Profile
Kesehatan Seksual

Awas! Inilah Penyakit Akibat Oral Seks

Awas! Inilah Penyakit Akibat Oral Seks

Oral seks adalah aktivitas seksual, yaitu stimulasi yang diberikan maupun diterima di organ intim tanpa adanya interaksi antara alat kelamin. Mengisap atau menjilat daerah sensitif atau area rangsangan seksual adalah bentuk oral seks. Kini, seks oral tidak hanya menjadi bagian foreplay atau "pemanasan" sebelum masuk ke tahap berhubungan badan, sebab oral seks bisa dilakukan sebagai aktivitas seksual mandiri.

Meski tidak melibatkan interaksi alat kelamin, seks oral tidak terjamin 100% keamanannya. Artinya, para pelaku seks oral sama-sama berisiko tertular penyakit menular seksual. Penularan penyakit kelamin yang mungkin terjadi melalui seks oral adalah:

1. Herpes
Terdapat 2 tipe herpes yang mungkin terjadi, yaitu herpes simplex virus (HSV) 1 dan 2. HSV 1 biasanya berupa luka di sekeliling mulut. Sedangkan, HSV 2 biasanya akan menimbulkan luka-luka di sekitar alat kelamin.


2. Gonore
Gonore dapat menginfeksi tenggorokan dari alat kelamin yang sudah terinfeksi atau sebaliknya. Pada infeksi gonore di tenggorokan, tubuh bisa membersihkan bakteri dalam waktu 3 bulan. Tapi, seseorang yang terinfeksi gonore masih memerlukan antibiotik untuk pengobatannya.
3. Sifilis
Penyakit menular seksual sifilis dapat terjadi saat mulut seseorang bersentuhan dengan luka atau ruam akibat sifilis.
4. Human papillomavirus (HPV)
HPV yang merupakan penyebab kutil pada area kelamin juga dapat ditularkan melalui seks oral.


5. Chlamydia
Meski jarang terjadi, chlamydia tetap dapat ditularkan secara oral. Sayangnya, tidak ada gejala yang ditunjukkan saat seseorang terkena chlamydia, sehingga penderita sering kali tidak sadar bila terinfeksi.
6. Hepatitis:
Hepatitis A yang mengendap di dalam feses manusia dapat ditularkan melalui seks oral di anal. Hepatitis B juga dapat ditularkan lewat seks oral melalui cairan kelamin dan darah. Sedangkan hepatitis C dapat ditularkan bila penderitanya terluka dan berdarah saat melakukan oral seks.


7.  Infeksi pencernaan dan parasit dapat juga terjadi jika terdapat kontak oral dengan anus.
8.  HIV/AIDS
Meski risikonya cukup kecil namun pertukaran cairan melalui penis atau vagina ke dalam mulut, pertukaran darah saat menstruasi, atau terdapat luka di sekitar alat kelamin atau anus yang berpindah dan bersentuhan dengan luka atau sariawan di mulut atau tenggorokan, bisa menularkan HIV/AIDS

Anda pun harus menjaga diri sendiri terhadap berbagai kemungkinan penyakit kelamin. Misalnya, menggunakan kondom untuk melapisi alat kelamin sebelum melakukan oral seks. (PA)

Ditinjau oleh dr. Fransisca Alvionita

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Seksual ?
Ask Doctor
Banyak orang hanya menandai telat haid sebagai sebuah tanda atau ciri ciri hamil, padahal bukan hanya itu. Berikut 8 tanda untuk memastikannya. 8 Ciri-Ciri Orang Hamil Memiliki asam urat tinggi membuat orang akan langsung minum obat tertentu untuk menurunkannya. Padahal ada cara alami yang bisa dilakukan. 6 Obat Asam Urat yang Alami