Profile
Bayi

Ayah dan Bayi Baru Lahir

Ayah dan Bayi Baru Lahir

Tak hanya ibu yang memiliki kedekatan dengan bayinya, ayah pun memiliki ikatan yang sama. Meski, ibu telah mengandung selama sembilan bulan dan berjuang melahirkan bayinya, ayah juga punya peranan yang tak kalah penting dalam kehidupan sang bayi.

Tak jarang, ayah dinilai tak sedekat dan sehangat ibu saat bersama bayinya. Apalagi, kesibukan ayah bekerja, seringkali membuat waktu bersama ayah dan bayi menjadi sangat terbatas. Namun, ini bukan berarti kasih sayang ayah jauh lebih sedikit dibanding kasih sayang ibu. Hal yang wajar, jika para ayah cenderung merasa takut dan kaku saat harus mengurus bayinya yang baru lahir. Apalagi, jika ini adalah anak pertama. 

Dibutuhkan peran ibu untuk membantu ayah mengatasi kecemasan dan ketakutannya. Ucapkan kata-kata positif, yang dapat membuat ayah merasa percaya diri untuk menggendong bayinya. Bagi para ayah, kunci untuk dapat membangun hubungan dengan bayi yang baru lahir adalah dengan mengambil peran sebagai ayah. Karena, bagaimanapun juga ayah dan ibu memiliki peran penting yang berbeda dalam membesarkan bayinya.


Berikut beberapa aktivitas yang dapat dilakukan oleh ayah. Aktivitas-aktivitas ini dapat dilakukan untuk membangun kedekatan emosional:

1.    Pemberian susu di tengah malam
Saat ibu sudah merasa lelah dan rutinitas pemberian ASI sudah lebih teratur, ibu dapat memberikan kesempatan bagi ayah, untuk menjalin kedekatan dengan bayi. Ibu bisa memompa ASI dan menyimpannya ke dalam botol. Sehingga, di saat malam hari, bayi Anda terbangun karena lapar,  ayah bisa menyusui bayi melalui botol atau cup feeder. Selain, hubungan ayah dan bayi semakin dekat, ibu pun memiliki waktu beristirahat. 

2.    Ajak bayi bertatap muka
Bayi senang menatap orang-orang di sekitarya untuk mengenali wajah orang terdekatnya. Ayah bisa mengajak bayi bermain saling tatap dan berkedip. Siapa yang akan lebih dulu berkedip, ayah atau bayi. Permainan ini menyenangkan, akan menghadirkan tawa ibu dan orang-orang yang ada di sekitar, dan yang tak kalah penting, bisa mempererat hubungan ayah dan bayi.

3.    Gendong bayi dalam gendongan di depan dada ayah 
Gendongan yang dimaksud ini merupakan gaya  gendongan kanguru, di mana bayi didudukkan di gendongan dengan sabuk pengaman dan tali yang dipasangkan ke bahu ayah. Dengan demikian, ayah dapat membawa bayi, ke manapun ayah pergi dan bayi pun tidak akan rewel karena merasa ditemani dan merasakan sentuhan ayahnya.

4.    Mengajak bayi mandi bersama
Bagi ayah baru, memandikan bayi dapat menjadi aktivitas yang sulit dilakukan, karena takut tidak mampu memegang bayi secara erat, hingga khawatir bayi dapat tergelincir jatuh. Daripada memandikan bayi, ajak bayi mandi bersama dalam bath tub yang lebar, dengan bayi dalam dekapan ayah.


5.    Bacakan cerita 
Jika ayah tidak pandai membacakan cerita anak-anak. Ayah dapat menggantinya dengan membacakan koran hari ini, tapi dengan suara lembut. Efeknya akan serupa dengan membacakan kisah dongeng.

6.    Gantikan popok bayi
Kedekatan ayah dan anak, sebenarnya langsung terjadi saat pertama kali ayah menatap mata bayi  setelah keluar dari perut ibu. Akan semakin dekat dan kuat, jika ayah selalu turut berperan dalam mengurus bayi. Salah satunya degan menggantikan popok bayi. Saat mengganti popok bayi, secara langsung ayah akan bersentuhan dengan kulit bayi. Sentuhan ini akan membuat ayah merasa lebih dekat dengan bayi.

7.    Terjaga saat bayi sakit di malam hari
Bayi demam atau batuk, biasanya akan rewel dan butuh dipeluk. Di saat inilah ayah dapat membantu berperan. Bergantian dengan ibu, ayah dapat menggendong dan menidurkan bayi di pelukan, sehingga bayi akan merasa nyaman. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Tri Ari Wibowo

Anda punya pertanyaan seputar Bayi ?
Ask Doctor
Jerawat tidak hanya muncul di wajah, tapi juga di bokong. Menjaga kebersihan diri adalah salah satu cara mengatasinya. Cara Basmi Jerawat di Bokong Sering Lelah dan Pusing? Jangan-jangan Anda Menderita Bradikardia Sering Lelah dan Pusing? Jangan-jangan Anda Menderita Bradikardia