Profile
Kesehatan Anak

Cara Mengatasi Stres Pada Anak

Cara Mengatasi Stres Pada Anak

Sama seperti orang dewasa, anak kecil juga dapat mengalami stres atau tekanan mental. Jika si Kecil banyak terlibat dalam berbagai kegiatan, berada dalam rumah yang penuh konflik, serta memiliki masalah dalam pergaulan, besar kemungkinan anak Anda rentan mengalami stres.

Stres dalam kadar yang masih terkontrol merupakan kondisi yang masih tergolong normal, seperti pada saat anak Anda hendak menjalani ujian di sekolahnya atau menghadapi presentasi. Untuk membantu anak mengatasi stres, ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua: 

1.Mengajarkan anak cara menanggulangi rasa tertekan dengan mencontohkan cara memecahkan masalah dan mencari jalan keluar, membangun rencana dan belajar untuk menerima atau menolak sesuatu. Latih juga agar anak memahami bahwa membuat kesalahan adalah sesuatu yang normal dan pasti dialami. Bantu anak melatih diri bagaimana cara menyelesaikan masalah, memperbaiki hal yang sudah terlanjur dilakukan serta belajar dari pengalamannya untuk melanjutkan hidupnya. Dengan demikian, Anda dapat menghindarkan kecenderungan anak untuk melarikan diri ke banyak makan, obat-obatan terlarang dan alkohol saat beranjak dewasa nantinya.

2.Kontrol jadwal anak agar tidak berlebihan dan membuatnya merasa tidak bebas. Anak-anak sudah disibukkan dengan sekolah selama tujuh jam, ekstrakurikuler, perjalanan pulang ke rumah, mengerjakan pekerjaan rumah dan istirahat untuk mempersiapkan diri melakukan hal yang sama kembali keesokan harinya.

Otak dan tubuh anak perlu beristirahat, dan orang tua perlu memperhatikan hal ini. Imbangi kesibukan anak dengan waktu bebas di mana dirinya tidak diburu waktu. Berikan waktu bebas di akhir pekan atau di malam hari segera setelah semua tanggung jawabnya selesai.

3.Sisihkan waktu untuk anak bermain tanpa perlu berpikir soal persaingan dan target yang harus dicapai, terutama bagi anak yang berusia lebih dewasa. Ajak anak untuk melakukan permainan yang membutuhkan aktivitas fisik, seperti bersepeda, bermain lempar bola atau jalan kaki mendaki gunung.


4.Bagaimanapun, waktu tidur adalah prioritas. Dengan cukup tidur, anak akan lebih sanggup meminimalisir rasa tertekan, memperbaiki mood dan membantu meningkatkan performanya di sekolah. Anda sebagai orang tua dapat mengontrol waktu menonton TV dan bermain alat elektronik saat tiba waktunya untuk tidur.

5.Ajar anak untuk mengenali kesehatan tubuhnya sendiri dengan belajar mendengarkan gejala yang dikeluarkan oleh tubuh. Jelaskan apa yang normal, seperti perasaan gugup dan perut yang terasa bergejolak, dan jelaskan apa yang tidak normal, yaitu rasa sakit perut yang intens dan sakit kepala serius.


6.Perhatikan diri Anda sebagai orang tua. Jika Anda sendiri sering mengalami stres, anak dapat menangkap atmosfer di rumah dan ikut merasa stres. Tunjukkan pada anak bahwa tidak apa-apa untuk bersantai dan merilekskan diri saat stres melanda. Anda perlu menyadari bahwa hidup stres tidak dapat membuat Anda sanggup menanamkan nilai-nilai manajemen stres yang baik pada anak Anda.

7.Atur dan bangun atmosfer rumah yang tenang. Buatlah kegiatan di pagi hari dimulai dengan terorganisir dan tenang. Dengan mengawali hari secara lebih santai, anak dapat mengakhiri hari bebas dari rasa tertekan. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Nina Amelia Gunawan

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Anak ?
Ask Doctor
Kanker pankreas adalah salah satu kanker yang mematikan. Kenali tanda-tanda kanker pankreas berikut ini. Gejala Kanker Pankreas yang Sering Dihiraukan Kurang tidur bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Berkemah bisa jadi solusi untuk mengatasi masalah tidur. Ingin Sembuh dari Insomnia? Berkemah Saja