuh selama lebih dari seminggu. Gunakan strategi puasa detoks jus yang dimulai dari hari-hari akhir pekan di mana aktivitas tidak sebanyak hari-hari biasa sehingga tubuh lebih kuat menjalaninya. 

Untuk jenis buah dan sayuran yang disarankan untuk dijus, buah dan sayuran yang tinggi kandungan airnya seperti wortel, apel, seledri, beet, jahe, jeruk, lemon dan sayuran berdaun dapat jadi pilihan. Wortel dan apel merupakan pilihan sayuran dan buah yang baik karena  kandungan airnya yang banyak. Batasi konsumsi buah seperti pisang maupun alpukat yang sedikit kandungan airnya. Agar tubuh tetap kuat selama proses detoksifikasi jus berlangsung, pastikan tubuh cukup mendapat asupan air, tingkatkan kadar kalori dalam pilihan bahan yang akan dijus untuk menghindari rasa lapar dan lelah dan berolahragalah dengan intensitas yang sudah disesuaikan.


Saat Anda sudah memutuskan untuk mendapatkan asupan nutrisi murni dari jus saja, Anda harus menggantikan makanan berat dengan sekitar 9 hingga 12 gelas jus per hari. Untuk awalnya, persiapkan jus di pagi hari dan tampung di dalam teko kaca besar dan simpan di dalam kulkas. Pada jam berikutnya,pada siang dan malam hari, Anda tinggal menambahkan atau menyajikan jus yang sudah dipersiapkan.

Saat detoks jus berlangsung hingga lebih dari tiga hari, imbangi puasa dengan meminum suplemen hijau dalam bentuk bubuk yang sanggup memperbaiki kekurangan nutrisi yang dialami. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Janfrional 


 

 

Anda punya pertanyaan seputar Asupan Makanan dan Diet ?
Ask Doctor
Mencegah serangan jantung bisa dimulai dari mengonsumsi makanan-makanan ini. 4 Asupan Sehat untuk Jantung dan Pembuluh Darah Menjaga kecantikan kulit saat hamil berbeda dengan yang tidak. Ini caranya agar kulit Anda terjaga kecantikannya. Tips Menjaga Kecantikan Kulit Saat Hamil