Profile
Asupan Makanan dan Diet

5 Manfaat Jamur Untuk Kesehatan

5 Manfaat Jamur Untuk Kesehatan

Jamur merupakan salah satu jenis makanan yang bermanfaat untuk kita konsumsi. Di dalam jamur terdapat banyak protein, vitamin, mineral, asam amino, antioksidan hingga antibiotik alami. Jamur juga merupakan menu yang pas untuk Anda yang ingin melakukan diet sehat. Selain itu, jamur juga sangat aman untuk dikonsumsi para penderita diabetes karena sangat rendah kalori dan karbohidrat. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini adalah beberapa manfaat jamur untuk kesehatan. 

Memiliki Rasa yang Unik

Pada umumnya, semua orang hanya akrab dengan empat rasa utama, yaitu asin, manis, pahit dan asam. Perlu Anda catat bahwa sebenarnya ada satu rasa lagi yang belum Anda ketahui dan rasa itu hanya terdapat di dalam jamur saja. Orang-orang Barat menyebutnya dengan sebutan ‘umami’ (red: oo-MAH-mee). Umami kurang lebih berarti gurih. Sebutan ini dikarenakan rasa gurih jamur yang semakin meningkat setelah dimasak.

"Karena rasa ‘umami’ pada jamur begitu kuat, Anda hanya perlu menambahkan sedikit garam saja ke dalam masakan Anda", kata Cynthia Sass, MPH, RD.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh Journal of Food Science, menemukan bahwa jamur merupakan makanan yang cocok untuk pengganti daging. Hal ini bisa jadi opsi yang sangat tepat bagi Anda yang memang lebih menyukai sayuran (vegetarian).

Sumber Vitamin D

Sumber utama vitamin D yaitu ada pada sinar matahari. Tetapi, Anda juga dapat menemukannya di beberapa makanan, salah satunya adalah jamur.

"Ketika kita terkena sinar matahari (UV), tubuh kita akan menyerap sinar tersebut dan secara otomatis memproduksi vitamin D. Jamur pun melakukan hal yang sama”, kata Sass.

Misalnya, beberapa potongan kecil jamur portabella mentah mengandung 9 IU vitamin D. Tapi, jika dikombinasikan dengan paparan sinar matahari maka kandungannya berubah menjadi 313 IU. Asupan vitamin D yang direkomendasikan adalah 600 IU per hari. Jadi, perhatikanlah kandungan vitamin D pada setiap jamur yang Anda konsumsi agar kebutuhan vitamin D Anda bisa terpenuhi.

Membantu Mengelola Berat Badan

Jamur merupakan makanan yang rendah kalori sehingga sangat pas bagi Anda yang ingin menjaga berat badan Anda tetap stabil.

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan terhadap sekelompok orang dewasa yang menderita obesitas. Dalam dietnya, mereka mengganti daging dengan jamur selama satu tahun. Hasilnya sangat memuaskan karena asupan lemak dalam tubuh mereka menjadi cepat berkurang dan mereka pun lebih cepat mencapai berat badan ideal mereka dibanding mereka yang menjalankan program diet yang standar (tanpa jamur).

Sumber Vitamin B

"Peran utama vitamin B adalah membantu kita untuk mengubah kalori menjadi energi yang dapat digunakan," kata Sass.

Menurut National Institutes of Health, di dalam jamur terdapat beberapa vitamin B yang sangat penting bagi  tubuh seperti riboflavin yang berfungsi untuk membantu produksi sel darah merah, niacin yang berfungsi untuk membantu sistem pencernaan dan kulit, dan asam pantotenat yang merupakan kunci untuk proses pertumbuhan.

Hanya saja, semua zat-zat tersebut merupakan zat yang larut dalam air. Sehingga Anda harus rutin mengonsumsi makanan seperti jamur atau bisa juga kacang dan sereal yang juga kaya akan niacin dan riboflavin.

Membantu Mengatur Kadar Kolesterol

Jamur mengandung jenis serat yang disebut beta glucan. Serat tersebut berfungsi untuk merangsang macrophage, yaitu sel darah putih yang berguna untuk melindungi dan  meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh untuk melakukan perlawanan terhadap penyebab berbagai penyakit yang menyerang kesehatan.

Beta glucan juga berperan dalam metabolisme lemak dan membantu mengatur kadar kolesterol yang lebih rendah dalam darah. Mengkonsumsi jamur bisa membantu penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. Namun, akan lebih baik lagi jika Anda menggabungkan jamur ke dalam beberapa resep yang berbeda.

 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

Anda punya pertanyaan seputar Asupan Makanan dan Diet ?
Ask Doctor
Gondongan atau mumps atau parotits adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditandai dengan peradangan dan pembengkakan kelenjar ludah. Gondongan Bisa Dicegah Dengan Imunisasi Jika Anda sedang menjalani program hamil dan melihat bercak darah kecokelatan di jadwal rutin menstruasi Anda, jangan buru-buru kecewa. Bercak Darah Seperti Haid, Pertanda Hamil?