Profile
Alergi

Cepat dan Tepat Atasi Gejala Alergi Pada Anak

Cepat dan Tepat Atasi Gejala Alergi Pada Anak

Kasus alergi pada anak tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Berbagai penelitian dan pengalaman ahli kesehatan telah membuktikan bahwa dampak alergi pada anak bisa membuat Si Kecil  menderita asma dan rhinitis di kemudian hari, serta meningkatkan risiko penyakit degenaratif.

Saat gejala alergi kambuh, baik itu yang ringan seperti flu dan sedikit gatal hingga berat seperti sesak napas, pastinya menimbulkan kondisi yang sangat tidak nyaman bagi penderitanya, terlebih jika mereka adalah anak-anak. Sebagai orang tua, Anda juga pasti sedih melihat si kecil menderita dan menjadi rewel. Oleh sebab itu, sangat penting bagi orang tua untuk paham tentang bagaimana cara memberi pertolongan pertama secepatnya untuk meringankan gejala alergi pada Si Kecil

Orang tua harus waspada jika Si Kecil pernah memiliki reaksi parah di masa lalu atau menunjukkan gejala-gejala seperti:

  • Kesulitan bernapas

Kesulitan bernapas merupakan gejala yang paling terlihat ketika anak mengalami alergi. Bila napas Si Kecil mendadak terlihat seperti orang yang mengalami asma, Anda sebaiknya waspada. 

  • Sesak yang terasa di tenggorokan atau perasaan bahwa saluran udara menutup

Anda memang tidak akan dapat merasakan, tapi biasanya Si Kecil akan mengeluh tenggorokannya terasa sesak atau tercekat. Jangan abaikan keluhan ini, sebaiknya segera cari tahu penyebabnya.

  • Suara serak atau kesulitan berbicara

Suara Si Kecil mendadak menghilang? Atau terdengar serak? Itu gejala alergi yang juga perlu Anda perhatikan.

  • Bibir,  lidah, atau tenggorokan bengkak

Bila Anda tidak menemukan tanda-tanda yang mengkhawatirkan, jangan senang dulu. Minta Si Kecil membuka mulutnnya, lalu perhatikan apakah bibir, lidah atau tenggorokannya terlihat bengkak? Jika ya, tak diragukan lagi itu gejala alergi.

  • Mual, sakit perut, atau muntah

Bila Si Kecil tidak makan makanan yang dapat mengakibatkan sakit perut, tapi dia terlihat mual dan muntah, itu merupakan tanda reaksi alergi.

  • Detak jantung menjadi lebih cepat dari biasanya

Untuk mengukur denyut jantung, Anda bisa memeriksa denyut nadinya. Tempat jari telunjuk dan jari tengah pada pergelangan tangan Si Kecil atau tiga jari pada sisi leher. Lihatlah jam untuk menghitung jumlah denyut selama 15 detik. Hasil didapat dikalikan empat, maka didapatkan jumlah denyut jantung per menit.

  • Cemas dan pusing

Anda perlu memberikan perhatian ketika Si Kecil mengeluh pusing atau menunjukkan tanda-tanda kepala pusing, seperti tidak semangat bermain atau beraktivitas, sulit tidur, dahi berkerut, meringis, menopang kepalanya atau sering memegang kepala dahi atau menarik-narik rambutnya sendiri.

  • Hilang kesadaran

Bila Si Kecil mendadak hilang kesadaran atau pingsan setelah terekspos pemicu alergi, Anda sebaiknya segera mencari pertolongan dengan mengunjungi dokter.

Gejala lain dari reaksi alergi yang parah (anafilaksis). Anafilaksis adalah reaksi alergi berat yang bisa menyebabkan kematian jika terlambat ditangani secara medis. Anafilaksis terjadi ketika tubuh melawan alergen yang masuk dan menyebabkan tubuh dalam keadaan syok yang dimanifestasikan dalam bentuk gejala susah bernapas dan tekanan darah turun drastis. Gejala ini bisa timbul dalam hitungan menit bahkan detik setelah zat yang melawan alergen dikeluarkan oleh tubuh.

Jika Si Kecil memiliki gejala alergi parah, sebaiknya Anda menyimpan dua kit injeksi epinefrin di rumah. Jika Si Kecil mengalami anafilaksis, jangan ragu untuk menggunakan autoinjector. Segera hubungi dokter, terutama jika Anda tidak bias menggunakan autoinjector .Pastikan ada orang dewasa yang terus bersama Si Kecil selama 24 jam penuh setelah serangana nafilaksis untuk menjaga jika terjadi serangan berikutnya.

Pertolongan pertama terhadap gejala-gejala alergi pada anak :

  • Untuk gejala alergi ringan, seperti demam atau gatal-gatal, Anda bias memberikan obat antihistamin yang dijual di apotik.
  • Untuk hidung tersumbat, Anda bias memberikan dekongestan yang juga dijual di apotik ke Si Kecil.
  • Untuk mata gatal dan berair, gunakan tetes mata khusus alergi di apotik.
  • Untuk ruam pada kulit, terapkan kompres dingin dan krim hidrokortison yang bias Anda beli di apotik.

Segerakan ke dokter jika gejala tidak membaik atau bertambah parah.

Untuk informasi lengkap seputar alergi anak, klik di www.alergianak.com

 

Ditinjau oleh: dr. Deffy Leksani Anggar Sari

Anda punya pertanyaan seputar Alergi ?
Ask Doctor
Demam dan ruam bukan cuma ciri campak, lho. Bisa jadi ini gejala roseola. Demam Tinggi? Awas Roseola! Diare bisa menyerang siapa saja. kenali beberapa faktor penyebab diare dan cara pengobatannya. Diare? Obati Dengan Ini