Profile
Gangguan Pencernaan

Atur Tekanan Darah Tanpa Obat

Atur Tekanan Darah Tanpa Obat

Tidak selamanya menurunkan tekanan darah tinggi harus dengan obat-obatan. Dengan merubah gaya hidup Anda, Anda dapat mengurangi darah tinggi dan resiko penyakit jantung.

  • Turunkan berat badan.
    Biasanya, tekanan darah meningkat seiring naiknya berat badan. Dengan menurunkan berat badan (walaupun hanya lima kg), akan membantu menurunkan tekanan darah dan menjadikan pengobatan lebih efektif.

     
  • Perhatikan ukuran pinggang.
    Penumpukan lemak dipinggang sangat berbahaya. Untuk ukuran orang Asia, yang sangat beresiko terkena darah tinggi adalah yang memiliki ukuran pinggang di atas Sembilan puluh cm (ukuran celana tiga puluh enam) untuk laki-laki dan delapan puluh cm (ukuran celana tiga puluh dua) untuk wanita.

     
  • Olahraga.
    Melakukan olahraga tiga puluh menit sampai satu jam tiap hari, misalnya berjalan kaki atau mengangkat beban ringan. Jika Anda tidak sama sekali melakukan olahraga di hari-hari kerja, hindari memaksakan melakukan semua kegiatan olahraga Anda hanya di akhir pekan.

     
  • Diet sehat dan tepat.
    Diet yang kaya akan biji-bijian, susu rendah lemak, buah dan sayuran segar dapar membantu menurunkan tekanan darah.

     
  • Kurangi sodium.
    Kurangi penggunaan garam, kurangi mengkonsumsi camilan seprti keripik, makanan beku dan daging yang sudah diproses.

     
  • Kurangi konsumsi alkohol.
    Alkohol jika dikonsumsi sesuai aturan (sedikit), justru dapat mengurangi tekanan darah tapi jika diminum setiap hari, akan sangat membahayakan.

     
  • Hindari rokok.
    Termasuk hindari menjadi perokok pasif.

     
  • Hindari kafein.
    Kafein dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah, walaupun bersifat sementara. Hindari mengkonsumsi kafein maksimal dua cangkir per hari.

     
  • Kurangi stress.
    Stress dan kecemasan (anxiety) dapat menaikan tekanan darah. Kenali apa penyebab stress Anda (misalnya, masalah pekerjaan, keuangan atau keluarga agar dapat lebih mudah diatasi. Melakukan terapi seperti pemijatan, yoga atau konseling dapat membantu.

     
  • Mengontrol tekanan darah.
    Lakukan pemeriksaan rutin setiap enam sampai satu tahun sekali, sesuai dengan tingkat kebutuhan dan pengobatan.

Secara psikologis, dukungan dari orang-orang terdekat juga sangat membantu. Namun sangat dianjurkan dalam proses mengontrol dan mengatur tekanan darah untuk tetap secara teratur memeriksakan diri ke dokter, untuk memastikan semuanya baik.

Anda punya pertanyaan seputar Gangguan Pencernaan ?
Ask Doctor

Popular Article

Sakit maag datang dengan gejala yang berbeda pada setiap orang. Kenali gejalamu agar kamu dapat menangani dan mengobatinya segera. Sakit Maag, Ini Gejalanya Sakit maag datang dengan gejala yang berbeda pada setiap orang. Kenali gejalamu agar kamu dapat menangani dan mengobatinya segera. Sakit Maag, Ini Gejalanya