Profile
Alergi

Alergi Memburuk? Ini Penyebabnya

Alergi Memburuk? Ini Penyebabnya

Apakah Anda penderita alergi musiman? Anda tentu sudah tahu pemicu alergi dan paham cara menghindarinya. Namun, terkadang ada beberapa pemicu alergi yang tak terduga, sehingga membuat Anda terkecoh. Inilah beberapa pemicu alergi yang tak terduga.

Tekanan Berlebihan

Rasa cemas dan stres cenderung meningkatkan risiko kambuhnya alergi. Hal ini didasarkan pada penelitian Ohio State University College of Medicine pada tahun 2008. Hormon stres dapat menstimulasi produksi IgE, antibodi yang menyebabkan tubuh bereaksi terhadap zat asing sehingga dapat memicu kambuhnya alergi. Anda bisa menghindari hal ini dengan cukup tidur supaya lebih rileks. 

Melewatkan atau menunda minum obat

Obat-obatan yang memblokir histamin pada penderita alergi lebih efektif diminum sebelum pemicu alergi muncul. Jadi, mulailah meminum obat alergi dua minggu sebelum musim alergi datang atau sebelum Anda berada di dekat lingkungan yang berpotensi membuat alergi kambuh. Demikian pula obat yang wajib diminum di malam hari. Jangan tunda meminum obat sebab obat akan terserap aliran darah untuk keesokan harinya. Hal ini berguna untuk mencegah rinitis alergi, misalnya, yang terjadi di pagi hari.

Air cucian baju yang tidak cukup panas

Suhu air yang kurang panas dapat menjadi penyebab kutu dan kotoran pada seprai dan tempat tidur tidak bersih dengan sempurna. Maka, atur supaya air cucian (rendaman) bersuhu 60 derajat Celsius, terutama bila Anda memakai mesin cuci. 

Tanaman di dalam ruangan

Apakah ada anggrek atau palem botol di rumah Anda? Nah, tanaman-tanaman ini dapat membuat alergi kambuh. Getah pada tanaman hias bisa menguap di udara dan memicu alergi. Selain dua tanaman tadi, hindari pula menaruh tanaman hias jenis ficus, yucca, ivy, dan pakis.  

Berenang di dalam kolam renang indoor

Kolam renang yang tidak berada di ruangan terbuka atau indoor akan memiliki klorin dalam jumlah banyak, sehingga dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernafasan. 

Asap rokok

Berada di sekitar asap rokok akan memperburuk saluran pernafasan dan memperbesar kemungkinan timbul atau kambuhnya energi pada seseorang. Bahkan, sisa-sisa asap rokok yang menempel di baju saja bisa cukup memicu alergi. 

Mandi hanya sekali

Seharian berada di luar rumah berarti bersentuhan dengan partikel asing yang terperangkap dalam tubuh, rambut, pakaian, maupun sepatu. Maka, meski Anda sudah mandi di pagi hari, Anda tetap harus mandi usai beraktivitas untuk membersihkan diri supaya alergi tidak memburuk atau kambuh. (PA)

Ditinjau oleh dr. T. Ari Wibowo

 
Anda punya pertanyaan seputar Alergi ?
Ask Doctor
Katarak tidak hanya terjadi pada orang dewasa tapi juga bayi dan anak-anak Bisakah Katarak Terjadi Pada Anak dan Bayi? Lupus adalah penyakit auto imum yang memiliki beberapa gejala seperti persendian bengkak, demam dan kelelahan. Ini yang Perlu Anda Tahu Tentang Lupus, Penyakit yang Diderita Selena Gomez